- Saldo Nasabah Raib Jutaan Rupiah Lewat QRIS, CBA: BCA Harus Tanggung Jawab dan OJK Lemah Pengawasan
- Bupati Barito Utara Tegaskan Penindakan Terhadap Pelangsir dan Penimbun BBM.
- Kementerian UMKM Dorong Waralaba Jadi Instrumen UMKM Naik Kelas
- Paska Insiden Keracunan Makan MBG Anggota DPR RI Nurhadi : BGN Diminta Perkuat Pengawasan Dapur MBG.
- Cegah Stunting Dan Pemenuhan Gizi : Dinas Perikanan Bagikan 150 Paket Olahan Ikan Untuk Ibu Hamil Dan Balita Serta Lansia Di Kecamatan Curug.
- Elim Tyu Samba : PBSI Kota Blitar Harus Semakin Solid Bina Prestasi Bulu Tangkis .
- Hak Sewa 20 Tahun Berakhir, Perumda Pasar Tangerang Mulai Tata Pedagang Pasar Anyar.
- Pemkab Barito Utara Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD
- Bupati Barito Utara Luncurkan Dua Layanan Inovatif bagi Pendamping Pasien di RSUD Muara Teweh
- Pemkab Barito Utara Gelar Ramah Tamah, Lepas Kepala Pengadilan Agama dan Sambut Kajari Baru
Penyalahgunaan Narkoba di Kalteng Meningkat, DPRD Barut Soroti Sulitnya Tangkap Bandar

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Anggota DPRD Barito Utara (Barut), H. Alhadi, menyoroti peningkatan penyalahgunaan narkoba di Kalimantan Tengah (Kalteng)
Hal ini disampaikan saat menghadiri audiensi antara Pemerintah Kabupaten Barito Utara dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng yang dihadiri oleh Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, Wakil Bupati Felix Sonadie, Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, Kepala BNNP Kalteng Brigjen Pol Mada Roostanto, serta unsur Forkopimda lainnya, di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Rabu (11/02/2026).
Adapun Audiensi ini bertujuan memperkuat sinergi pencegahan dan pemberantasan narkoba di wilayah Kalimantan Tengah, khususnya Barito Utara
Al Hadi mengungkapkan keprihatinannya atas tren peningkatan penyalahgunaan narkoba di Kalteng yang semakin memprihatinkan.
Ia mempertanyakan mengapa bandar narkoba sulit ditangkap,
Kita semua sepakat kata Al Hadi bahwa pengguna adalah korban, tetapi akar masalah utamanya adalah bandar yang harus diberantas, tapi kenapa bandar nya sulit ditangkap.
"Apakah mereka semacam punya kekuatan dewa seperti dalam drama korea ?," ucapnya menekankan
H. Alhadi menambahkan bahwa penangkapan satu bandar narkoba dapat memutus beberapa mata rantai peredaran, sehingga dapat menyelamatkan banyak orang.
Ia juga menyampaikan bahwa saat reses di beberapa desa, masyarakat sangat khawatir dengan dua hal yaitu narkoba dan judi online.
"Kita berharap generasi kita tidak terpapar dua hal ini, sebab Indonesia bukan menyongsong Indonesia emas malah menyongsong Indonesia cemas," tegasnya mengakhiri.
Kepala BNNP Kalteng, Brigjen Pol Made Roostanto, mengakui bahwa perkembangan penyalahgunaan narkoba di Kalteng dari tahun ke tahun menunjukkan tren peningkatan. Kegiatan ini diharapkan menjadi penguat komitmen bersama dalam mewujudkan daerah yang bersih dan bebas dari narkoba.
( A)















