- H. Nurul Anwar Ajak Pengurus BKMT Perkuat Dakwah dan Pembinaan Generasi
- H. Taupik Nugraha, BKMT Berperan Besar Membina Umat dan Memperkuat Persatuan
- Harga garam Merosot, petani minta pemerintah tetapkan HET
- Pemkab Barito Utara Harapkan BKMT Jadi Mitra Strategis Membangun Masyarakat Religius
- BRI Life Borong Penghargaan Nasional dan Internasional , Perkuat Posisi di Industri Asuransi Jiwa
- Akses Jalan Bendungan Lahor Ditutup Ribuan Massa Gelar Aksi Tolak
- Kementerian UMKM Perluas Pasar Pengusaha Kopi Terdampak Bencana Lewat ICX Medan
- Kementerian UMKM Tegaskan KUR hingga Rp100 Juta Tanpa Agunan Tambahan
- Dari Kebun ke Rak Retail, PTPN I Perkuat Hilirisasi Produk Teh, Kopi, dan Gula
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
Rame Berita Muhaimin Jadi Cawapres Anies, Rekan Anies : Relawan Tetap Fokus Menangkan Anies Di Pilpres 2024
Relawan Pendukung Anies Tetap Solid

Keterangan Gambar : Agung Nugroho, Simpul Relawan Rekan Anies saat memberikan lukisan keberhasilan Anies dalam mewujudkan keadilan sosial di bidang kesehatan DKI Jakarta
Jakarta. Kabar dicalonkannya Muhaimin Iskandar, ketua umum (ketum)Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai bakal calon wakil presiden (bacawapres) Anies Baswedan pada pemilihan presiden 2024 nanti memunculkan dinamika politik yang tinggi. Partai Demokrat melalui Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya menyikapi keras kabar tersebut dengan menyebut sebagai pengkhianatan kepada Partai Demokrat sebagai partai koalisi perubahan untuk persatuan. Partai Demokrat sendiri memang sejak bergabung dengan koalisi perubahan untuk persatuan telah mengadang-gadang ketum Partai Demokrat, AHY sebagai bacawapres Anies Baswedan.
Riefky mengatakan, dirinya mendapatkan informasi bahwa Anies Rasyid Baswedan dan Partai Nasdem telah meneken kerja sama dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Penekenan kerja sama yang dilakukan sepihak itu disebutnya dilakukan pada Rabu (30/8/2023).
"Kami mendapatkan informasi dari Sudirman Said, mewakili capres Anies Baswedan, bahwa Anies telah menyetujui kerja sama politik Partai Nasdem dan PKB. Untuk mengusung pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar," ujar Riefky lewat keterangannya, Kamis (31/8/2023).
Baca Lainnya :
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Harlah ke 25, DPC Demokrat Kabupaten Blitar Pelopori Gerakan Indonesia Asri di Pantai Pasur
- Mohammad Zainul Ichwan Resmi Pimpin DPC PKB Kota Blitar
- M Rifa\'i Nahkodai Ketua DPC Kabupaten Blitar Periode 2026 - 2031
- M. Rifa\'i: Idhul Kurban Landasi Semangat Kebersamaan dalam Kebhinekaan
"Persetujuan ini dilakukan secara sepihak atas inisiatif Ketum Nasdem, Surya Paloh," katanya menegaskan.
Pernyataan Rifki disusul dengan aksi Partai Demokrat menurunkan baliho partainya yang terdapat gambar Anies Baswedan sebagai capres pada pilpres 2024 nanti.
Menanggapi situasi tersebut, Agung Nugroho, relawan pendukung Anies Baswedan dari simpul Relawan Kemenangan Anies (Rekan Anies) mengatakan bahwa situasi di koalisi perubahan untuk persatuan saat ini merupakan dinamika politik yang biasa dan merupakan hak parpol pendukung untuk menyatakan sikapnya terhadap kabar pencalonan Muhaimin Iskandar sebagai bacawapres Anies Baswedan.
"Biasalah dalam politik, itu dinamika forum. Ada perbedaan pandangan dan sikap menunjukan demokrasi dalam politik di Indonesia' ujar Agung, yang juga aktivis 98 saat ditanya melalui telpon kemarin malam (31/8).
Agung mengatakan, bahwa situasi yang terjadi saat ini tidak berdampak pada kesolidan relawan pendukung Anies Baswedan. Apalagi, tambah Agung. Mayoritas relawan pendukung Anies Baswedan bukan dari unsur parpol.
"Sebagian besar relawan pendukung Anies Baswedan adalah relawan independen, yang mendukung Anies Baswedan karena adanya kesamaan spirit perjuangan dalam mewujudkan keadilan sosial di Indonesia. Jadi tetap solid dan fokus dalam berjuang memenangkan Anies Baswedan sebagai capres pada pilpres nanti" ungkap Agung.
Dijelaskan oleh Agung, sejak awal relawan pendukung Anies Baswedan telah berkomitmen untuk menyerahkan persoalan bacawapres adalah urusan parpol di koalisi, bukan urusan relawan, urusan relawan adalah bagaimana terus berada ditengah warga untuk bersama-sama mendiskusikan permasalahan yang ada di lingkungan warga dan bersama-sama menyelesaikan permasalah yang bisa diselesaikan saat ini. Sehingga warga merasakan manfaat dari kehadiran relawan pendukung Anies Baswedan ditengah mereka.
"soal bacawapres itu urusan parpol di koalisi, urusan relawan adalah bagaimana terus berada ditengah warga dan warga merasakan manfaat keberadaan relawan dilingkungan tempat tinggal mereka" ucap Agung
Dengan demikian, masih menurut Agung. Aktivitas relawan pendukung Anies Baswedan tetap berjalan seperti biasa, bahkan saat ini fokus relawan pendukung Anies Baswedan sudah memasuki tahap membentuk Badan Koordinasi Saksi (Bakorsi) dari tingkat provinsi, kota/kabupaten, kecamatan, dan kelurahan.
"Tercatat ada 100.000 lebih relawan pendukung Anies Baswedan yang terdiri dari ratusan simpul relawan yang mendaftarkan dirinya untuk terlibat dalam bakorsi yang dibentuk oleh Forum Komunikasi (Forkom) relawan pendukung Anies Baswedan" ungkap Agung.
Mengenai aksi Partai Demokrat yang menurunkan baliho bergambar Anies Baswedan yang dipasang diseluruh indonesia. Agung juga menganggap itu hal biasa, sebagai bentuk reaksi dari Partai Demomkrat. Apalagi yang diturunkan ada baliho partainya sendiri.
"Ya haknya Partai Demokrat lah itu mau dipasang atau diturunkan. Kan itu baliho mereka sendiri, biasa aja sebagai reaksi dari partai Demokrat" seru Agung.


.jpg)
.jpg)












