- Bangun Kebersamaan, Sekwan DPRD Barito Utara Rutin Gelar Apel Pagi dan Sore
- Anis Byarwati: Reformasi Pajak Harus Perluas Basis, Bukan Sekadar Digitalisasi
- Hebat! Siswa SMA Taruna Nusantara Tembus 15 Universitas Global dengan Beasiswa Fantastis
- Tiga Personel Polda Metro Jaya Wakili Indonesia di World Cup Indoor Skydiving 2026 Prancis
- Kementerian ATR/BPN Jadi _Supporting_ Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat
- Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya
- Serapan Lokal Didorong, Program MBG Dinilai DPRD Bisa Dongkrak Kesejahteraan Petani Barito Utara
- DPRD Barito Utara Soroti Program MBG Terurai Dari Varian Menu Tak Sesuai Selera Anak hingga Dugaan Kualitas Makanan Tak Layak
- Anggota DPRD Hj Nety Herawati Soroti Program MBG Pengawasan Diminta Diperketat
- Dinkes Absen dalam Audiensi, DPRD Majalengka Tegaskan Pentingnya Akuntabilitas Pengelolaan IPAL
Kementan Siapkan Asesor Handal, Puslatan Gelar Bimtek Akreditasi Pelatihan Pertanian

Keterangan Gambar : Bimbingan Teknis (Bimtek) Calon Asesor Akreditasi Pelatihan Bidang Pertanian.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta– Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertanian terus digenjot Kementerian Pertanian (Kementan). Melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Calon Asesor Akreditasi Pelatihan Bidang Pertanian.
Kegiatan yang berlangsung pada 15–17 September 2025 ini menghadirkan 30 peserta yang terdiri dari calon asesor dan tim sekretariat akreditasi. Mereka dibekali pemahaman komprehensif mengenai sistem, mekanisme, serta indikator penilaian akreditasi pelatihan melalui sesi materi, diskusi, hingga simulasi.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya akreditasi dalam menjaga mutu pendidikan dan pelatihan pertanian.
Baca Lainnya :
- Kementerian Pertanian Pastikan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Sumatera Barat Segera Tersalurkan
- Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh
- Sabang Kondusif Pasca Penyegelan 250 Ton Beras Ilegal, Warga Justru Beri Dukungan ke Aparat
- Instruksi Tegas Mentan: Semua Bantuan Pertanian Harus untuk Petani Gurem dan Berpendapatan Rendah
- Media Investigasi Nasional diduga serang Kementan setelah Penolakan Proposal Kerjasama
“Dengan adanya akreditasi, kita memastikan bahwa para petani dan tenaga profesional mendapatkan pendidikan sesuai standar nasional maupun internasional. Ini bukan hanya soal keterampilan, tapi juga membangun kepercayaan dalam industri pertanian. Saya berharap, pelatihan terakreditasi mampu mendorong inovasi, produktivitas, serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Mentan Amran.
Senada, Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti menekankan bahwa akreditasi merupakan langkah strategis dalam menjamin mutu pelatihan.
“Dengan akreditasi ini, pelatihan yang diberikan memenuhi standar kualitas, sehingga peserta benar-benar memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang relevan serta aplikatif,” jelas Santi.
Sementara itu, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Tedy Dirhamsyah, menuturkan bahwa akreditasi adalah bentuk pengakuan resmi terhadap lembaga maupun program pelatihan.
“Akreditasi bukan sekadar formalitas, tetapi evaluasi untuk memastikan lembaga dan program pelatihan benar-benar kredibel dan berstandar. Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan proses akreditasi semakin cepat dan menghasilkan lulusan pelatihan yang kompeten,” ujar Tedy.
Melalui langkah ini, Kementan menegaskan komitmennya dalam menghadirkan SDM pertanian yang profesional, mandiri, dan berdaya saing, sejalan dengan target pembangunan pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan nasional.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















