- Pemprov DKI Jakarta Resmi Cabut Izin Operasional B Fashion dan The Seven terkait Peredaran Narkotika
- Peserta UKW di Barito Utara Diberi Pembekalan, Wartawan Senior Tekankan Etika dan Verifikasi Berita
- Komitmen Hijau BNI: Konservasi Satwa Dilindungi hingga Pemberdayaan Desa Penyangga
- Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di Jatim-Jateng, Tonggak Baru Ekonomi Desa
- Menikmati Sunrise dari Atas Awan, Nimo Highland Jadi Primadona Libur Panjang
- Dukung Suporter Indonesia di Thailand Open 2026, BNI Andalkan QRIS wondr by BNI
- Menkop Ajak Koperasi Tebu Rakyat Miliki Saham Pabrik Gula
- Ditreskrimum Polda Metro Siapkan Tim Buru Begal dan Kejahatan Jalanan 24 Jam
- Wujudkan Swasembada Gula Kementan Kerjasama CV Lang Buana Tanam Bibit Unggul Tebu Aas Agribun
- BNI Perkuat Dukungan untuk PBSI, Regenerasi Atlet Bulu Tangkis Indonesia Kian Bersinar
Tegaskan Bahaya Narkoba, PWI Jaksel dan SMPN 267 Jakarta Tanamkan Semangat Kebangsaan Sejak Dini

Keterangan Gambar : Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kelompok Kerja (Pokja) Wali Kota Jakarta Selatan menggandeng SMP Negeri 267 Jakarta dalam kegiatan penyuluhan bertema “Jauhi Narkoba,
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta — Upaya membangun generasi muda yang tangguh dan berkarakter terus digalakkan. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kelompok Kerja (Pokja) Wali Kota Jakarta Selatan menggandeng SMP Negeri 267 Jakarta dalam kegiatan penyuluhan bertema “Jauhi Narkoba, Perluas Wawasan Kebangsaan” di Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (16/10).
Kegiatan ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang menggema di aula sekolah, membangkitkan semangat nasionalisme di kalangan siswa dan tenaga pendidik.

Baca Lainnya :
- Memperluas Akses Pendidikan Bagi Masyarakat, Pemprov DKI Mulai Merealisasikan Program Sekolah Swasta Gratis
- Menuju 500 Tahun Jakarta, PWI Jaya Siapkan Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin ke-52
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- PWI Majalengka Apresiasi Sikap Terbuka Kapolri Layani Doorstop di Tengah Sorotan Kasus Oknum
- H Tajeri Soroti Maraknya Narkoba di Kalteng, Ajak Semua Elemen Bergerak Bersama
Ketua PWI Pokja Jaksel, Joni Matondang, menegaskan pentingnya menjaga generasi muda dari bahaya narkoba sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan mereka.
“Para siswa ini ibarat anak-anak kita sendiri. Mereka harus dijaga kesehatannya, mentalnya, dan rasa kebangsaannya. Jika sejak dini terbebas dari narkoba dan memiliki pandangan kebangsaan yang luas, maka kelak mereka akan tumbuh menjadi pemimpin yang berjiwa negarawan,” ujarnya.
Sementara itu, Mayor Inf. Renson’s Aritonang, Pasi Intel Kodim 0504/Jakarta Selatan, mengingatkan para siswa agar bijak menggunakan teknologi.
“Gunakan kemajuan teknologi untuk hal positif, bukan untuk ikut tren negatif di media sosial. Jaga sikap, lestarikan budaya Indonesia, dan bangun jiwa kebangsaan yang kuat,” pesannya.
Dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jakarta Selatan, penyuluh Sukamto Widodo menjelaskan dampak fatal penyalahgunaan narkoba terhadap otak dan masa depan generasi muda.
“Kalau handphone rusak bisa diperbaiki, tapi kalau otak rusak karena narkoba, sangat sulit pulih. Banyak publik figur terjerat karena ketergantungan. Jadi, jangan pernah coba-coba,” tegasnya.
Senada, Ketua PWI DKI Jakarta Kesit B. Handoyo berpesan agar para siswa aktif dalam kegiatan positif seperti olahraga dan seni.
“Mengetahui tentang narkoba itu perlu, tapi mencobanya jangan pernah. Anak hebat itu yang berani mengatakan ‘tidak’ pada narkoba,” ujarnya memberi semangat.
Kepala SMPN 267 Jakarta, Wahyudin, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif tersebut.
“Kami berterima kasih kepada PWI dan seluruh narasumber yang telah memberi pencerahan bagi siswa-siswi kami. Edukasi seperti ini sangat penting agar anak-anak terhindar dari bahaya narkoba dan tumbuh menjadi generasi yang berkarakter serta cinta bangsa,” ungkapnya.
Ia berharap kerja sama lintas lembaga seperti ini dapat berlanjut di masa mendatang untuk memperkuat nilai kebangsaan dan membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)









1.jpg)







