- Bupati Barito Utara Sampaikan Apresiasi kepada AKBP Singgih, Sambut Kapolres Baru
- Babinsa Jajaran Kodim 0506/Tgr Bersama Komduk Patroli Malam.
- Perbasi Cup Bergulir, Maryono: Olahraga Buka Peluang Wisata dan Ekonomi.
- Berita Sahih dan Kabar Bohong Makin Kabur, Masyarakat Harus Cermat
- Jaga Layanan Air Tetap Optimal, Sachrudin Cek Kondisi Cisadane.
- Handoko Tenang Tanggapi Demo Forum Pemuda Peduli ( FPP ) Desa Serang ini Alasanya.
- Warnai HUT TNI Ke 81 Bantaran Sungai Karplos Kota Blitar Jadikan Kawasan Asri.
- Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan di Kantah Kabupaten Bogor I Tetap Berjalan Normal Pascapenyidikan Kepolisian.
- Supangat : Alhamdulilah Gercep PUPR dan Bupati Rijanto Jalan Kami Lancar.
- Bupati Shalahuddin Hadiri Haul Abuya Syeikh Ahmad Fahmi Zamzam Yang ke 5
Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial

Keterangan Gambar : Anggota DPR RI, Ir Ateng Sutisna M.B.A
MEGAPOLITANPOS.COM NASIONAL - Anggota Komisi XII Fraksi PKS DPR RI, Ir H. Ateng Sutisna, M.B.A, menyoroti percepatan proyek strategis nasional Blok Masela yang ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2030. Hal itu disampaikan melalui akun resminya yang dikutip pada Minggu (24/05/2026).
Dalam keterangannya, Ateng Sutisna menegaskan bahwa proyek energi bernilai lebih dari USD 20 miliar tersebut memang diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional.
Namun, ia mengingatkan agar pemerintah dan seluruh pihak terkait tidak hanya berfokus pada investasi serta produksi migas semata.
Baca Lainnya :
- Babinsa Jajaran Kodim 0506/Tgr Bersama Komduk Patroli Malam.
- Perbasi Cup Bergulir, Maryono: Olahraga Buka Peluang Wisata dan Ekonomi.
- Handoko Tenang Tanggapi Demo Forum Pemuda Peduli ( FPP ) Desa Serang ini Alasanya.
- Supangat : Alhamdulilah Gercep PUPR dan Bupati Rijanto Jalan Kami Lancar.
- Dua Koramil, Kodim 0506/Tgr Jaga Situasi Tetap Kondusif Patroli Malam.
"Ateng menilai di balik besarnya potensi ekonomi Blok Masela, terdapat ancaman sosial dan ekologis yang harus diantisipasi sejak dini," demikian kutipan dalam unggahan resminya.
Ia menekankan bahwa percepatan proyek raksasa tersebut harus tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan hidup, kondisi sosial masyarakat pesisir, hingga dampak jangka panjang terhadap ekosistem laut.
Menurutnya, pembangunan proyek strategis nasional harus berjalan seimbang antara kepentingan ekonomi, investasi, dan perlindungan masyarakat serta lingkungan. Jika tidak dikawal secara serius, percepatan proyek dikhawatirkan dapat memicu persoalan sosial baru di wilayah terdampak.
"Jangan sampai orientasi percepatan hanya mengejar target operasi, tetapi mengabaikan dampak sosial-ekologis yang nantinya dirasakan masyarakat," tegasnya.
Blok Masela sendiri menjadi salah satu proyek energi terbesar di Indonesia yang kembali dipercepat pemerintah setelah sempat tertunda lebih dari 15 tahun.
Proyek tersebut digadang-gadang menjadi tulang punggung ketahanan energi nasional di masa depan sekaligus mendorong investasi besar di sektor migas nasional. ** (Agit)

.jpg)
.jpg)













