- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
.jpg)
Keterangan Gambar : Toko Pupuk di Majalengka. (sumber : kominfo)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka memastikan pasokan pupuk bersubsidi untuk musim tanam (MT) II tahun 2026 dalam kondisi aman, sekaligus mendorong percepatan tanam guna mengantisipasi ancaman kemarau panjang.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Majalengka, Gatot Sulaeman, menegaskan alokasi pupuk tahun ini terjaga dan siap memenuhi kebutuhan petani. Rinciannya, pupuk Urea mencapai 36,4 juta kilogram, NPK 28,5 juta kilogram, pupuk organik 56 ribu kilogram, serta ZA sebanyak 354 ribu kilogram.
"Stok aman. Kami juga mengimbau petani segera mempercepat tanam MT II karena prediksi musim kemarau tahun ini lebih panjang," ujar Gatot, Rabu (22/4/2026).
Baca Lainnya :
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Bupati Eman Puji Reksa Siaga TNI AU, Warga Majalengka Takjub
- Gerak Serentak PKK Majalengka Guncang Desa :26 Kecamatan Disisir, Bantuan Digelontorkan
- Pengedar Tramadol Digerebek di Majalengka, 101 Butir Disita Polisi
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
Langkah antisipasi juga diperkuat melalui koordinasi lintas sektor. DKP3 bersama BBWS menyiapkan strategi pengamanan pasokan air, sementara bantuan pompa air dari Kementerian Pertanian telah disalurkan kepada kelompok tani untuk menjaga produktivitas lahan.
Tak hanya itu, pendampingan intensif terus dilakukan melalui penyuluh pertanian di lapangan guna memastikan petani mendapatkan arahan teknis selama musim tanam berlangsung.
Di tingkat petani, kondisi serupa juga dirasakan. Ketua Kelompok Tani Tanjung Wiru, Desa Mekarmulya, Kecamatan Kertajati, Wartam, menyebut distribusi pupuk subsidi masih lancar dan mencukupi kebutuhan.
"Untuk pupuk masih aman, di desa kami ada dua toko tani yang melayani petani," ungkapnya.
Meski demikian, tantangan utama kini bergeser ke ketersediaan air. Petani mulai membutuhkan mesin pantek sebagai solusi menghadapi potensi kekeringan yang diprediksi lebih panjang tahun ini.
Sebagai informasi, Desa Mekarmulya memiliki luas sawah sekitar 175 hektare, ditambah sekitar 1.000 hektare lahan Perhutani yang turut digarap masyarakat. Kolaborasi dengan Perhutani terus diperkuat untuk menjaga produktivitas dan ketahanan pangan di tengah ancaman iklim ekstrem.
Dengan stok pupuk aman dan langkah antisipatif yang disiapkan, Majalengka kini bergerak cepat memastikan sektor pertanian tetap produktif di tengah bayang-bayang kemarau panjang. ** (Agit)

















