- Ekspor Makanan RI Tembus US$4,49 Miliar, 500 Merek dari 13 Negara Ramaikan SIAL 2026
- Bupati Hasbi Sambut Menhan Sjafrie di Lebak, Yonif TP 840 Diminta Dukung Pembangunan Daerah.
- Hadapi Cuaca Ekstrem, Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2026 polres Blitar Apel Siaga Bencana.
- 30 Tahun ke Depan, Sachrudin Siapkan Arah Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan.
- Menjaga Keamanan, Babinsa Dan Komduk Senergi Patroli Malam.
- Polisi Hentikan Penyelidikan Dugaan Pelanggaran Perjanjian Pengalihan Merek, SIAL Food & Drinks Indonesia Sambut Baik
- Dewan Hasrat Minta Program Antinarkoba Berbasis Pemetaan, Anggaran Harus Terukur hingga Hasilnya
- Hasrat PAN Usulkan Lomba Cerita Pendek Bahaya Narkoba, Edukasi Generasi Muda Lewat Media Sosial
- Hasrat Minta SOP Perlindungan Relawan Antinarkoba, Masyarakat Pelapor Jangan Dibiarkan Takut
- Hasrat PAN Dukung Perda P4GN dan Anggaran Antinarkoba, Selamatkan Generasi Muda Barito Utara
Ketua Dewan Pembina PP MES Ma,ruf Amin Lantik Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah Periode 2026-2031

Keterangan Gambar : Struktur Pengurus baru Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) periode 2026-2031 atau 1447-1452 H resmi dikukuhkan.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Struktur Pengurus baru Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) periode 2026-2031 atau 1447-1452 H resmi dikukuhkan. Momentum ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional, dengan melibatkan tokoh-tokoh strategis dari pemerintah, dunia usaha, dan akademisi.
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono ditetapkan sebagai Ketua Harian MES mendampingi Ketua Umum MES Rosan P. Roeslani yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi serta CEO Daya Anagata Nusantara (Danantara). Pengukuhan atau peresmian struktur pengurus baru dilakukan oleh Wakil Presiden RI Periode 2019-2024 sekaligus Ketua Dewan Pembina PP MES KH. Ma’ruf Amin di Jakarta, Minggu (24/5).
Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan P. Roeslani, Menteri Agama sekaligus Dewan Pembina MES KH. Nasaruddin Umar, Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Frederica Widyasari, Ketua Dewan Pakar PP MES KH. Adi Hidayat, Ketua Dewan Pembina PP MES Muliawan D. Hadad, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah serta sejumlah pemangku kepentingan ekonomi syariah, pejabat tinggi kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan para akademisi ekonomi syariah nasional.
Baca Lainnya :
- Ekspor Makanan RI Tembus US$4,49 Miliar, 500 Merek dari 13 Negara Ramaikan SIAL 2026
- Kementerian UMKM Buka Peluang UKM Pertambangan Masuk Rantai Pasok Global
- Maman Abdurrahman Pastikan Bunga PNM Mekaar 8 Persen Berlaku Permanen
- Bangun Kedaulatan Ekonomi, Menkop Dorong Kolaborasi Cendekiawan dan Koperasi
- Kementerian UMKM Lanjutkan Pendampingan Usaha bagi UMKM Aceh Pascabencana
Menkop Ferry menekankan bahwa dalam kepengurusan organisasi yang baru, MES akan berperan aktif membantu pelaku usaha menghadapi hambatan perizinan. Selain itu, MES akan menyediakan pendampingan bagi UMKM dan koperasi agar mampu mengembangkan bisnis berbasis syariah. Hal ini diharapkan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat produsen halal dunia.
“MES hadir bukan hanya sebagai forum wacana, tetapi sebagai instrumen operasional yang memberi dampak nyata. Kami akan memastikan UMKM, koperasi, dan industri halal mendapat dukungan penuh dari ekosistem syariah,” ujar Menkop Ferry Juliantono.
Mengusung tema “Mewujudkan Kepemimpinan Kolaboratif untuk Ekonomi Syariah yang Berdaya Saing dan Berdampak Luas”, pelantikan pengurus MES yang baru menjadi momentum penguatan sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional yang inklusif, berkelanjutan, serta berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan ekonomi Indonesia.
Ke depan, MES juga akan meningkatkan kolaborasi dan sinergi dengan Ikatan Ahli Ekonomi Islam dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) untuk melakukan kajian, penelitian, serta pengembangan konsep ekonomi syariah yang dapat diterapkan langsung di lapangan.
“Ekonomi syariah ke depan harus lebih fokus ke sektor riil. Salah satu kuncinya adalah penguatan koperasi desa yang menjadi penggerak ekonomi di tingkat akar rumput,” ujar Menkop Ferry.
Dengan kepengurusan yang baru diharapkan akan berdampak langsung pada masyarakat, khususnya dalam memajukan ekonomi syaariah di Indonesia. Menkop Ferry optimistis dengan sinergi bersama pemangku kepentingan, ekosistem ekonomi syariah di Indonesia akan semakin berkembang.(AS/MP).



.jpg)
.jpg)





.jpg)





