- Dewan Hasrat Minta Program Antinarkoba Berbasis Pemetaan, Anggaran Harus Terukur hingga Hasilnya
- Hasrat PAN Usulkan Lomba Cerita Pendek Bahaya Narkoba, Edukasi Generasi Muda Lewat Media Sosial
- Hasrat Minta SOP Perlindungan Relawan Antinarkoba, Masyarakat Pelapor Jangan Dibiarkan Takut
- Hasrat PAN Dukung Perda P4GN dan Anggaran Antinarkoba, Selamatkan Generasi Muda Barito Utara
- Peredaran Narkoba Jadi Keprihatinan, Ardianto Soroti Dugaan Jaringan Narkoba hingga Wilayah Desa
- Ardianto Minta Bupati Perkuat Peran Kades dalam Pencegahan Narkoba
- Perkuat Sinergi Pertahanan Serumpun, Pangkogabwilhan II Sambut Kunjungan PP Tentara Malaysia di Mako Kogabwilhan II
- Perkokoh Soliditas TNI, Pangkogabwilhan II Sambut Kunjungan Kerja Danrem 091/ASN.
- Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Kootban Wilayah VII, Perkuat Sinergitas dan Koordinasi Pertahanan.
- Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0808/15 Gandusari Dampingi Petani Panen Cabai Di Desa Semen.
Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton

Keterangan Gambar : Mentan Amran saat melakukan peninjauan langsung ke kawasan pergudangan Genesis di Tunggakjati, Karawang, Jawa Barat, Jumat (24/4/2026).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta, – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional mengumumkan pencapaian besar dalam sektor ketahanan pangan nasional.
Cadangan beras nasional kini dilaporkan telah menembus angka lebih dari lima juta ton, yang disebut sebagai rekor tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan stok pangan di Indonesia.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan hal tersebut saat melakukan peninjauan langsung ke kawasan pergudangan Genesis di Tunggakjati, Karawang, Jawa Barat, Jumat (24/4/2026).
Baca Lainnya :
- Bulog Andalkan Beras Kita sebagai Identitas Baru Beras Nasional, Target 2 Juta Ton
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Kementerian Pertanian Pastikan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Sumatera Barat Segera Tersalurkan
- Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh
- Sabang Kondusif Pasca Penyegelan 250 Ton Beras Ilegal, Warga Justru Beri Dukungan ke Aparat
“Stok cadangan beras nasional telah menembus lebih dari lima juta ton per hari kemarin. Ini adalah angka tertinggi yang pernah kita kelola,” ujar Amran.
Melimpahnya stok beras nasional membuat pemerintah mengambil langkah strategis dengan menyewa gudang tambahan milik swasta. Kebijakan ini dilakukan karena kapasitas gudang milik Perum Bulog saat ini hanya mampu menampung sekitar tiga juta ton beras.
Di kawasan pergudangan Genesis Karawang sendiri, saat ini telah tersimpan sekitar 80.000 ton beras dari total kapasitas 102.000 ton. Pemerintah memperkirakan seluruh kapasitas gudang tersebut akan terisi penuh pada pekan depan.
Menurut Amran, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan pangan nasional.
Dengan kondisi stok yang melimpah, pemerintah optimistis kebutuhan beras nasional dapat terpenuhi sepenuhnya tanpa perlu melakukan impor sepanjang tahun ini.
Selain menjaga ketersediaan pangan, capaian tersebut juga diharapkan mampu menekan gejolak harga beras di pasar serta memberikan kepastian pasokan bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.(AS).




.jpg)





.jpg)





