- Warga Modernland Mengeluhkan Jalan Rusak dan PSU Yang Belum Diserah Terima Ke Pemkot Tangerang
- DPMPTSP-KADIN Barito Utara Satukan Langkah Tarik Investasi,Hilirisasi Jadi Prioritas
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- DPRD Dorong Madrasah Jadi Alternatif Pendidikan Berkualitas dalam Program Sekolah Gratis
- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
BAZNAS: Kartini Bukan Seremoni, Tapi Gerakan Besar Pemberdayaan Perempuan

Keterangan Gambar : Ketua Baznas Majalengka, H Agus Asri Sabana
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Peringatan Hari Kartini setiap 21 April dimaknai lebih dari sekadar seremoni oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka. Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menegaskan bahwa momentum ini harus menjadi refleksi mendalam atas perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam mengangkat harkat perempuan melalui pendidikan.
Dikutip dari situs resmi BAZNAS Majalengka, Selasa (21/04/2026), semangat Kartini dinilai sangat relevan dengan upaya pemberdayaan umat, khususnya perempuan muslimah, di tengah tantangan sosial dan ekonomi saat ini.
Kartini disebut tidak terlepas dari nilai-nilai Islam Nusantara dalam perjuangannya. Sebagai keturunan ulama Jepara, Kartini memiliki ketertarikan besar terhadap pemahaman Al-Qur'an. Bahkan, karya monumentalnya "Habis Gelap Terbitlah Terang" diyakini terinspirasi dari makna ayat suci "minadz-dzulumati ilan-nuur" dari kegelapan menuju cahaya.
Baca Lainnya :
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Bupati Eman Puji Reksa Siaga TNI AU, Warga Majalengka Takjub
- Gerak Serentak PKK Majalengka Guncang Desa :26 Kecamatan Disisir, Bantuan Digelontorkan
BAZNAS menilai, gagasan tersebut menegaskan bahwa Islam memuliakan ilmu pengetahuan dan mendorong perempuan keluar dari kebodohan menuju kecerdasan.
Dalam perspektif BAZNAS, pendidikan menjadi fondasi utama perempuan sebagai madrasatul ula atau sekolah pertama bagi generasi bangsa. Perempuan tidak hanya berperan sebagai pendidik awal dalam keluarga, tetapi juga sebagai pilar peradaban yang menentukan kekuatan sosial, ekonomi, dan spiritual masyarakat.
"Pendidikan adalah kunci menjaga martabat perempuan dari diskriminasi dan keterbelakangan," tegas Agus.
Ia juga mengajak muslimah, khususnya di Majalengka, untuk menjadikan semangat Kartini sebagai dorongan menjadi agen perubahan yang cerdas dan tetap berpegang pada nilai religius.
"Sosok Kartini adalah teladan bagi muslimah modern untuk berkontribusi dalam sosial dan ekonomi tanpa meninggalkan akidah serta adab," ujarnya.
Sebagai bentuk konkret, BAZNAS Majalengka terus menggulirkan program pemberdayaan perempuan melalui bantuan modal usaha seperti Z-Mart dan Z-Chicken, serta dukungan beasiswa pendidikan. Program ini diharapkan mampu melahirkan "Kartini-Kartini baru" yang mandiri dan berdaya saing.
Momentum Hari Kartini pun diharapkan menjadi pengingat untuk terus meningkatkan literasi, memperkuat nilai keagamaan, serta memperluas kontribusi perempuan dalam pembangunan bangsa. ** (Agit)

















