- KDMP Desa Tegalrejo Selopuro Didukung Msyarakat Perkuat Ekonomi Desa
- Bentengi Barito Utara Dari Konflik Sosial, Kesbangpol Perkuat Deteksi Dini Dan Kolaborasi Lintas Sektor
- Jeritan dari Daerah! H. Iing Misbahuddin, SM, SH Soroti Ketimpangan Nasib Buruh
- Listrik Padam di Tengah Paripurna, DPRD Tetap Gas Kritik Keras Kinerja Pemda 2025
- Ketua Dprd Barito Utara Berikan Apresiasi Dan Tekankan Fungsi Pengawasan Dalam Paparan Skema Pembangunan Multiyears
- Cara Cerdas Bupati Shalahuddin, Percepat Pembangunan Fisik, Ringankan Beban APBD, Hindari Eskalasi Harga, Terapkan Skema Bayar Bertahap Hingga 2029
- Proyek Strategis 2029, Bupati Barito Utara Targetkan Seluruh Kecamatan Terhubung Jalur Darat Melalui Skema Multiyears
- Pelajar Jadi Garda Terdepan, Polres Majalengka Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba di Sekolah
- Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mako Polrestro Depok oleh Kapolda Metro
- Resmob PMJ Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras di Cengkareng
KDMP Desa Tegalrejo Selopuro Didukung Msyarakat Perkuat Ekonomi Desa

Keterangan Gambar : KDMP Desa Tegalrejo Selopuro Didukung Msyarakat Perkuat Ekonomi Desa.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar- Setelah melalui proses panjang tentang rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ( KDMP ) desa Tegalrejo Kecamatan Wlingi, ahirnya masyarakat melalui Musyawarah Desa, memperoleh kesepakatan untuk mewujudkan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di lokasi bekas SDN Tegalrejo 2, masyarakatpun mayoritas sangat mendukung dalam Musyawarah Desa (Musdes) yang digelar pada Senin ( 27/04/26 ) di balai desa Tegalrejo.
Hasil musyawarah menunjukkan sebagian besar peserta menyetujui pemanfaatan lahan tersebut, yang diketahui merupakan aset desa dan sudah lama tidak difungsikan untuk kegiatan belajar mengajar.
Pelaksanaan Musyawarah Desa Tegalrejo dihadiri oleh 98 orang dari total 132 undangan yang berasal dari berbagai elemen masyarakat Desa Tegalrejo. Dari jumlah tersebut, sebanyak 78 orang menyatakan setuju, sementara hanya sebagian kecil yang menyatakan penolakan atau abstain.
Baca Lainnya :
- KDMP Desa Tegalrejo Selopuro Didukung Msyarakat Perkuat Ekonomi Desa
- Jeritan dari Daerah! H. Iing Misbahuddin, SM, SH Soroti Ketimpangan Nasib Buruh
- Listrik Padam di Tengah Paripurna, DPRD Tetap Gas Kritik Keras Kinerja Pemda 2025
- Pelajar Jadi Garda Terdepan, Polres Majalengka Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba di Sekolah
- Pemuda Majalengka Unjuk Gigi, Dispora Cetak Agen Perubahan hingga Tembus Level Provinsi
Salah satu tokoh masyarakat yang hadir menyampaikan bahwa bangunan SDN Tegalrejo 2 sudah tidak digunakan sejak sekitar tahun 2005 karena kekurangan siswa. Dahulu, terdapat dua sekolah dasar di lokasi tersebut, yakni SDN Tegalrejo 1 dan SDN Tegalrejo 2. Namun seiring waktu, SDN Tegalrejo 2 ditutup dan aktivitas pendidikan dipusatkan di SDN Tegalrejo 1 yang masih beroperasi hingga kini.
“Secara lokasi, pembangunan koperasi di bekas SDN Tegalrejo 2 tidak akan mengganggu kegiatan belajar mengajar. Lahan untuk aktivitas sekolah seperti upacara dan olahraga juga masih cukup luas,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah desa disebut memiliki harapan agar program di bidang pendidikan dan ekonomi dapat berjalan beriringan. Kehadiran KDMP nantinya diharapkan tidak hanya memanfaatkan aset desa yang terbengkalai, tetapi juga mendukung kebutuhan sekolah, seperti penyediaan alat tulis dan perlengkapan pendidikan lainnya.
Camat Selopuro, Eko Yudi Prasetio, yang turut hadir dalam Musdes tersebut, menyatakan bahwa pihaknya mendukung keputusan masyarakat. Ia menilai, selama mayoritas warga menyetujui, pembangunan KDMP di lokasi tersebut dapat menjadi langkah positif.
“Harapan kami, program pendidikan dan program ekonomi seperti koperasi ini bisa berjalan seiring dan saling mendukung, bukan saling mengganggu,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh dari peserta musyawarah, bangunan eks SDN Tegalrejo 2 memang telah lama kosong dan sebagian sempat dimanfaatkan oleh sekolah yang masih aktif. Dengan kondisi tersebut, pemanfaatan kembali lahan dinilai sebagai langkah yang lebih produktif.
Dengan hasil musyawarah yang menunjukkan dukungan lebih dari 80 persen peserta, rencana pembangunan KDMP di atas tanah aset desa tersebut diharapkan dapat segera direalisasikan, dengan tetap memperhatikan kepentingan seluruh pihak di Desa Tegalrejo. ( za/mp)















