- Dewan Hasrat Minta Program Antinarkoba Berbasis Pemetaan, Anggaran Harus Terukur hingga Hasilnya
- Hasrat PAN Usulkan Lomba Cerita Pendek Bahaya Narkoba, Edukasi Generasi Muda Lewat Media Sosial
- Hasrat Minta SOP Perlindungan Relawan Antinarkoba, Masyarakat Pelapor Jangan Dibiarkan Takut
- Hasrat PAN Dukung Perda P4GN dan Anggaran Antinarkoba, Selamatkan Generasi Muda Barito Utara
- Peredaran Narkoba Jadi Keprihatinan, Ardianto Soroti Dugaan Jaringan Narkoba hingga Wilayah Desa
- Ardianto Minta Bupati Perkuat Peran Kades dalam Pencegahan Narkoba
- Perkuat Sinergi Pertahanan Serumpun, Pangkogabwilhan II Sambut Kunjungan PP Tentara Malaysia di Mako Kogabwilhan II
- Perkokoh Soliditas TNI, Pangkogabwilhan II Sambut Kunjungan Kerja Danrem 091/ASN.
- Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Kootban Wilayah VII, Perkuat Sinergitas dan Koordinasi Pertahanan.
- Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0808/15 Gandusari Dampingi Petani Panen Cabai Di Desa Semen.
Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh

Keterangan Gambar : Pemerintah memberikan bantuan kepada korban terdampak banjir dan tanah longsor Sumatra Utara dan Aceh.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog memastikan penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Bantuan ini merupakan langkah cepat pemerintah untuk menjamin kebutuhan pangan masyarakat selama masa tanggap darurat.
Setiap keluarga yang terdampak akan menerima 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Perum Bulog telah menyiapkan pasokan dalam jumlah besar berdasarkan penugasan resmi dari Bapanas.

Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Lanjutkan Pendampingan Usaha bagi UMKM Aceh Pascabencana
- Kementerian UMKM Segera Salurkan Banpres Rehabilitasi Usaha Mikro Terdampak Bencana Sumatera
- Kementerian UMKM Percepat Pemulihan Wirausaha Terdampak Bencana di Sumatera
- Kementerian UMKM Percepat Pemulihan UMKM di Kepulauan Nias melalui Tiga Program Terintegrasi
- Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan UMKM Aceh melalui Akses Pasar Digital dan Dukungan Pengembangan Usaha
Total bantuan yang dialokasikan meliputi:
Provinsi Aceh: 10.614 ton beras dan 1.954 ton minyak goreng.
Provinsi Sumatera Utara: 16.894 ton beras dan 3.108 ton minyak goreng.
Provinsi Sumatera Barat: 6.795 ton beras dan 1.250 ton minyak goreng.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa cadangan pangan nasional dalam kondisi sangat aman, sehingga pemerintah dapat langsung mengeluarkan stok untuk membantu warga terdampak.
“Ini saudara-saudara kita di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Ada bencana banjir. Pemerintah akan mengirim bantuan. Yang pertama adalah beras dan minyak goreng,” ujar Mentan Amran dalam keterangan persnya di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Mentan Amran juga menjelaskan bahwa Aceh dan Sumatera Utara merupakan wilayah dengan surplus produksi pangan yang besar, sehingga distribusi bantuan dapat dilakukan cepat dan tanpa mengganggu stok nasional.
“Aceh itu surplus 871 ribu ton beras. Sumatera Utara juga surplus cukup besar. Karena itu, kita langsung keluarkan beras dan minyak goreng sebagai bantuan. Cadangan kita sangat kuat,” tegasnya.
Distribusi bantuan dilakukan secara terpadu dengan dukungan Bulog, Satgas Pangan, TNI, dan berbagai unsur terkait lainnya. Pengiriman bantuan telah dimulai dan akan terus dipantau secara langsung di lapangan.
“Hari ini bantuan berangkat. Langsung ke lapangan. Insyaallah, kalau saya sudah agak pulih, saya akan turun langsung mengecek kondisi di daerah,” ujar Mentan Amran.
Kementerian Pertanian terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah agar bantuan dapat tersalurkan cepat, tepat sasaran, dan efektif dalam meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi bencana banjir dan tanah longsor.(**).




.jpg)





.jpg)





