- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
Jalan Daerah

Keterangan Gambar : Momen Presiden Prabowo bersama Menhub dan sejumlah menteri kabinet merah putih melakukan penekanan tombol seremoni peresmian pembangunan jalan Daerah yang telah rampung di 37 Provinsi.(Ist)
MEGAPOLITANPOS.COM, Sampang - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan selesainya pembangunan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi di seluruh Indonesia.
Prabowo menegaskan pembangunan jalan daerah merupakan salah satu upaya pemerintah menghadirkan pemerataan pembangunan sekaligus menurunkan biaya logistik masyarakat.
"Kehadiran jalan daerah ini memiliki arti yang sangat penting. Jalan daerah adalah urat nadi perekonomian rakyat," ujar Presiden Prabowo di Sampang, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).
Baca Lainnya :
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
Presiden menyatakan, jalan daerah menjadi penghubung utama bagi pergerakan hasil panen petani, hasil kebun, hasil perikanan, serta berbagai produk masyarakat dari desa menuju pasar dan pusat distribusi. Jalan daerah menjadi penting karena Indonesia merupakan negara yang sangat besar dengan wilayah yang sangat luas dengan kondisi geografis yang berbeda-beda.
"Biaya angkut akan menjadi lebih murah kalau jalan-jalan cukup, kalau ada konektivitas di antara semua pusat-pusat produksi dan tempat-tempat permukiman," kata Prabowo.
Lebih lanjut, Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan tidak ada daerah yang tertinggal akibat keterbatasan akses infrastruktur.
"Kita bertekad tidak boleh ada daerah yang tertinggal hanya karena akses yang terbatas. Kita harus turunkan biaya logistik untuk seluruh rakyat dan perekonomian kita," kata Presiden Prabowo.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dalam laporannya di hadapan Presiden Prabowo menyampaikan, pembangunan jalan daerah ini merupakan pelaksanaan dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah.
Pelaksanaan Inpres ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden dalam mendukung swasembada melalui penguatan sistem logistik nasional.
Dody mengatakan pembangunan jalan daerah ini memperkuat rantai pasok. Jalan daerah membuat produksi masyarakat berjalan lancar dari hulu hingga hilir dan menghubungkan langsung wilayah-wilayah sentra produksi menuju pasar-pasar konsumsi secara lebih efisien dan berkelanjutan.
Menurut Dody, seluruh pekerjaan pembangunan jalan dilaksanakan dengan pengawasan mutu yang ketat.
"Seluruh pekerjaan tersebut kita kawal dengan ketat mutunya, dilaksanakan secara terencana, terukur, dan tertib. Saat ini telah 100 persen terselesaikan dan dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat," ujarnya.(**)





.jpg)


.jpg)
.jpg)






