- Pelaku Pembunuhan Wanita di Serpong Utara Dibekuk Resmob PMJ Kurang dari 24 Jam
- Pramono Anung Tekankan Sinergi dan Ekspansi BUMD demi Jakarta Global City
- Dorong Peran BUMD DKI sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Gelar BUMD Leaders Forum
- Pemkab Barito Utara Komitmen Dukung Cegah Karhutla, Sekda Muhlis Hadiri Apel Siaga Karhutla 2026
- Polda Metro Bongkar 6 Lokasi Praktik Pengoplosan Gas Subsidi Beromzet hingga Miliaran Rupiah
- Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
- Kodim Tangerang Gelar Patroli Dialogis, Ajak Warga Bersatu Cegah Kriminalitas
- Koramil 01/Tgr Bersama Warga, Patroli Malam Ciptakan Keamanan Wilayah
- Kemanunggalan TNI dan Warga di Balik Pembangunan Jembatan Garuda Tangerang
- Kantah Kab Tangerang Komitmen Perkuat Pembinaan, Pengawasan Terhadap PPAT
Pramono Anung Tekankan Sinergi dan Ekspansi BUMD demi Jakarta Global City

Keterangan Gambar : Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk meningkatkan daya saing dan tidak hanya bergantung pada pasar domestik. Ia menegaskan pentingnya keberanian BUMD melakukan ekspansi ke tingkat yang lebih luas agar mampu menjadi kekuatan ekonomi baru bagi Ibu Kota.
Hal itu disampaikan Pramono dalam BUMD Leaders Forum 2026 bertema Synergy for Resilience: Memperkokoh Peran BUMD sebagai Pilar Ekonomi dalam Ekosistem Jakarta Global City yang digelar di Candi Bentar Hall, Putri Duyung Ancol, Jakarta Utara, Jumat (17/4/2026).
Di hadapan jajaran direksi dan komisaris BUMD, Pramono menegaskan bahwa perusahaan daerah tidak boleh hanya menjadi “jago kandang”, tetapi harus mampu bersaing di luar pasar lokal.
Baca Lainnya :
Ia mencontohkan sejumlah BUMD seperti Bank Jakarta, Pasar Jaya, dan Dharma Jaya yang dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang lebih luas serta memberi kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Jakarta.
Selain mendorong ekspansi, Pramono juga mengingatkan tantangan eksternal yang harus diantisipasi, mulai dari kondisi geopolitik global yang tidak stabil hingga potensi fenomena El Nino pada April hingga September 2026.
Menurutnya, seluruh BUMD harus memperkuat konsolidasi internal dan membangun budaya perusahaan yang terbuka, transparan, serta dikelola secara profesional agar tetap tangguh menghadapi tekanan ekonomi ke depan.
Dalam forum tersebut juga dibahas berbagai isu strategis, mulai dari sinergi pembiayaan melalui Bank Jakarta, penjaminan proyek lewat Jamkrida Jakarta, hingga optimalisasi aset strategis BUMD.
Kepala BP BUMD menjelaskan bahwa forum kali ini berfokus pada peningkatan daya saing perusahaan, kesehatan keuangan, serta kapasitas pembiayaan pembangunan Jakarta.
Sebagai penutup acara, dilakukan penandatanganan kesepakatan kredit antara PAM Jaya dan Bank Jakarta sebagai bentuk nyata kolaborasi antar-BUMD.
Melalui komitmen dalam Collaboration Charter, BUMD Jakarta diharapkan mampu bertransformasi menjadi entitas yang tangguh, profesional, dan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Jakarta yang inklusif serta berkelanjutan.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).




.jpg)











