- Wamen Ossy Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan.
- Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria.
- Koramil 04/Cikupa Ngaji Bareng Dan Bagikan Sembako Dengan MUI Kec Cikupa.
- Tingkatkan Keamanan Melalui Patroli Malam, Babinsa Ajak Warga Peduli Lingkungan.
- Mendag Budi Santoso Serahkan UKM Pangan Award 2026, Buka Peluang Masuk Ritel Modern
- Menkop Perkuat Koordinasi untuk Pastikan Kesiapan Operasionalisasi KDKMP
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
- Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan UMKM Aceh melalui Akses Pasar Digital dan Dukungan Pengembangan Usaha
- PERINTIS 10 Hari Mulai Diterapkan, Kantah Kabupaten Tangerang Hadirkan Layanan Peralihan Hak yang Lebih Cepat dan Mudah.
Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton

Keterangan Gambar : Mentan Amran saat melakukan peninjauan langsung ke kawasan pergudangan Genesis di Tunggakjati, Karawang, Jawa Barat, Jumat (24/4/2026).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta, – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional mengumumkan pencapaian besar dalam sektor ketahanan pangan nasional.
Cadangan beras nasional kini dilaporkan telah menembus angka lebih dari lima juta ton, yang disebut sebagai rekor tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan stok pangan di Indonesia.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan hal tersebut saat melakukan peninjauan langsung ke kawasan pergudangan Genesis di Tunggakjati, Karawang, Jawa Barat, Jumat (24/4/2026).
Baca Lainnya :
- Bulog Andalkan Beras Kita sebagai Identitas Baru Beras Nasional, Target 2 Juta Ton
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Kementerian Pertanian Pastikan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Sumatera Barat Segera Tersalurkan
- Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh
- Sabang Kondusif Pasca Penyegelan 250 Ton Beras Ilegal, Warga Justru Beri Dukungan ke Aparat
“Stok cadangan beras nasional telah menembus lebih dari lima juta ton per hari kemarin. Ini adalah angka tertinggi yang pernah kita kelola,” ujar Amran.
Melimpahnya stok beras nasional membuat pemerintah mengambil langkah strategis dengan menyewa gudang tambahan milik swasta. Kebijakan ini dilakukan karena kapasitas gudang milik Perum Bulog saat ini hanya mampu menampung sekitar tiga juta ton beras.
Di kawasan pergudangan Genesis Karawang sendiri, saat ini telah tersimpan sekitar 80.000 ton beras dari total kapasitas 102.000 ton. Pemerintah memperkirakan seluruh kapasitas gudang tersebut akan terisi penuh pada pekan depan.
Menurut Amran, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan pangan nasional.
Dengan kondisi stok yang melimpah, pemerintah optimistis kebutuhan beras nasional dapat terpenuhi sepenuhnya tanpa perlu melakukan impor sepanjang tahun ini.
Selain menjaga ketersediaan pangan, capaian tersebut juga diharapkan mampu menekan gejolak harga beras di pasar serta memberikan kepastian pasokan bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.(AS).

.jpg)







.jpg)






