- Bupati Serap Aspirasi dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat, Saat Safari Jumat Di Gunung Purei
- Apa Instruksi Bupati Saat Tinjau Jalan Km 30 Menuju Desa Jamut Teweh Timur
- H.Alhadi Ajak Umat Muslim Seimbangkan Waktu Bermedia Digital dengan Membaca Al Qur\'an
- Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
Pilih Mundur Ketua DPC PPP Kota Blitar Berikan Peluang Emas Generasi Muda untuk Berjaya di 2029
Peluang Emas Generasi Muda untuk Berjaya di 2029

Keterangan Gambar : Agus Zunaedi
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Blitar, Agus Zunaidi, menegaskan tidak akan kembali maju dalam bursa pencalonan ketua pada kepengurusan periode berikutnya. Keputusan itu ia ambil sebagai bentuk komitmen mendorong regenerasi kepemimpinan di tubuh partai.
“Saya sudah menjabat tiga periode, meskipun sempat mendapat diskresi. Sudah saatnya memberi ruang bagi kader yang lebih muda untuk tampil dan memimpin,” ujar Agus, Senin 20 April 2026.
Bagi Agus, estafet kepemimpinan bukan sekadar pergantian figur, melainkan proses menjaga keberlanjutan organisasi agar tetap hidup, adaptif, dan relevan menghadapi tantangan politik ke depan.
Baca Lainnya :
- Bupati Serap Aspirasi dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat, Saat Safari Jumat Di Gunung Purei
- Apa Instruksi Bupati Saat Tinjau Jalan Km 30 Menuju Desa Jamut Teweh Timur
- H.Alhadi Ajak Umat Muslim Seimbangkan Waktu Bermedia Digital dengan Membaca Al Qur\'an
- Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
“Regenerasi itu penting. Partai tidak boleh stagnan. Harus ada energi baru, gagasan baru, tapi tetap dalam koridor perjuangan PPP,” tambahnya.
Momentum Musyawarah Cabang (Muscab) X yang digelar di Kantor DPC PPP Kota Blitar menjadi titik awal proses tersebut. Namun, Agus menegaskan bahwa forum ini belum menetapkan ketua definitif, melainkan masih pada tahap pembentukan tim formatur.
“Hari ini fokusnya pemilihan formatur. Nanti formatur yang akan menyusun kepengurusan sekaligus mengarah pada penetapan ketua. Insya Allah arahnya ke Pak Nuhan,” jelasnya.
Sesuai mekanisme organisasi yang diatur dalam AD/ART PPP, Muscab tidak secara langsung memilih ketua. Sebaliknya, forum menetapkan tim formatur yang bertugas menyusun struktur kepengurusan baru secara kolektif.
Dalam Muscab X yang diselenggarakan Minggu 19 April 2026, tiga nama telah ditetapkan sebagai formatur, yakni Nuhan Eko Wahyudi dari unsur DPC, Buchori Muslim selaku Ketua PAC Sukorejo, serta Wawan dari Ketua PAC Sananwetan. Ketiganya akan merumuskan komposisi kepengurusan baru yang kemudian diajukan ke DPW dan DPP PPP untuk mendapatkan pengesahan.
Agus menilai, mekanisme ini menjadi bagian dari proses demokrasi internal partai yang mengedepankan musyawarah dan keseimbangan antarstruktur.
“Kita ingin proses ini berjalan matang, tidak tergesa-gesa, dan tetap menjaga soliditas. Siapapun nanti yang ditetapkan, itu adalah hasil kesepakatan bersama,” tegasnya.
Lebih jauh, ia berharap kepengurusan baru nantinya mampu membawa PPP Kota Blitar tampil lebih kompetitif, khususnya dalam menghadapi kontestasi politik mendatang, termasuk Pemilu 2029.
“Harapan saya sederhana, PPP harus semakin kuat, semakin dekat dengan masyarakat, dan mampu menjawab kebutuhan umat. Itu kunci kalau ingin menang di masa depan,” tandasnya.
Muscab X ini sekaligus menjadi penanda bahwa PPP Kota Blitar tengah menata langkah perlahan tapi pasti merajut kesinambungan antara pengalaman dan semangat baru. Di antara jeda kekuasaan dan harapan yang tumbuh, regenerasi bukan sekadar pilihan, melainkan keniscayaan. ( za/mp )








.jpg)






