- Pengangkatan Wakil Direktur Polimedia Jadi Sorotan, Diduga Tak Penuhi Syarat Statuta
- Keributan di Pasar Lama, Nasrullah Minta Kronologi sebenarnya dibuka
- Gubernur Pramono Apresiasi Program Pengolahan Sampah Organik di Jakarta Timur
- Indonesia Bidik Penguatan Industri Nasional Lewat Kolaborasi Strategis dengan Rusia
- Menkop Tekankan Pentingnya Kolaborasi lintas sektor Percepat Kemandirian Ekonomi Desa
- Ranmor Polda Metro Ungkap Dugaan Ekspor Motor Ilegal
- Satresnarkoba Barito Utara Bongkar Peredaran Sabu, DPRD H Tajeri Beri Apresiasi Tinggi
- YPPM Ungkap Alasan Pilih Otong Syuhada Jadi Rektor UNMA
- Kadisdik Kota Tangerang Beberkan Rincian Program Sekolah Gratis Tahun 2026
- 50% Bidang Tanah di Sulteng Sudah Bersertipikat, Wamen Ossy: Ini Menunjukkan Sulteng Terus Bertumbuh
Kemhan- TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM pada Alutsista

Keterangan Gambar : Alutsista.poto istimewa
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta,- Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan langkah efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) pada alat utama sistem persenjataan (alutsista) serta kendaraan dinas.
Kebijakan ini dilakukan secara bertahap sebagai respons terhadap dinamika geopolitik global yang berpotensi memengaruhi stabilitas energi.
Baca Lainnya :
- Sjafrie Sjamsoeddin dan Koizumi Shinjiro Sepakat Perkuat Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik
- Kenaikan BBM Non-Subsidi Berlaku Hari Ini, Pertalite dan Solar Tetap Stabil
- Kemanunggalan TNI dan Warga di Balik Pembangunan Jembatan Garuda Tangerang
- WFH Hemat BBM Disorot DPR : Ada Dugaan Manipulasi Kendaraan Dinas
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya efisiensi nasional tanpa mengganggu pelayanan publik maupun kesiapsiagaan pertahanan negara.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan Rico Ricardo Sirait menjelaskan bahwa efisiensi difokuskan pada aspek pendukung, sementara operasional strategis tetap dijaga optimal.
“Kemhan dan TNI melakukan penyesuaian internal yang bersifat administratif dan manajerial. Efisiensi difokuskan pada aspek pendukung, sementara operasional strategis dan kesiapsiagaan pertahanan tetap menjadi prioritas utama,” ujar Rico dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh tvrinews.com, Senin, 23 Maret 2026.
Efisiensi dilakukan melalui pengaturan penggunaan sumber daya secara lebih efektif dan berbasis prioritas, termasuk dalam operasional alutsista dan mobilitas dinas. Seluruh kebijakan dijalankan secara adaptif sesuai kebutuhan masing-masing satuan kerja.
Sejumlah langkah konkret yang disiapkan antara lain penyesuaian hari kerja pada fungsi tertentu dari lima menjadi empat hari, pengaturan penggunaan alutsista berdasarkan indeks prioritas operasi, serta pembatasan penggunaan kendaraan dinas dan angkutan pegawai.
Meski demikian, Kemhan menegaskan kebijakan ini bukan karena kondisi darurat, melainkan bentuk kesiapsiagaan dan disiplin dalam pengelolaan sumber daya strategis.
Pemerintah juga memastikan cadangan energi nasional masih dalam kondisi aman. Melalui langkah efisiensi ini, Kemhan dan TNI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat ketahanan nasional dengan mengedepankan tanggung jawab dan semangat bela negara.(AS).

.jpg)














