- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
- Hadiri Paripurna Pidato Kenegaraan, H Nurul Anwar Sampaikan Harapan untuk Indonesia
- Dengarkan Pidato Kenegaraan, Anggota DPRD, Gun Sri Witanto Tekankan Pentingnya Mengisi Kemerdekaan Dengan Amanah UUD 45
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Jelang HUT ke-81 RI
- Menjelang HUT RI ke-81 2026 Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Blitar Dengarkan Pidato Presiden Prabowo
- Prabowo Targetkan 30 Ribu Koperasi Merah Putih dan Swasembada Bawang Putih
- Komisi II DPRD Barito Utara Dorong Setiap Desa Miliki Minimal 10 Hektare Kebun Desa
- Komisi III DPRD Fasilitasi Audensi Antara PLN Dengan Keluarga Korban Meninggal Tersengat Listrik
- Naruk Saritani Hadiri Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRD Barito Utara
- Anggota DPRD Hadir Dalam Rapat Paripurna Masa Sidang III, Pembahasan Kebijakan Anggaran Barito Utara Berjalan Lancar
Pemerintah Perkuat Keamanan Penerbangan Perintis Usai Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo

Keterangan Gambar : Pemerintah melalui Djamari Chaniago mengutuk keras aksi pembakaran pesawat AMA PK-RCY
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Pemerintah melalui Djamari Chaniago mengutuk keras aksi pembakaran pesawat AMA PK-RCY serta tindakan keji terhadap pilot pesawat, Nicholas F. Goselin, yang diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Sejak menerima informasi awal mengenai insiden tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) terus melakukan pemantauan secara intensif serta berkoordinasi dengan unsur TNI, Polri, kementerian, lembaga, dan instansi terkait dalam penanganan peristiwa pembakaran pesawat AMA PK-RCY Nomor Seri 923 di Bandara Perintis Ipdeheik, Kampung Balinggama, Kabupaten Yahukimo.
Kemenko Polkam juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel TNI, Polri, dan unsur terkait atas keberhasilan mengevakuasi jenazah pilot Nicholas F. Goselin pada Jumat (3/7) sekitar pukul 09.00 WIT.
Baca Lainnya :
Saat ini jenazah telah berada di Rumah Sakit Tentara (RST) Timika. Selanjutnya, Komando Operasi (Koops) TNI Habema akan menyerahkan jenazah kepada PT AMA untuk diterbangkan ke Jakarta.
Menko Polkam menegaskan pemerintah tidak akan mentoleransi segala bentuk kekerasan, termasuk serangan terhadap masyarakat maupun sarana transportasi udara yang menjadi urat nadi pelayanan bagi masyarakat di Papua.
Pemerintah juga memastikan akan terus mendorong proses penyelidikan secara menyeluruh dan penegakan hukum yang tegas oleh aparat TNI dan Polri terhadap para pelaku.
Selain itu, Kemenko Polkam akan memperkuat pengamanan penerbangan perintis di wilayah Papua guna menjamin keselamatan masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan pelayanan publik, terutama bagi daerah-daerah yang bergantung pada transportasi udara sebagai akses utama.(AS/MP).



.jpg)
.jpg)












