- Pengedar Sabu Dibekuk, Polisi Sita 35 Paket Narkoba di Majalengka
- Fraksi Karya Indonesia Raya Dorong SiLPA Rp2 Triliun Difokuskan untuk Program Prioritas
- Serapan APBD Baru 82,26 Persen, Fraksi Karya Indonesia Raya Dorong Evaluasi Belanja Daerah
- Fraksi Karya Indonesia Raya Apresiasi Pemkab Barito Utara Raih Opini WTP dan Lampaui Target Pendapatan
- Kolaborasi UKM KPI Unhas dan Pemkab Bone, Sulawesi Selatan, Revitalisasi Program P2L KWT melalui Penyaluran 1.300 Bibit Hortikultura
- Pemdes Gaparang Salurkan BLT DD Tahap II untuk 34 KPM
- Semarak Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke 51. MUI Kec. Periuk Mengikuti Empat Cabang Lomba
- Diskominfo Majalengka Gerak Cepat, 250 Admin Medsos Dilatih Hadapi Sentimen Negatif
- PKB Harapkan Pembahasan Ranperda Berjalan Konstruktif demi Tata Kelola Keuangan yang Lebih Baik
- Fraksi PKB Dorong Optimalisasi PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal Daerah
H Tajeri Soroti Maraknya Narkoba di Kalteng, Ajak Semua Elemen Bergerak Bersama
.jpg)
MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H Tajeri, menghadiri audiensi antara Pemerintah Kabupaten Barito Utara dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah yang digelar di Gedung Balai Antang, Rabu (11/02/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Politisi Partai Gerindra ini menyoroti maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kalimantan Tengah yang dinilainya semakin mengkhawatirkan.
Ia menegaskan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi merupakan tugas utama bersama seluruh elemen masyarakat.
“Memberantas narkoba adalah tugas utama kita bersama, bukan hanya BNN atau kepolisian. Seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, DPRD, tokoh agama, tokoh adat hingga keluarga harus terlibat aktif,” tegas H Tajeri.
Politisi senior ini juga menyampaikan harapannya agar Kabupaten Barito Utara dapat terbebas dari ancaman narkoba yang dapat merusak generasi muda.
Menurutnya, pencegahan harus diperkuat melalui edukasi, sosialisasi, dan pengawasan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Saya berharap khususnya Kabupaten Barito Utara benar-benar bisa terbebas dari narkoba. Jangan sampai generasi muda kita menjadi korban. Pencegahan harus dimulai dari keluarga dan lingkungan terdekat,” ujarnya.
H Tajeri menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan BNNP Kalteng perlu ditindaklanjuti dengan langkah konkret di lapangan, termasuk pembentukan relawan anti narkoba serta peningkatan program rehabilitasi bagi para penyalahguna.
Audiensi tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam upaya memerangi peredaran gelap narkotika dan menciptakan lingkungan yang sehat serta aman bagi masyarakat Barito Utara.
(A)


.jpg)














