- Haji 2026 Tetap Berangkat di Tengah Gejolak Timur Tengah, Disampaikan Usai Muscab PKB Majalengka
- Tinjau Korban Angin Puting Beliung Mas Ibbin Salurkan Sembako di Kelurahan Sukorejo dan Turi.
- Bukan Sekadar Silaturahmi : SMS Lahir, Konsolidasi Pemuda Majalengka Menuju 2029 Dimulai
- Semarak Muscab PKB di Berbagai Daerah, Maman Imanul Haq Ucapkan Selamat & Sukses
- Generasi Nias Melek Teknologi, PRSI Sumut dan BINUS Medan Gelar Workshop Robotika
- Hujan Deras Picu Banjir di Jakarta Barat, 12 RT Terendam dan Sejumlah Jalan Lumpuh
- Pendatang Baru Wajib Lapor 1x24 Jam, Dukcapil Siapkan Layanan Jemput Bola
- Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa
- Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
Gelar Halal bihalal, Dukungan Duet Kesit & Theo M Yusuf Makin Meluas

Keterangan Gambar : silahturahmi sekaligus Halal Bi halal Idul Fitri 1445 Hijriah yang digelar duet Kesit Budi Handoyo dan Dr.Theo Muhamad Yusuf, SH, MH, Rabu (17/4/2024).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta-- Meriah dan penuh keakraban itulah kesan dari acara silahturahmi sekaligus Halal Bi halal Idul Fitri 1445 Hijriah yang digelar duet Kesit Budi Handoyo dan Dr.Theo Muhamad Yusuf, SH, MH, Rabu (17/4/2024).

Baca Lainnya :
- Menuju 500 Tahun Jakarta, PWI Jaya Siapkan Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin ke-52
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Ketua PWI Jaya: Natal Bersama Jadi Simbol Toleransi dan Kebersamaan Insan Pers
- Polda Metro Jaya–FWP Gandeng PWI Jaya Gelar UKW, Wujudkan Wartawan Profesional di Lingkungan Kepolisian
Kesit dan Theo akan maju ke pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi DKI Jakarta periode 2024-2029 yang kontestasinya digelar Kamis, 25 April 2024 di Balai Kota Pemprov DKI Jakarta. Dukungan pun makin meluas dari berbagai insan pers.
Kesit dan Theo M Yusuf pada kesempatan ini juga menyampaikan visi-misinya, di mana keduanya akan bahu membahu dalam meningkatkan kinerja PWI Jaya ke depannya.

Peserta silaturahmi sekaligus HBH Idul Fitri 1445 H ini adalah para pendukung dari Kesit & Theo M Yusuf, untuk menjadi Ketua PWI Jaya 2024-2029 dan Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Jaya 2024-2029.
Di antara pendukung militan duet Kesit & Theo yang juga pemilik suara atau pemegang Kartu Tanda Anggota (KTA) PWI Biasa bertanda 09--identitas keanggotaan PWI Jaya, tampak pengurus PWI Pusat seperti Bendahara Umum Marthen Selamet Susanto, ketua Pantap Adinegoto Rita Sri Hastuti, Merdy Sofyansah, Chelsea Chan, wakil ketua Bidang Advokasi PWI Pusat, dan Abdul Rachman Loebis, wartawan senior olahraga yang membidangi penerbitan buku di PWI Pusat.

A.R Loebis didampingi dua senior Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) lainnya; Jimmy S.Haryanto, Prayan Purba, dan mantan Ketua Siwo Pusat Gungde Ariwangsa.
Hadir juga mantan fungsionaris PWI Pusat seperti Nurjaman Mochtar dan Dr.Ir.Bob Iskandar, M.Sc
Hadir juga belasan sahabat dari duet Kesit & Theo M Yusuf guna memberikan dukungan moral.

Di antaranya adalah Gede Widiade, pendiri Pancoran Soccer Field (PSF), Pancoran, pemilik podcast Spotify Erick Tuapatinaya, putra dari pendiri Majalah Kartini alm. Bram Tuapatinaya, owner Nendia Primarasa H.Heru Pujihartono, serta sejumlah pengamat dan komentator sepakbola seperti Tommy Welly (Towel), Andi Bachtiar Yusuf, Yusuf Ibrahim, Ophan Lamara, yang sekaligus pemilik Playmaker Resto & Cafe, dan Joseph Erwiyantoro. Juga dua sahabatnya dari Grup Rembuk Sepak bola Nasional, Eddy Syahputra dan Rendra Kurniawan
Seperti pada dua silaturahmi sebelumnya, yakni medio Maret di Nendia Primarasa, dan awal April di PSF Pancoran, silaturahmi ketiga ini juga diwarnai testimoni dari insan pers yang hadir.

Testimoni antara lain disampaikan oleh Bob Iskandar, Jimmy S.Haryanto, Rita Sri Hastuti, Arif Supriyono, Gungde Ariwangsa, Raden Wuryanto. Mereka sependapat, duet Kesit & Theo yang paling pantas memimpin PWI Jaya. Keduanya dinilai santun, tidak jemawa, simpatik dan humanis.
Bob Iskandar, yang sudah tiga puluh tahun menekuni jurnalistik sejak kepemimpinan Haji Sofyan Lubis, mengaku sangat terkesan.
"Saya mendukung sepenuhnya duet Kesit Budi Handoyo dan Theo Muhamad Yusuf ini. Mereka yang paling cocok untuk memimpin kepengurusan PWI Jaya masa bakti 2024-2029," papar Bob Iskandar.
"Sangat meriah. Acara silahturahmi ini sangat mengesankan. Kami berharap duet Kesit dan Theo sukses," ungkap Gungde Ariwangsa, SH yang mewakili tim Suara Karya.
Ahmad Muhadjar, wartawan senior dari Radio Republik Indonesia(RRI), meneguhkan keyakinannya duet Kesit dan Theo.
"Pasangan ini mendapat dukungan dari senior 10 lintas generasi. Artinya, keduanya paling dikenal. Kesit punya integritas dan popularitas dan punya hubungan yang luas. Sehingga harapan kita adalah keduanya mampu memajukan PWI Jaya dengan program-program yang lebih baik," ucap Ahmad Muhadjar.
Sementara R.Wuryanto, wartawan olahraga senior menambahkan pasangan Kesit BH - Theo adalah yang paling cocok dalam memimpin PWI jaya kedepan.
"Tidak perlu diragukan lagi, Mas Kesit dan Pak Theo yang paling cocok mengomandani kepengurusan PWI Jaya lima tahun ke depan," ujar Raden Wuryanto, yang memulai profesinya sebagai wartawan olahraga sejak awal 1990-an bersama Kesit B.Handoyo.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).










.jpg)

.jpg)




