- Hindari Potensi Konflik, Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah dan Masyarakat Se-NTB Gotong Royong Mutakhirkan Data Pertanahan
- Hadiri Pengukuhan MUI NTB, Menteri Nusron Tekankan Prinsip Kebermanfaatan dalam Pengabdian
- Ahmad Nawawi Resmi Maju Calon Ketua Umum PB Mathla, ul Anwar 2026–2031
- H. Iing Misbahuddin Sebut Halal Bihalal PKS Wadah Satukan Visi Bangun Majalengka
- Audiensi PRSI di BRIN, Awali Penguatan Kolaborasi Strategis
- Halal Bihalal PKS Majalengka Dihadiri Bupati dan DPR RI, Seruan Langkung Sae Menguat
- Implementasi Robotika untuk Negeri di Padang, Siswa MAN 1 Tunjukkan Prestasi Gemilang
- LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
- Kantah Kab Tangerang Laksanakan Pembayaran Uang Ganti Rugi
- Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal
Kemhan- TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM pada Alutsista

Keterangan Gambar : Alutsista.poto istimewa
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta,- Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan langkah efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) pada alat utama sistem persenjataan (alutsista) serta kendaraan dinas.
Kebijakan ini dilakukan secara bertahap sebagai respons terhadap dinamika geopolitik global yang berpotensi memengaruhi stabilitas energi.
Baca Lainnya :
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
- DPR RI Komisi XII : Harga BBM Masih Aman, Evaluasi Tetap Berjalan
- Lebaran Ketupat 2026 : Seruan Keras Maman Imanulhaq Soal BBM dan Haji
- Gejolak Global Guncang BBM Nasional, Majalengka Respon Cepat dengan WFH
- Kemhan- TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM pada Alutsista
Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya efisiensi nasional tanpa mengganggu pelayanan publik maupun kesiapsiagaan pertahanan negara.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan Rico Ricardo Sirait menjelaskan bahwa efisiensi difokuskan pada aspek pendukung, sementara operasional strategis tetap dijaga optimal.
“Kemhan dan TNI melakukan penyesuaian internal yang bersifat administratif dan manajerial. Efisiensi difokuskan pada aspek pendukung, sementara operasional strategis dan kesiapsiagaan pertahanan tetap menjadi prioritas utama,” ujar Rico dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh tvrinews.com, Senin, 23 Maret 2026.
Efisiensi dilakukan melalui pengaturan penggunaan sumber daya secara lebih efektif dan berbasis prioritas, termasuk dalam operasional alutsista dan mobilitas dinas. Seluruh kebijakan dijalankan secara adaptif sesuai kebutuhan masing-masing satuan kerja.
Sejumlah langkah konkret yang disiapkan antara lain penyesuaian hari kerja pada fungsi tertentu dari lima menjadi empat hari, pengaturan penggunaan alutsista berdasarkan indeks prioritas operasi, serta pembatasan penggunaan kendaraan dinas dan angkutan pegawai.
Meski demikian, Kemhan menegaskan kebijakan ini bukan karena kondisi darurat, melainkan bentuk kesiapsiagaan dan disiplin dalam pengelolaan sumber daya strategis.
Pemerintah juga memastikan cadangan energi nasional masih dalam kondisi aman. Melalui langkah efisiensi ini, Kemhan dan TNI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat ketahanan nasional dengan mengedepankan tanggung jawab dan semangat bela negara.(AS).



.jpg)












