- Sejarah Baru Pramuka Majalengka, 545 Anggota Resmi Jadi Pramuka Garuda
- Kantah Kabupaten Tangerang Salurkan UGK Untuk Pembangunan KSCS, Dukung Manfaat Air Baku bagi Masyarakat
- Perkuat Budaya Antikorupsi, Kantah Kabupaten Tangerang Ikuti Workshop Integritas Bersama KPK
- Kantah Kabupaten Pandeglang Ikuti Workshop Integritas Bersama KPK Bangun Budaya Anti Korupsi
- Lima Hari Kades Sangkanhurip Sulit Ditemui, Warga Pertanyakan Pelayanan Desa
- Kementerian UMKM Lanjutkan Pendampingan Usaha bagi UMKM Aceh Pascabencana
- MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli di Indonesia Tetap Digelar
- DPRD Barito Utara Hadiri Pemakaman H Nadalsyah Koyem, Patih Herman Sampaikan Duka Mendalam
- HUT Humas Polri ke-75, Kapolres Majalengka Tegaskan Wartawan Saudara
- Pakar Hukum: Pengembalian Dana Nasabah oleh Bank BUMN Tak Otomatis Jadi Kerugian Negara
Rame Berita Muhaimin Jadi Cawapres Anies, Rekan Anies : Relawan Tetap Fokus Menangkan Anies Di Pilpres 2024
Relawan Pendukung Anies Tetap Solid

Keterangan Gambar : Agung Nugroho, Simpul Relawan Rekan Anies saat memberikan lukisan keberhasilan Anies dalam mewujudkan keadilan sosial di bidang kesehatan DKI Jakarta
Jakarta. Kabar dicalonkannya Muhaimin Iskandar, ketua umum (ketum)Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai bakal calon wakil presiden (bacawapres) Anies Baswedan pada pemilihan presiden 2024 nanti memunculkan dinamika politik yang tinggi. Partai Demokrat melalui Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya menyikapi keras kabar tersebut dengan menyebut sebagai pengkhianatan kepada Partai Demokrat sebagai partai koalisi perubahan untuk persatuan. Partai Demokrat sendiri memang sejak bergabung dengan koalisi perubahan untuk persatuan telah mengadang-gadang ketum Partai Demokrat, AHY sebagai bacawapres Anies Baswedan.
Riefky mengatakan, dirinya mendapatkan informasi bahwa Anies Rasyid Baswedan dan Partai Nasdem telah meneken kerja sama dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Penekenan kerja sama yang dilakukan sepihak itu disebutnya dilakukan pada Rabu (30/8/2023).
"Kami mendapatkan informasi dari Sudirman Said, mewakili capres Anies Baswedan, bahwa Anies telah menyetujui kerja sama politik Partai Nasdem dan PKB. Untuk mengusung pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar," ujar Riefky lewat keterangannya, Kamis (31/8/2023).
Baca Lainnya :
- Jalan Sehat HPN 2026 Wujudkan Kebulatan Tekad Bina Jasmani dan Rokhani .
- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Paska Insiden Keracunan Makan MBG Anggota DPR RI Nurhadi : BGN Diminta Perkuat Pengawasan Dapur MBG.
- Sukses Gelaran Festival Es Campur Merdeka Khas Blitar, Awak Media Hadir Berkontestasi
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
"Persetujuan ini dilakukan secara sepihak atas inisiatif Ketum Nasdem, Surya Paloh," katanya menegaskan.
Pernyataan Rifki disusul dengan aksi Partai Demokrat menurunkan baliho partainya yang terdapat gambar Anies Baswedan sebagai capres pada pilpres 2024 nanti.
Menanggapi situasi tersebut, Agung Nugroho, relawan pendukung Anies Baswedan dari simpul Relawan Kemenangan Anies (Rekan Anies) mengatakan bahwa situasi di koalisi perubahan untuk persatuan saat ini merupakan dinamika politik yang biasa dan merupakan hak parpol pendukung untuk menyatakan sikapnya terhadap kabar pencalonan Muhaimin Iskandar sebagai bacawapres Anies Baswedan.
"Biasalah dalam politik, itu dinamika forum. Ada perbedaan pandangan dan sikap menunjukan demokrasi dalam politik di Indonesia' ujar Agung, yang juga aktivis 98 saat ditanya melalui telpon kemarin malam (31/8).
Agung mengatakan, bahwa situasi yang terjadi saat ini tidak berdampak pada kesolidan relawan pendukung Anies Baswedan. Apalagi, tambah Agung. Mayoritas relawan pendukung Anies Baswedan bukan dari unsur parpol.
"Sebagian besar relawan pendukung Anies Baswedan adalah relawan independen, yang mendukung Anies Baswedan karena adanya kesamaan spirit perjuangan dalam mewujudkan keadilan sosial di Indonesia. Jadi tetap solid dan fokus dalam berjuang memenangkan Anies Baswedan sebagai capres pada pilpres nanti" ungkap Agung.
Dijelaskan oleh Agung, sejak awal relawan pendukung Anies Baswedan telah berkomitmen untuk menyerahkan persoalan bacawapres adalah urusan parpol di koalisi, bukan urusan relawan, urusan relawan adalah bagaimana terus berada ditengah warga untuk bersama-sama mendiskusikan permasalahan yang ada di lingkungan warga dan bersama-sama menyelesaikan permasalah yang bisa diselesaikan saat ini. Sehingga warga merasakan manfaat dari kehadiran relawan pendukung Anies Baswedan ditengah mereka.
"soal bacawapres itu urusan parpol di koalisi, urusan relawan adalah bagaimana terus berada ditengah warga dan warga merasakan manfaat keberadaan relawan dilingkungan tempat tinggal mereka" ucap Agung
Dengan demikian, masih menurut Agung. Aktivitas relawan pendukung Anies Baswedan tetap berjalan seperti biasa, bahkan saat ini fokus relawan pendukung Anies Baswedan sudah memasuki tahap membentuk Badan Koordinasi Saksi (Bakorsi) dari tingkat provinsi, kota/kabupaten, kecamatan, dan kelurahan.
"Tercatat ada 100.000 lebih relawan pendukung Anies Baswedan yang terdiri dari ratusan simpul relawan yang mendaftarkan dirinya untuk terlibat dalam bakorsi yang dibentuk oleh Forum Komunikasi (Forkom) relawan pendukung Anies Baswedan" ungkap Agung.
Mengenai aksi Partai Demokrat yang menurunkan baliho bergambar Anies Baswedan yang dipasang diseluruh indonesia. Agung juga menganggap itu hal biasa, sebagai bentuk reaksi dari Partai Demomkrat. Apalagi yang diturunkan ada baliho partainya sendiri.
"Ya haknya Partai Demokrat lah itu mau dipasang atau diturunkan. Kan itu baliho mereka sendiri, biasa aja sebagai reaksi dari partai Demokrat" seru Agung.




.jpg)










