- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
- Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan UMKM Aceh melalui Akses Pasar Digital dan Dukungan Pengembangan Usaha
- PERINTIS 10 Hari Mulai Diterapkan, Kantah Kabupaten Tangerang Hadirkan Layanan Peralihan Hak yang Lebih Cepat dan Mudah.
- 14 Samsat Polda Metro Kunjungi Taman Kanak-kanak, Hadirkan Sosok Polisi yang Bersahabat
- Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda
- DPMPTSP Barito Utara Paparkan Lima Manfaat Perizinan bagi Pelaku Usaha Mikro
- Buka Bimtek Perizinan Usaha Berbasis Risiko dan LKPM, Wabup Tekankan Pemahaman Pelaku Usaha Terhadap OSS-RBA
- Dua Pria Pelaku Pembunuhan Berencana di Pinang Ranti Jaktim Berhasil Ditangkap
- Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah.
Bulog Andalkan Beras Kita sebagai Identitas Baru Beras Nasional, Target 2 Juta Ton

Keterangan Gambar : Perum Bulog menyiapkan peluncuran Beras Kita
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta– Perum Bulog bersiap meluncurkan lini produk beras baru bertajuk "Beras Kita" dengan target produksi mencapai 2 juta ton sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menyeragamkan identitas produk pangan pemerintah.
Langkah tersebut mengikuti keberhasilan penjenamaan produk pangan nasional sebelumnya, seperti Minyakita dan Gula Manis Kita, yang dinilai mampu meningkatkan pengenalan produk di tengah masyarakat.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan target produksi 2 juta ton telah memperoleh persetujuan dari Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Amran Sulaiman. Namun, harga jual kepada masyarakat masih menunggu keputusan melalui Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan.
Baca Lainnya :
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
- Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan UMKM Aceh melalui Akses Pasar Digital dan Dukungan Pengembangan Usaha
- PERINTIS 10 Hari Mulai Diterapkan, Kantah Kabupaten Tangerang Hadirkan Layanan Peralihan Hak yang Lebih Cepat dan Mudah.
- Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda
"Kami berencana menyesuaikan harga setelah melalui pembahasan dalam Rakortas bersama Kemenko Pangan. Namun secara fundamental, usulan produksi sebesar 2 juta ton telah disetujui oleh Menteri Pertanian," ujar Rizal di Jakarta, Kamis (9/7/2026).
Menurut Rizal, penggunaan nama "Beras Kita" bertujuan menciptakan identitas yang mudah dikenali masyarakat sekaligus memperkuat citra produk pangan nasional di bawah satu jenama pemerintah.
Dalam proses produksinya, Bulog akan memanfaatkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Beras medium dengan tingkat pecahan 25 persen akan diproses kembali melalui metode rice-to-rice sehingga menghasilkan beras premium dengan tingkat pecahan maksimal 15 persen dan kadar air 14 persen.
Pada tahap awal, produk akan dipasarkan dalam kemasan 5 kilogram. Namun Bulog tetap membuka peluang menghadirkan berbagai ukuran kemasan sesuai kebutuhan dan daya beli masyarakat.
"Kami akan mengikuti kebutuhan pasar. Jika terdapat preferensi konsumen untuk ukuran yang lebih besar maupun lebih kecil agar lebih terjangkau, kami siap melakukan penyesuaian," jelas Rizal.
Bulog menargetkan produksi dan peluncuran Beras Kita dapat direalisasikan mulai tahun ini hingga pertengahan tahun depan. Saat ini perusahaan masih menunggu pelaksanaan Rakortas guna menetapkan skema harga serta mekanisme operasional sebelum produksi dilakukan secara massal.
"Harapan kami proses ini dapat berjalan dengan cepat. Segera setelah keputusan di Rakortas disahkan, kami akan segera memulai produksi dalam skala masif," pungkasnya.
Peluncuran Beras Kita diharapkan menjadi langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tengah tantangan fluktuasi harga komoditas global.
Deskripsi (Meta Description)
Tag
Bulog, Beras Kita, Ketahanan Pangan, Beras Premium, CBP, Cadangan Beras Pemerintah, Amran Sulaiman, Ahmad Rizal Ramdhani, Harga Beras, Pangan Nasional, Berita Ekonomi, Berita Nasional.(AS/MP).

.jpg)


1.jpg)
.jpg)




.jpg)





