- Saan Mustopa: Safari Ramadhan Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme Bung Karno
- Polres Blitar Kota Launching SPPG YKB Cik Ditiro, Siap Layani 1.500 Paket MBG
- Langkah Besar Transformasi Digital, Diskominfo Majalengka Tebar WiFi Gratis
- Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia Mulai 1 Maret 2026
- 2.746 Posko Pengamanan hingga Pelayanan Disiagakan selama Operasi Ketupat 2026
- DPRD Soroti Lima Raperda Strategis, Bupati Barito Utara Tekankan Pentingnya Kolaborasi
- Sepakat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Gelar Rapat Paripurna II
- Diduga Mencabuli Siswa Pimpinan PP PTQ Al Azhaar Ummu Suwanah dilaporkan ke Polisi
- Puncak HUT Kota Dirayakan dengan Kebersamaan dan Berbagi, Sachrudin: 33 Tahun Buah Kolaborasi!
- Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Kota Blitar, Antara Harapan, Realita, dan Tantangan 5 Tahun ke Depan
Ketua PWI Jaya: Natal Bersama Jadi Simbol Toleransi dan Kebersamaan Insan Pers
.jpg)
Keterangan Gambar : Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo dalam peringatan Natal PWI, Senen,(22/12).Poto: Lexi.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta, – Di tengah maraknya penyebaran berita hoaks yang kerap disampaikan secara tidak bertanggung jawab, wartawan diingatkan untuk tetap menyampaikan fakta kebenaran yang membawa kedamaian bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Romo Marthen Djenarut, Pr, dalam khotbah pada acara Natal Bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya yang digelar di Sekretariat PWI Jaya, Jalan Suryopranoto, Jakarta, Senin (22/12/2025).

Baca Lainnya :
- Layanan Pertanahan Buka di Libur Nataru, Masyarakat: Sangat Membantu Sekali
- Cerita Masyarakat Rasakan Manfaat Layanan Pertanahan di Hari Libur Nataru: BPN Kapan Liburnya
- Hadiri Perayaan Natal Kanwil BPN Provinsi Riau, Wamen Ossy: Jaga Semangat untuk Layani Masyarakat
- Buka Ibadah dan Perayaan Natal 2025 Kementerian ATR/BPN, Menteri Nusron: Jadikan Esensi Agama sebagai Spirit Bekerja
- Ketua PWI Jaya: Natal Bersama Jadi Simbol Toleransi dan Kebersamaan Insan Pers
“Tirulah para gembala yang menyaksikan kelahiran bayi Yesus. Mereka mengabarkan fakta yang jauh dari prasangka, praduga, narsisme, serta tanpa agenda tersembunyi. Para gembala adalah pembawa kabar sukacita yang diwartakan secara objektif dan bermanfaat bagi banyak orang, dengan misi damai sejahtera,” ujar Romo Djenarut.
Ia menegaskan, PWI sebagai komunitas profesi wartawan dihimpun bukan hanya oleh ikatan kebersamaan, tetapi juga oleh tanggung jawab moral dalam menyampaikan informasi yang benar dan berimbang kepada publik.
Pada perayaan Natal tahun ini, PWI Jaya mengangkat tema “Cahaya Natal Untuk Pers: Etika, Empati dan Integritas”.
Menurut Romo Djenarut, tema tersebut mengajak insan pers untuk menjalankan tugas jurnalistik dengan berlandaskan ketaatan, kesetiaan, serta prinsip etika moral dan spiritualitas.
“Perayaan Natal ini terinspirasi dari semangat para gembala dalam melihat dan mewartakan hal-hal yang baik dan benar. Harapannya, semakin banyak orang mengenal nilai ajaran kasih, sehingga kualitas kehidupan manusia dan dunia menjadi lebih baik,” paparnya.
Sementara itu, Ketua PWI Jaya Kesit B. Handoyo menyampaikan bahwa perayaan Natal bersama tahun 2025 ini merupakan yang pertama kali digelar sepanjang kepemimpinannya di PWI Jaya. Kegiatan tersebut terselenggara atas inisiatif Pengurus SIWO PWI Jaya.
“Selama dua belas tahun saya berada di sini, baru kali inilah perayaan Natal bersama diadakan. PWI Jaya menjunjung tinggi nilai toleransi dan tidak membedakan suku maupun agama. Semoga kebersamaan ini terus terjaga,” ujar Kesit.
Perayaan Natal Bersama PWI Jaya ini menjadi momentum refleksi bagi insan pers untuk memperkuat komitmen pada jurnalisme yang beretika, empatik, dan berintegritas di tengah tantangan era informasi digital. (Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















