- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh

Keterangan Gambar : Pemerintah memberikan bantuan kepada korban terdampak banjir dan tanah longsor Sumatra Utara dan Aceh.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog memastikan penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Bantuan ini merupakan langkah cepat pemerintah untuk menjamin kebutuhan pangan masyarakat selama masa tanggap darurat.
Setiap keluarga yang terdampak akan menerima 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Perum Bulog telah menyiapkan pasokan dalam jumlah besar berdasarkan penugasan resmi dari Bapanas.

Baca Lainnya :
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
- KUMITRA Buka Akses Usaha Mikro Aceh ke Rantai Pasok Ritel
- Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Komisi II DPRD Kota Blitar Panggil Suplayer dan Toko Mitra KKMP Atas Temuan Beras Apeg di Masyarakat.
Total bantuan yang dialokasikan meliputi:
Provinsi Aceh: 10.614 ton beras dan 1.954 ton minyak goreng.
Provinsi Sumatera Utara: 16.894 ton beras dan 3.108 ton minyak goreng.
Provinsi Sumatera Barat: 6.795 ton beras dan 1.250 ton minyak goreng.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa cadangan pangan nasional dalam kondisi sangat aman, sehingga pemerintah dapat langsung mengeluarkan stok untuk membantu warga terdampak.
“Ini saudara-saudara kita di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Ada bencana banjir. Pemerintah akan mengirim bantuan. Yang pertama adalah beras dan minyak goreng,” ujar Mentan Amran dalam keterangan persnya di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Mentan Amran juga menjelaskan bahwa Aceh dan Sumatera Utara merupakan wilayah dengan surplus produksi pangan yang besar, sehingga distribusi bantuan dapat dilakukan cepat dan tanpa mengganggu stok nasional.
“Aceh itu surplus 871 ribu ton beras. Sumatera Utara juga surplus cukup besar. Karena itu, kita langsung keluarkan beras dan minyak goreng sebagai bantuan. Cadangan kita sangat kuat,” tegasnya.
Distribusi bantuan dilakukan secara terpadu dengan dukungan Bulog, Satgas Pangan, TNI, dan berbagai unsur terkait lainnya. Pengiriman bantuan telah dimulai dan akan terus dipantau secara langsung di lapangan.
“Hari ini bantuan berangkat. Langsung ke lapangan. Insyaallah, kalau saya sudah agak pulih, saya akan turun langsung mengecek kondisi di daerah,” ujar Mentan Amran.
Kementerian Pertanian terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah agar bantuan dapat tersalurkan cepat, tepat sasaran, dan efektif dalam meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi bencana banjir dan tanah longsor.(**).





.jpg)










