- Raker ke- X Forwat digelar, Usung Program Kerja dan Kaderisasi Organisasi
- Trijanto : Maraknya Politik Uang Tanda Hancurnya Demokrasi Pancasila
- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
- HUT ke-65 Bank Jakarta Diwarnai Aksi Sosial untuk Sahabat Disabilitas
- KUR Rp32,73 Triliun Mengalir ke Pertanian, Bukti Dukungan Pemerintah untuk UMKM
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Rayakan HUT Kota Depok, Kantor Imigrasi Buka Layanan Paspor Simpatik 25-26 April 2026
- Terkait Dugaan Pungli Oknum Kades, Perusahaan Properti akan Ambil Langkah Hukum
- Keruntuhan yang Sunyi : Alarm Keras Komisi III DPRD Majalengka dari Jebakan Utang hingga Pembangunan
- Gelar Rapat Paripurna Pembahasan LKPJ Bupati Tahun 2025 DPRD Berikan 20 Catatan penting
Sekda Izul Marom: Bursa Kontes Tanaman Hias Sebagai Sarana Meningkatkan Nilai Ekonomi dan Ajang Silaturahmi

Keterangan Gambar : Sekda Kabupaten Blitar Izul Marom hadiri acara kontes dan bursa tanaman hias di RTH Kanigoro
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Tanaman hias bagian dari alam lingkungan sekitar, tanaman hias selain bisa menjadikan penyejuk jiwa, keindahan tanaman hias juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Saat Pandemi Covit 19, tanaman hias merupakan bagian dari kegiatan saat orandi dibatasi untuk keluar rumah Work Form Home (WFH).
Sekarang Pasca pandemi tanaman hias mulai dibangkitkan lagi seperti dengan event pameran dan kontes tanaman hias plat AG yang digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kanigoro Kontes dan lelang tanaman hias Minggu (16/07/23).
Ajang kontes tanaman hias yang dihadiri oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Blitar Drs.Izul Marom merupakan rangkaian dari gelaran tanaman hias plat AG. Dalam gelaran ini juga sempat dihadiri oleh pegiat tanaman hias hampir semua daerah di Jawa Timur dan tuan rumah Bumi Bung Karno.
Baca Lainnya :
- Keruntuhan yang Sunyi : Alarm Keras Komisi III DPRD Majalengka dari Jebakan Utang hingga Pembangunan
- PDIP Majalengka Konsolidasi 343 Desa, Kekuatan Fraksi DPRD Disiapkan Bertambah
- Momentum Hari Buku Sedunia, H. Iing Misbahuddin Serukan Literasi Jadi Tameng Bangsa!
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
- Digitalisasi ASN Dipercepat, Majalengka Terapkan E-Kinerja BKN untuk Perkuat Transparansi
Sekertaris Daerah atas nama Bupati Blitar Rini Syarifah menyampaikan bursa dan kontes tanaman hias telah membawa greget dan semangat baru bagi pegiat tanaman hias di Kabupaten Blitar.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Blitar kami sangat mengapresiasi kegiatan ini telah berlangsung cukup meriah, sukses, apalagi ada beberapa UMKM yang turut memeriahkannya," ungkap Izul Marom.

Untuk menjaga kelestarian tanaman hias menyampaikan dengan kontes tanaman hias di RTH Kanigoro, kegiatan ini benar-benar telah menyedot animo masyarakat khususnya pecinta tanaman hias, dan juga sebagai upaya memulihkan ekonomi pasca pandemi covid-19. Sehingga menyusul suksesnya kegiatan tersebut, pada hari ini digelar tanaman hias.
" Tentu saya sangat mendukung kegiatan ini. Saya juga senang, bangga karena panjenengan mengadakan event ini di RTH Kanigoro, sehingga tempat ini semakin popular dan semoga baik peserta kontes maupun pengunjung terkesan dengan tempat ini. Sejuk dan udaranya segar,"tuturnya.
Selanjutnya pejabat nomor tiga di pemkab Blitar ini juga meminta agar kegiatan serupa bisa diadakan secara kontinu dan melibatkan berbagai unsur atau perangkat daerah terkait, bagi seluruh peserta agar ajang ini selain untuk bersilturahmi juga untuk sarana tukar informasi, tukar ilmu.

" Panjenengan juga harus terus semangat berinovasi untuk menghasilkan tanaman yang lebih estetik lagi. Atau misalnya jenis bibit buah, bagaimana supaya buah itu lebih berkualitas lagi. Jadi terus tekuni, karena budidaya tanaman hias, bibit pohon atau bibit buah adalah hobi yang menghasilkan cuan. Dan apa yang panjenengan lakukan adalah ibadah, karena melalui tanaman yang panjenengan miliki membuat orang lain bahagia melihatnya,"imbuhnya
Ditegaskan pula okeh Sekda Izul, untuk mengembangkan usaha tanaman hias sekarang sedikit lebih mudah karena terbantu hadirnya platform digital. Sehingga bisa menjualnya melalui marketplace dan media social.
" Melalui media social panjenengan juga bisa bertukar informasi, pengalaman merawat tanaman hias dengan baik. Saya berpesan, tanaman hias khususnya yang endemik yang dimiliki Indonesia agar benar-benar terawat dengan baik, supaya masyarakat mengenalnya. Dan untuk dinas terkait, tolong terus lakukan pendampingan, kita dorong petani-petani tanaman hias supaya bisa masuk pasar kelas dunia,"pungkasnya. ** (adv/za/mp)















