Breaking News
- Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 Pisowanan Agung Sejarah Budaya Para Raja
- Jejak Narkoba di Majalengka Terkuak, Polisi Bongkar Dugaan Produsen Tembakau Sintetis
- Mensos Gus Ipul Minta Pejabat Baru Fokus Validasi Data dan Berantas Korupsi
- Kinerja BNI Melesat, Transformasi Digital dan BRAVE Jadi Motor Pertumbuhan
- PTPN I Percepat Optimalisasi Aset, Siapkan Mesin Pertumbuhan Baru untuk Ketahanan Pangan
- Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Pemkab Barito Utara Laksanakan Kaji Tiru ke DIY
- Elim Tyu Samba Dampingi Ketua MPR RI Ziarah Ke Makam Bung Karno
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum
- BMKG Prediksi Jakarta Cerah hingga Cerah Berawan Sepanjang Senin, Suhu Capai 33 Derajat Celsius
PDIP Majalengka Konsolidasi 343 Desa, Kekuatan Fraksi DPRD Disiapkan Bertambah

Keterangan Gambar : Ketua DPC PDIP Majalengka, Karna Sobahi
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - PDI Perjuangan Kabupaten Majalengka memperkuat konsolidasi internal hingga ke tingkat desa, sekaligus mendorong penataan daerah pemilihan (dapil) yang dinilai lebih efektif dan berpihak pada masyarakat.
Ketua DPC PDIP Majalengka, Karna Sobahi, menyatakan konsolidasi struktur partai telah rampung melalui musyawarah ranting (musran) dan anak ranting (musanran), serta diperkuat di enam kecamatan.
Sebanyak 343 desa dengan 1.712 anggota anak ranting kini masuk dalam struktur aktif. Seluruh data kepengurusan, mulai dari tingkat DPC hingga anak ranting, juga telah diinput secara sistematis, mencakup identitas lengkap guna mendukung kerja politik berbasis data.
"Kami pastikan seluruh pengurus yang terbentuk benar-benar aktif dan siap bergerak," ujar Karna, Kamis (23/04/2026).
la menambahkan, dinamika dalam proses konsolidasi menjadi bagian dari upaya penataan organisasi, termasuk mengganti pengurus yang tidak lagi aktif.
Di sisi lain, PDIP Majalengka mulai mengkaji pengembangan dapil secara normatif. Menurut Karna, langkah tersebut bertujuan meningkatkan efektivitas representasi politik agar wakil rakyat lebih dekat dengan konstituen.
"Penataan dapil harus mempertimbangkan aspek geografis, sosiologis, hingga politis, dengan prinsip utama kebermanfaatan bagi masyarakat," katanya. la menegaskan, pembahasan dapil akan dilakukan bersama partai politik lain.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PDIP, Didi Supriadi, menekankan bahwa kekuatan partai di legislatif saat ini bertumpu pada soliditas fraksi.
Fraksi PDIP, kata dia, saat ini beranggotakan 14 orang dan menjadi penggerak utama dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran di DPRD.
"Kekuatan kita ada di fraksi, dan itu akan dimaksimalkan melalui agenda-agenda di dewan," ujarnya.
la juga mengungkapkan, fraksinya tengah memproses penambahan satu anggota melalui mekanisme pergantian antar waktu (PAW). Jika terealisasi, jumlah anggota Fraksi PDIP akan menjadi 15 orang.
Penambahan tersebut dinilai akan semakin memperkuat posisi politik PDIP di DPRD Majalengka dalam mendorong kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. ** (Agit)

















