- Angkat Destinasi Wisata, Tan Ngi Hing Perjuangkan Akses Jembatan Garuda
- Mempererat Hubungan Kekeluargaan, PDI Perjuangan Buka Dapur Umum
- PTPN I Percepat Transformasi Digital dan Tata Kelola, Abdul Rivai Ras: Perkebunan Harus Berdaya Saing Global
- SDN Mirat III Ambruk, Mendadak Dapat Revitalisasi Rp 1 Miliar
- Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta dalam Rangkaian Menuju Puncak Harkopnas ke-79
- Bulog Andalkan Beras Kita sebagai Identitas Baru Beras Nasional, Target 2 Juta Ton
- Model Kemitraan PTPN I di Jember Dongkrak Pendapatan Petani dan Ekspor Tembakau
- Pakar Hukum Trisakti: Ancaman terhadap Polisi Saat Bertugas Tak Bisa Ditoleransi
- Hadiri Sinode Umum ke 25 GKE, Wabup Felix Tegaskan Komitmen Barito Utara Perkuat Kerukunan dan Pembinaan Generasi Muda
- Puspa Nuswantara 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Ekosistem Batik Asli Indonesia
Menuju 500 Tahun Jakarta, PWI Jaya Siapkan Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin ke-52

Keterangan Gambar : Dok MHT Award 2025.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta, – Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi DKI Jakarta mematangkan persiapan Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (MHT) ke-52 tahun 2026 melalui rapat panitia yang digelar Selasa (31/3) di Markas PWI Jaya, Gedung Prasada Sasana Karya, Jakarta Pusat.
Dalam rapat tersebut, panitia menegaskan kesiapan pelaksanaan, termasuk penyempurnaan kategori lomba serta strategi untuk meningkatkan partisipasi wartawan dari berbagai platform media. Ajang bergengsi ini kembali digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik berkualitas, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian menuju peringatan 500 tahun Kota Jakarta pada 2027.
Ketua PWI Jaya yang juga penanggung jawab MHT Awards 2026, Kesit Budi Handoyo, menegaskan bahwa penghargaan ini memiliki makna lebih dari sekadar seremoni tahunan.
Baca Lainnya :
- Dewan Pers Berikan Mandat RRI Gelar UKW Siber, Perkuat Profesionalisme Pers Digital
- PWI Jaya Matangkan MHT 2026, Total Hadiah Rp255 Juta
- Menuju 500 Tahun Jakarta, PWI Jaya Siapkan Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin ke-52
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
“Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin bukan sekadar ajang penghargaan, tetapi instrumen penting untuk menjaga jurnalisme tetap independen, kritis, dan berpihak pada kepentingan publik,” ujarnya.
Menurut Kesit, momentum lima abad Jakarta harus dimanfaatkan sebagai ruang refleksi bersama bagi insan pers. Ia menilai jurnalisme memiliki peran penting dalam mendokumentasikan sekaligus mengarahkan masa depan kota.
Mengusung tema “Jurnalisme untuk Jakarta: Merawat Sejarah, Mengawal Masa Depan”, ajang ini menempatkan pers sebagai aktor strategis dalam perjalanan Jakarta.
Pada penyelenggaraan tahun ini, PWI Jaya tetap mempertahankan tujuh kategori utama lomba, meliputi tajuk rencana, karya jurnalistik teks, foto, infografis, serta produk audiovisual televisi dan radio.
Selain itu, terdapat inovasi berupa penambahan kategori khusus bertajuk “Menyongsong 500 Tahun Jakarta” yang berfokus pada karya feature.
Ketua panitia MHT Awards 2026, Arman Suparman, menyebut kategori ini sebagai bentuk kontribusi nyata pers dalam menyambut tonggak sejarah Jakarta.
“Kategori ini mendorong lahirnya karya jurnalistik yang mengangkat sejarah Jakarta, transformasi sosial budaya, tantangan perkotaan, hingga isu lingkungan dan kehidupan warga,” jelasnya.
Lebih jauh, Arman menegaskan bahwa pers memiliki peran krusial dalam demokrasi perkotaan, tidak hanya sebagai pengamat, tetapi juga bagian dari proses pembentukan tata kelola kota yang lebih baik.
Kesit menambahkan, hasil rapat menunjukkan komitmen kuat organisasi untuk menjaga kualitas ajang tersebut agar tetap relevan dengan perkembangan media.
“Kita ingin jurnalisme tidak hanya berhenti pada dokumentasi, tetapi juga memberi arah, mengkritisi kebijakan, dan menjadi bagian dari solusi bagi masa depan Jakarta,” tegasnya.
PWI Jaya berharap Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin tetap menjadi barometer kualitas jurnalisme nasional sekaligus momentum strategis memperkuat peran pers.
Periode pengiriman karya untuk kategori utama dibuka sejak 1 Juni 2025 hingga 31 Mei 2026, sementara kategori khusus berlangsung pada 1 Maret hingga 30 Juni 2026.
Hingga Selasa, berdasarkan keterangan Eka Ardimiyati dan Deddy Yusdiansyah, pada tujuh kategori utama telah terjaring lebih dari 300 karya. Rinciannya meliputi 201 karya foto, 92 karya teks, 20 tajuk rencana, 33 TV streaming, 10 TV terestrial, 5 infografis, dan 6 karya radio.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















