- Destinasi Komersial pertama, Asthara Skyfront City Luncurkan The Floritz Gallery
- Aktivis di Blitar Penuhi Panggilan Polisi Usai Orasi Antikorupsi
- Politisi PDI-P Taupik Nugraha Minta Pemkab Edukasi Masyarakat Soal Status dan Kewenangan Jalan
- Dewan Taupik Apresiasi Kanal Pengaduan Masyarakat, Minta Dukungan Anggaran Maksimal
- Taupik Nugraha Pertanyakan Target Pengentasan Kawasan Kumuh di Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Pemda Tak Bisa Perbaiki Fasilitas Perumahan Sebelum PSU Diserahkan
- Pemkab Barito Utara Jelaskan Pentingnya Penyerahan PSU Perumahan kepada Pemda
- DPRD dan Pemkab Barito Utara Sepakati Dua Raperda Strategis, Siap Difasilitasi ke Gubernur Kalteng
- Di Hadapan HIPMI, Prabowo Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan dan Energi
- Gerak Serentak PKK Majalengka Guncang Desa :26 Kecamatan Disisir, Bantuan Digelontorkan
KDMP Desa Tegalrejo Selopuro Didukung Msyarakat Perkuat Ekonomi Desa

Keterangan Gambar : KDMP Desa Tegalrejo Selopuro Didukung Msyarakat Perkuat Ekonomi Desa.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar- Setelah melalui proses panjang tentang rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ( KDMP ) desa Tegalrejo Kecamatan Wlingi, ahirnya masyarakat melalui Musyawarah Desa, memperoleh kesepakatan untuk mewujudkan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di lokasi bekas SDN Tegalrejo 2, masyarakatpun mayoritas sangat mendukung dalam Musyawarah Desa (Musdes) yang digelar pada Senin ( 27/04/26 ) di balai desa Tegalrejo.
Hasil musyawarah menunjukkan sebagian besar peserta menyetujui pemanfaatan lahan tersebut, yang diketahui merupakan aset desa dan sudah lama tidak difungsikan untuk kegiatan belajar mengajar.
Pelaksanaan Musyawarah Desa Tegalrejo dihadiri oleh 98 orang dari total 132 undangan yang berasal dari berbagai elemen masyarakat Desa Tegalrejo. Dari jumlah tersebut, sebanyak 78 orang menyatakan setuju, sementara hanya sebagian kecil yang menyatakan penolakan atau abstain.
Baca Lainnya :
- Destinasi Komersial pertama, Asthara Skyfront City Luncurkan The Floritz Gallery
- Aktivis di Blitar Penuhi Panggilan Polisi Usai Orasi Antikorupsi
- Gerak Serentak PKK Majalengka Guncang Desa :26 Kecamatan Disisir, Bantuan Digelontorkan
- Pengedar Tramadol Digerebek di Majalengka, 101 Butir Disita Polisi
- Hendik Budi Yuantoro Penerima Mandat PAW DPP PDI Perjuangan
Salah satu tokoh masyarakat yang hadir menyampaikan bahwa bangunan SDN Tegalrejo 2 sudah tidak digunakan sejak sekitar tahun 2005 karena kekurangan siswa. Dahulu, terdapat dua sekolah dasar di lokasi tersebut, yakni SDN Tegalrejo 1 dan SDN Tegalrejo 2. Namun seiring waktu, SDN Tegalrejo 2 ditutup dan aktivitas pendidikan dipusatkan di SDN Tegalrejo 1 yang masih beroperasi hingga kini.
“Secara lokasi, pembangunan koperasi di bekas SDN Tegalrejo 2 tidak akan mengganggu kegiatan belajar mengajar. Lahan untuk aktivitas sekolah seperti upacara dan olahraga juga masih cukup luas,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah desa disebut memiliki harapan agar program di bidang pendidikan dan ekonomi dapat berjalan beriringan. Kehadiran KDMP nantinya diharapkan tidak hanya memanfaatkan aset desa yang terbengkalai, tetapi juga mendukung kebutuhan sekolah, seperti penyediaan alat tulis dan perlengkapan pendidikan lainnya.
Camat Selopuro, Eko Yudi Prasetio, yang turut hadir dalam Musdes tersebut, menyatakan bahwa pihaknya mendukung keputusan masyarakat. Ia menilai, selama mayoritas warga menyetujui, pembangunan KDMP di lokasi tersebut dapat menjadi langkah positif.
“Harapan kami, program pendidikan dan program ekonomi seperti koperasi ini bisa berjalan seiring dan saling mendukung, bukan saling mengganggu,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh dari peserta musyawarah, bangunan eks SDN Tegalrejo 2 memang telah lama kosong dan sebagian sempat dimanfaatkan oleh sekolah yang masih aktif. Dengan kondisi tersebut, pemanfaatan kembali lahan dinilai sebagai langkah yang lebih produktif.
Dengan hasil musyawarah yang menunjukkan dukungan lebih dari 80 persen peserta, rencana pembangunan KDMP di atas tanah aset desa tersebut diharapkan dapat segera direalisasikan, dengan tetap memperhatikan kepentingan seluruh pihak di Desa Tegalrejo. ( za/mp)














