- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
Bupati Barut Dalam Moment Hardiknas, Sekolah Jadi Pilar Integrasi Sosial Melalui Pendidikan Inklusif dan Holistik

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, bersama Wabup Felix Sonadie pada momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, menyerahkan bantuan Program SIP Pintar Juara kepada sejumlah peserta didik tingkat SD, MI, SMP, dan MTs yang berprestasi, serta bantuan sarana dan prasarana (sarpras) untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Sabtu (02/05/2026) di Muara Teweh.
Dalam membacakan amanat Menteri Pendidikan RI, Bupati Shalahuddin menyampaikan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum untuk melakukan refleksi, meneguhkan, dan menghidupkan spirit pendidikan nasional.
“Pada hakikatnya, pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih dan sayang untuk memanusiakan manusia,” tegas Bupati.
Ia menjelaskan, pendidikan merupakan proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah serta kodrat alamiah manusia, atau potensi sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa yang mulia. Inti dari proses pendidikan adalah memuliakan manusia.
Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, telah meletakkan dasar dan nilai pendidikan melalui sistem among, yakni asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pendampingan dan pembinaan).
Sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, pendidikan pada hakikatnya adalah proses mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun watak, serta peradaban. Pendidikan juga merupakan proses menumbuhkembangkan potensi manusia agar menjadi insan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani dan rohani, jujur, bertanggung jawab, demokratis, serta memiliki kepribadian unggul lainnya.
Bupati juga menegaskan bahwa sekolah merupakan sarana penting dalam membangun integrasi dan kohesi sosial melalui layanan pendidikan yang inklusif, holistik, dan saling menghormati.
Dalam 18 bulan terakhir, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah meletakkan fondasi
“Pendidikan Bermutu untuk Semua” melalui berbagai regulasi dan penguatan ekosistem yang mengintegrasikan empat pusat pendidikan, yakni sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.
Namun demikian, kementerian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, dunia usaha, serta lembaga-lembaga yang memiliki komitmen dalam memajukan pendidikan.
Oleh karena itu, pemerintah menyampaikan terima kasih kepada seluruh mitra, baik di dalam maupun luar negeri, yang selama ini telah menjalin kerja sama dengan baik.
Lebih lanjut disampaikan, berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak akan berjalan optimal tanpa didukung oleh tiga hal utama, yaitu mindset (pola pikir) yang maju, mental yang kuat, serta misi yang lurus.
Tanpa ketiganya, kebijakan yang ada hanya akan menjadi program formalitas yang sekadar ditandai dengan capaian angka-angka kuantitatif.
Bupati jugamengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.
“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita perkuat kerja sama untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua, menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” pungkasnya.
(Dd)

.jpg)















