- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Ketua Umum PRSI Bahas Program Workshop Robotika Bersama Anjungan Kalimantan Selatan TMII
- RISNU Masjid Nurul Hidayah Kembali Gelar Gempita Muharram 1448 H, Hadirkan Festival Islami dan Kegiatan Sosial
- PRO RI Resmi Menjadi Sayap Partai PRI, Siap Kawal Kedaulatan Teknologi Nasional
- Kapolres Cup 2026 Resmi Bergulir, Bupati Barut Buka Kegiatan
- Patih Herman Hadiri Pembukaan Kapolres Cup 2026, Dukung Pembinaan Atlet Voli Barito Utara
- Aliansi Blitar Bersatu Bakal Gelar Tandingan Apel Akbar Dukung Program MBG
- Persoalan PETI Akan Jadi Agenda RDP DPRD Barito Utara
- BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Modus Penipuan BNIdirect
- Hadir di Pernikahan Bupati Sampaikan Doa dan Harapan bagi Kehidupan Rumah Tangga Pengantin
Ketua PWI Jaya: Natal Bersama Jadi Simbol Toleransi dan Kebersamaan Insan Pers
.jpg)
Keterangan Gambar : Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo dalam peringatan Natal PWI, Senen,(22/12).Poto: Lexi.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta, – Di tengah maraknya penyebaran berita hoaks yang kerap disampaikan secara tidak bertanggung jawab, wartawan diingatkan untuk tetap menyampaikan fakta kebenaran yang membawa kedamaian bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Romo Marthen Djenarut, Pr, dalam khotbah pada acara Natal Bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya yang digelar di Sekretariat PWI Jaya, Jalan Suryopranoto, Jakarta, Senin (22/12/2025).

Baca Lainnya :
- Dies Natalis ke-20 UNMA, Bupati Eman : Kampus Harus Jadi Motor Solusi di Era Tantangan Kompleks
- Menuju 500 Tahun Jakarta, PWI Jaya Siapkan Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin ke-52
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Layanan Pertanahan Buka di Libur Nataru, Masyarakat: Sangat Membantu Sekali
“Tirulah para gembala yang menyaksikan kelahiran bayi Yesus. Mereka mengabarkan fakta yang jauh dari prasangka, praduga, narsisme, serta tanpa agenda tersembunyi. Para gembala adalah pembawa kabar sukacita yang diwartakan secara objektif dan bermanfaat bagi banyak orang, dengan misi damai sejahtera,” ujar Romo Djenarut.
Ia menegaskan, PWI sebagai komunitas profesi wartawan dihimpun bukan hanya oleh ikatan kebersamaan, tetapi juga oleh tanggung jawab moral dalam menyampaikan informasi yang benar dan berimbang kepada publik.
Pada perayaan Natal tahun ini, PWI Jaya mengangkat tema “Cahaya Natal Untuk Pers: Etika, Empati dan Integritas”.
Menurut Romo Djenarut, tema tersebut mengajak insan pers untuk menjalankan tugas jurnalistik dengan berlandaskan ketaatan, kesetiaan, serta prinsip etika moral dan spiritualitas.
“Perayaan Natal ini terinspirasi dari semangat para gembala dalam melihat dan mewartakan hal-hal yang baik dan benar. Harapannya, semakin banyak orang mengenal nilai ajaran kasih, sehingga kualitas kehidupan manusia dan dunia menjadi lebih baik,” paparnya.
Sementara itu, Ketua PWI Jaya Kesit B. Handoyo menyampaikan bahwa perayaan Natal bersama tahun 2025 ini merupakan yang pertama kali digelar sepanjang kepemimpinannya di PWI Jaya. Kegiatan tersebut terselenggara atas inisiatif Pengurus SIWO PWI Jaya.
“Selama dua belas tahun saya berada di sini, baru kali inilah perayaan Natal bersama diadakan. PWI Jaya menjunjung tinggi nilai toleransi dan tidak membedakan suku maupun agama. Semoga kebersamaan ini terus terjaga,” ujar Kesit.
Perayaan Natal Bersama PWI Jaya ini menjadi momentum refleksi bagi insan pers untuk memperkuat komitmen pada jurnalisme yang beretika, empatik, dan berintegritas di tengah tantangan era informasi digital. (Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)

.jpg)




.jpg)








