- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
Aktivis 98 Ingatkan PDIP Agar Tidak Memelihara Anak Harimau untuk Kedua Kali

MEGAPOLITANPOS.COM Politik - Koordinator Forum Jaringan Antar Kota Aktivis 98, Ivan Panusunan, mengingatkan kepada PDIP untuk selektif memilih pimpinan daerah dalam pilkada 2024.
Sejarah telah menjadi pelajaran berharga dimana PDIP sejak 2012 sampai 2024 telah memilih anak harimau yang mencabik-cabik rahimnya dengan penelikungan dan pengkhianatan.
"PDIP jangan lagi terjebak dalam penilaian figur, karena yang kelemar kelemer saja akhirnya berkhianat" tegas Ivan dalam keterangan persnya di Jakarta hari ini (25/8).
Baca Lainnya :
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
PDIP sebagai partai kader pasti punya banyak stock kader yang mupuni, dan kader adalah kepanjangan tangan partai untuk memperjuangakan program partai di kekuasaan termasuk pemimpin daerah.
"Lucu kalau PDIP mengambil figur yang bukan kader dan dari luar partai, kesannya PDIP partai jadi partai idol bukan partai kader lagi" ujar Ivan.
Ivan juga mengingatkan agar PDIP juga tidak terilusi dengan angka-angka elektabilitas yang menunjukan popularitas tokoh, apalagi sejarah juga membuktikan tokoh yang popularitasnya besar pernah kalah juga di pilkada.
"Foke lawan Jokowi, adalah bukti shahih dimana elektabilitas tidak menjamin kemenangan" ingat Ivan. ** (AR)



.jpg)













