- Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah
- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
- Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran
- Tak Berizin, DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
- PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
Kado Hardiknas dari Sekolah Ambruk, Bupati Eman Suherman : Momentum Bangkit dan Benahi Pendidikan

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka, H Eman Suherman dan Wakil Bupati Majalengka Dena M Ramdhan, Kadisdik H Umar Ma'ruf
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Majalengka menghadirkan refleksi mendalam. Di tengah semangat upacara, insiden ambruknya atap SDN 3 Mirat, Kecamatan Leuwimunding, justru disebut Bupati Majalengka Eman Suherman sebagai "kado" yang mengandung pesan kuat saatnya berbenah total.
Pernyataan tersebut disampaikan saat upacara Hardiknas yang digelar di Lapangan GGM, Sabtu (2/5/2026), bersama Wakil Bupati Dena Muhammad Ramdhan dan Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Umar Ma'ruf, serta jajaran perangkat daerah.
"Ini menjadi kado bagi kita semua. Kado yang mengingatkan bahwa masih ada yang harus segera kita perbaiki," ujar Bupati.
Baca Lainnya :
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
Ia menegaskan, peristiwa tersebut tidak boleh dipandang sekadar musibah, melainkan momentum untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan, terutama dari sisi infrastruktur. Keamanan dan kelayakan bangunan sekolah, menurutnya, adalah fondasi utama dalam menciptakan proses belajar yang nyaman dan berkelanjutan.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Majalengka telah menginstruksikan percepatan perbaikan SDN 3 Mirat menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Selain itu, dilakukan pemantauan dan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi bangunan sekolah di seluruh wilayah guna mencegah kejadian serupa.
Bupati juga menyoroti pentingnya sinergi dengan pemerintah pusat yang terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai program strategis nasional. Dukungan tersebut dinilai menjadi peluang besar untuk mempercepat pemerataan sarana pendidikan yang layak.
Momentum Hardiknas tahun ini pun dimaknai sebagai titik kebangkitan. Dari sebuah insiden, lahir tekad untuk memperkuat tata kelola pendidikan yang lebih baik, aman, dan berorientasi masa depan.
Pemkab Majalengka menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh jenjang pendidikan mulai dari TK, SD hingga SMP memiliki fasilitas yang layak dan aman. Sebab, dari ruang belajar yang kokoh, akan lahir generasi yang kuat.
Di Hari Pendidikan Nasional 2026, Majalengka mengirim pesan tegas dari "kado" yang menggugah, tumbuh semangat untuk berubah. ** (Agit)
















