- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Patroli Malam, Babinsa Bersatu Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman.
- Dulu Pemohon yang Cari Petugas Ukur, Sejak Ada Pengukuran Terjadwal Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat.
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana
- Status Tanggap Darurat Karhutla Barito Utara Diperpanjang hingga 15 Oktober
- Pemkab Barut Tegaskan Arah Kebijakan RAPBD 2027
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
HUT RI ke-80, Tokoh Agama Surakarta Gaungkan Semangat Kebersamaan dan Ajak Warga Jauhi Perpecahan

Keterangan Gambar : Ketua Sekolah Tinggi Islam Al Mukmin (STIM), Ngruki Sukoharjo Ustadz Azzam S. Putra
MEGAPOLITANPOS.COM, Surakarta - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, tokoh agama Surakarta mengajak masyarakat untuk memperingatinya dengan semangat kebersamaan dan menjauhi perpecahan.
Ketua Sekolah Tinggi Islam Al Mukmin (STIM) Ngruki Sukoharjo, Ustadz Azzam S. Putra, menegaskan bahwa kemerdekaan merupakan amanah yang harus dijaga kedaulatannya.
"Kemerdekaan adalah nikmat dari Allah SWT dan amanah yang harus kita jaga. Kita wajib mengisi kemerdekaan ini dengan kegiatan positif, menghargai jasa para pahlawan, dan menjaga kedaulatan negara," ujarnya, Minggu (17/8/2025).
Baca Lainnya :
- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Patroli Malam, Babinsa Bersatu Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman.
- Dulu Pemohon yang Cari Petugas Ukur, Sejak Ada Pengukuran Terjadwal Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat.
- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
Menurut Ustadz Azzam, peringatan HUT RI seharusnya tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga momen untuk merefleksikan kembali perjuangan para pahlawan, meningkatkan rasa syukur, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
"Ulama tidak hanya berperan dalam konteks keagamaan, tetapi juga sebagai simbol perjuangan dan semangat nasionalisme. Penting bagi kita untuk menjaga etika dan adab, bukan hanya antar sesama manusia, tetapi juga dengan seluruh makhluk ciptaan Allah SWT yang ada di alam semesta ini," tambahnya.
Ia menutup pesannya dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan negara.
"Mari kita rayakan kemerdekaan ini dengan persatuan, kebersamaan, dan rasa syukur yang tulus," pungkas Ustadz Azzam.
Peringatan HUT RI ke-80 diharapkan menjadi momentum seluruh elemen bangsa untuk kembali meneguhkan tekad menjaga persatuan, menghargai perjuangan para pahlawan, serta mengisi kemerdekaan dengan karya nyata demi Indonesia yang lebih maju dan bermartabat.(*/Anton)








.jpg)







