- Perkuat Sinergitas Wilayah, Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Dankodaeral XIII dan Danlanal Balikpapan
- Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Cor Jalan hingga Malam Hari.
- MHX Jakarta 2026 Hadirkan 21 Rumah Sakit Malaysia, Tawarkan Konsultasi Kesehatan Gratis
- Hadiri Hari Kesaktian Pancasila, Adityawarman Tegaskan Pentingnya Persatuan
- DPRD Kota Bogor Tinjau Trase Baru Batutulis, Progres Pembangunan Capai 84 Persen
- 179 Sekolah Masuk Revitalisasi, Bupati Majalengka Bidik Pemerataan Pendidikan
- Kapolres Majalengka Ungkap Tiga Kasus Kriminal, Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disorot
- Kompetitif di 4 Putaran Awal, Tim HRI Target Raih Gelar Juara Nasional Akhir Pekan Ini di Mandalika
- Jaga Stabilitas Keamanan, Babinsa Koramil Ciledug Dan Pondok Aren Patroli Malam Bersama Komduk.
- Mediasi Dugaan Limbah Greenfields Memanas, kenapa Pejabat Masih Baru Akan Turun ke Lokasi.
BRI Life Gelar Pelepasan Tukik, Dukung Konservasi Penyu di Pantai Kuta Bali

Keterangan Gambar : BRI Life menunjukkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan
MEGAPOLITANPOS.COM, Bali,– PT Asuransi BRI Life (BRI Life) menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem laut melalui kegiatan Corporate Social Responsibility/Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR/TJSL) berupa pelepasan 100 tukik serta pemberian bantuan konservasi penyu di Pantai Kuta, Bali, Sabtu (23/5).
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama komunitas konservasi penyu lokal, yakni Bali Sea Turtle Society dan Kuta Beach Sea Turtle Conservation. Acara juga dihadiri jajaran Direksi BRI Life, relawan konservasi, serta masyarakat sekitar.
Baca Lainnya :
Pemilihan Bali sebagai lokasi kegiatan konservasi dinilai tepat karena wilayah tersebut menjadi salah satu habitat penting peneluran alami penyu di Indonesia, khususnya spesies Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) yang berstatus rentan atau vulnerable dan termasuk satwa dilindungi.
Beberapa kawasan pesisir di Bali seperti Pantai Kuta, Pantai Serangan, Pantai Saba, hingga kawasan Sanur tercatat menjadi area pendaratan dan peneluran alami penyu.
Karakteristik pantai di Bali yang memiliki garis pantai landai, pasir halus, vegetasi pesisir, serta suhu dan kelembapan yang sesuai menjadikan kawasan tersebut ideal sebagai habitat peneluran penyu. Keberadaan komunitas konservasi lokal yang aktif juga memperkuat upaya edukasi dan pelestarian penyu di Pulau Dewata.
Direktur Pemasaran BRI Life, Tina Meilina mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya dalam mendukung pelestarian ekosistem laut dan aksi terhadap perubahan iklim.
“Penyu adalah salah satu indikator kesehatan laut. Melalui kegiatan ini, kami ingin berkontribusi nyata menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung masyarakat lokal yang telah konsisten menjaga habitat penyu,” ujar Tina.
Ia menjelaskan, populasi penyu saat ini menghadapi berbagai ancaman serius, mulai dari pencemaran laut, kerusakan habitat pesisir, perubahan iklim, hingga aktivitas manusia di wilayah pantai. Pantai Kuta sendiri menjadi salah satu lokasi rutin penyelamatan telur penyu dan pelepasan tukik, terutama saat musim peneluran pada Mei hingga Oktober.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan konservasi, BRI Life juga menyalurkan bantuan untuk mendukung kebutuhan operasional pengelola konservasi penyu. Bantuan tersebut meliputi patroli malam pencarian telur penyu, pemeliharaan lokasi konservasi, dukungan tenaga operasional, hingga peremajaan fasilitas penampungan penyu.
“Kami sangat senang dapat mendukung kegiatan pelestarian keanekaragaman hayati laut melalui upaya konservasi penyu di Bali. Kegiatan ini menggabungkan pengalaman dan edukasi, serta keterlibatan komunitas yang berkelanjutan,” lanjut Tina.
BRI Life berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan laut sekaligus menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam Indonesia bagi generasi mendatang.(AS/MP).













