- Warung Tiwul hingga Sate Taichan Ludes, UMKM Rasakan Manfaat Kumpul Bersama Rakyat
- Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan
- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
- Kenakan Pita Hitam, 9 Ribu Personel Gabungan TNI Polri Kawal 47 Kegiatan Termasuk Demo di Jakarta
- Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Semangat Kemerdekaan Menggema di Barito Utara, Merah Putih Berkibar di Arena Tiara Batara
Kementan Siapkan Asesor Handal, Puslatan Gelar Bimtek Akreditasi Pelatihan Pertanian

Keterangan Gambar : Bimbingan Teknis (Bimtek) Calon Asesor Akreditasi Pelatihan Bidang Pertanian.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta– Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertanian terus digenjot Kementerian Pertanian (Kementan). Melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Calon Asesor Akreditasi Pelatihan Bidang Pertanian.
Kegiatan yang berlangsung pada 15–17 September 2025 ini menghadirkan 30 peserta yang terdiri dari calon asesor dan tim sekretariat akreditasi. Mereka dibekali pemahaman komprehensif mengenai sistem, mekanisme, serta indikator penilaian akreditasi pelatihan melalui sesi materi, diskusi, hingga simulasi.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya akreditasi dalam menjaga mutu pendidikan dan pelatihan pertanian.
Baca Lainnya :
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Kementerian Pertanian Pastikan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Sumatera Barat Segera Tersalurkan
- Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh
- Sabang Kondusif Pasca Penyegelan 250 Ton Beras Ilegal, Warga Justru Beri Dukungan ke Aparat
- Instruksi Tegas Mentan: Semua Bantuan Pertanian Harus untuk Petani Gurem dan Berpendapatan Rendah
“Dengan adanya akreditasi, kita memastikan bahwa para petani dan tenaga profesional mendapatkan pendidikan sesuai standar nasional maupun internasional. Ini bukan hanya soal keterampilan, tapi juga membangun kepercayaan dalam industri pertanian. Saya berharap, pelatihan terakreditasi mampu mendorong inovasi, produktivitas, serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Mentan Amran.
Senada, Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti menekankan bahwa akreditasi merupakan langkah strategis dalam menjamin mutu pelatihan.
“Dengan akreditasi ini, pelatihan yang diberikan memenuhi standar kualitas, sehingga peserta benar-benar memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang relevan serta aplikatif,” jelas Santi.
Sementara itu, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Tedy Dirhamsyah, menuturkan bahwa akreditasi adalah bentuk pengakuan resmi terhadap lembaga maupun program pelatihan.
“Akreditasi bukan sekadar formalitas, tetapi evaluasi untuk memastikan lembaga dan program pelatihan benar-benar kredibel dan berstandar. Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan proses akreditasi semakin cepat dan menghasilkan lulusan pelatihan yang kompeten,” ujar Tedy.
Melalui langkah ini, Kementan menegaskan komitmennya dalam menghadirkan SDM pertanian yang profesional, mandiri, dan berdaya saing, sejalan dengan target pembangunan pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan nasional.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).



.jpg)
.jpg)












