- Warung Tiwul hingga Sate Taichan Ludes, UMKM Rasakan Manfaat Kumpul Bersama Rakyat
- Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan
- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
- Kenakan Pita Hitam, 9 Ribu Personel Gabungan TNI Polri Kawal 47 Kegiatan Termasuk Demo di Jakarta
- Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Semangat Kemerdekaan Menggema di Barito Utara, Merah Putih Berkibar di Arena Tiara Batara
HUT RI ke-80, Tokoh Agama Surakarta Gaungkan Semangat Kebersamaan dan Ajak Warga Jauhi Perpecahan

Keterangan Gambar : Ketua Sekolah Tinggi Islam Al Mukmin (STIM), Ngruki Sukoharjo Ustadz Azzam S. Putra
MEGAPOLITANPOS.COM, Surakarta - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, tokoh agama Surakarta mengajak masyarakat untuk memperingatinya dengan semangat kebersamaan dan menjauhi perpecahan.
Ketua Sekolah Tinggi Islam Al Mukmin (STIM) Ngruki Sukoharjo, Ustadz Azzam S. Putra, menegaskan bahwa kemerdekaan merupakan amanah yang harus dijaga kedaulatannya.
"Kemerdekaan adalah nikmat dari Allah SWT dan amanah yang harus kita jaga. Kita wajib mengisi kemerdekaan ini dengan kegiatan positif, menghargai jasa para pahlawan, dan menjaga kedaulatan negara," ujarnya, Minggu (17/8/2025).
Baca Lainnya :
- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Pimpin Apel HUT RI KE-81 Wali Kota Blitar Ajak Warga Jaga Keutuhan NKRI
- Bukan Sekadar Seremoni, PTPN I Hadirkan Dampak Ekonomi bagi Ratusan UMKM
Menurut Ustadz Azzam, peringatan HUT RI seharusnya tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga momen untuk merefleksikan kembali perjuangan para pahlawan, meningkatkan rasa syukur, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
"Ulama tidak hanya berperan dalam konteks keagamaan, tetapi juga sebagai simbol perjuangan dan semangat nasionalisme. Penting bagi kita untuk menjaga etika dan adab, bukan hanya antar sesama manusia, tetapi juga dengan seluruh makhluk ciptaan Allah SWT yang ada di alam semesta ini," tambahnya.
Ia menutup pesannya dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan negara.
"Mari kita rayakan kemerdekaan ini dengan persatuan, kebersamaan, dan rasa syukur yang tulus," pungkas Ustadz Azzam.
Peringatan HUT RI ke-80 diharapkan menjadi momentum seluruh elemen bangsa untuk kembali meneguhkan tekad menjaga persatuan, menghargai perjuangan para pahlawan, serta mengisi kemerdekaan dengan karya nyata demi Indonesia yang lebih maju dan bermartabat.(*/Anton)

















