- Bingung Soal Proses dan Biaya Balik Nama Sertipikat Orang Tua ke Anak? Simak Penjelasan Berikut
- Muscab X PPP Kota Blitar Tonggak Parameter Pemilu 2029 Gerak Maju dan Menang
- Banjir Kembali Merendam Kawasan Permukiman Warga di Kebon Pala, Jakarta
- Gedung D Ditjen Bina Pemdes Kemendagri di Jalan Pasar Minggu Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa
- Anggota DPRD H. Parmana Setiawan Ikut Gowes Bersama Bupati, Perkuat Sinergi untuk Kota Bersih
- Kayuh Sepeda Keliling Kota, Bupati Pastikan Muara Teweh Tetap Bersih dan Nyaman
- Uu Ruzhanul Ulum Kobarkan Identitas PPP, Target Lonjakan Suara hingga Siapkan Kader Tempur di Pilkada
- M.Trijanto : Tanpa Anggaran Koni Percasi Sukses Gelar Event Catur Semua Jenjang
- Jatmiko Adik Bupati Tulungagung Siap Proaktif Dukung Penyidikan KPK
- Parmana Setiawan Soroti PBG dan Solusi Warga MBR dalam Raperda Permukiman Kumuh
Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh

Keterangan Gambar : Pemerintah memberikan bantuan kepada korban terdampak banjir dan tanah longsor Sumatra Utara dan Aceh.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog memastikan penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Bantuan ini merupakan langkah cepat pemerintah untuk menjamin kebutuhan pangan masyarakat selama masa tanggap darurat.
Setiap keluarga yang terdampak akan menerima 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Perum Bulog telah menyiapkan pasokan dalam jumlah besar berdasarkan penugasan resmi dari Bapanas.

Baca Lainnya :
- Arsip Pertanahan sebagai Nyawa Layanan, Kementerian ATR/BPN Percepat Restorasi di Aceh Melalui Kolaborasi
- Perjuangan Kantah Kabupaten Aceh Tamiang Selamatkan 75 Ribu Arsip Pertanahan Pascabencana
- Kementan Umumkan Harga Daging Sapi Disepakati Rp 55 Ribu per Kg, Berlaku hingga Lebaran 2026
- BKN Pastikan Layanan ASN Tetap Berjalan di Tengah Bencana Sumatra
- Manfaatkan Lumpur Banjir, Kapolda Aceh Serahkan Ribuan Karung Tanam Untuk Masyarakat Aceh Tamiang
Total bantuan yang dialokasikan meliputi:
Provinsi Aceh: 10.614 ton beras dan 1.954 ton minyak goreng.
Provinsi Sumatera Utara: 16.894 ton beras dan 3.108 ton minyak goreng.
Provinsi Sumatera Barat: 6.795 ton beras dan 1.250 ton minyak goreng.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa cadangan pangan nasional dalam kondisi sangat aman, sehingga pemerintah dapat langsung mengeluarkan stok untuk membantu warga terdampak.
“Ini saudara-saudara kita di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Ada bencana banjir. Pemerintah akan mengirim bantuan. Yang pertama adalah beras dan minyak goreng,” ujar Mentan Amran dalam keterangan persnya di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Mentan Amran juga menjelaskan bahwa Aceh dan Sumatera Utara merupakan wilayah dengan surplus produksi pangan yang besar, sehingga distribusi bantuan dapat dilakukan cepat dan tanpa mengganggu stok nasional.
“Aceh itu surplus 871 ribu ton beras. Sumatera Utara juga surplus cukup besar. Karena itu, kita langsung keluarkan beras dan minyak goreng sebagai bantuan. Cadangan kita sangat kuat,” tegasnya.
Distribusi bantuan dilakukan secara terpadu dengan dukungan Bulog, Satgas Pangan, TNI, dan berbagai unsur terkait lainnya. Pengiriman bantuan telah dimulai dan akan terus dipantau secara langsung di lapangan.
“Hari ini bantuan berangkat. Langsung ke lapangan. Insyaallah, kalau saya sudah agak pulih, saya akan turun langsung mengecek kondisi di daerah,” ujar Mentan Amran.
Kementerian Pertanian terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah agar bantuan dapat tersalurkan cepat, tepat sasaran, dan efektif dalam meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi bencana banjir dan tanah longsor.(**).

















