Breaking News
- Kemenkes Ungkap 1.527 Kasus Influenza, H1N1pdm09 Paling Banyak Ditemukan
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Kawal Percepatan Penurunan Stunting di Desa Slorok, Garum.
- Kemenag Kab Tangerang Terus Perkuat Pembinaan Madrasah.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- Muhammad Nazaruddin Pimpin Jalan Sehat PRI, Bahas Program Pemerintah dan Agenda Partai
- Sambut HUT Ke-7 Kogabwilhan I, IKKT PWA CBS II Kogabwilhan II Pererat Silaturahmi Dan Kepedulian.
- Peran Aktif Babinsa Patroli Malam, Jadi Tauladan Warga.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Kirab Budaya dan Ruwat Bumi, Pentingnya Menjaga Kerukunan .
PDIP Majalengka Konsolidasi 343 Desa, Kekuatan Fraksi DPRD Disiapkan Bertambah

Keterangan Gambar : Ketua DPC PDIP Majalengka, Karna Sobahi
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - PDI Perjuangan Kabupaten Majalengka memperkuat konsolidasi internal hingga ke tingkat desa, sekaligus mendorong penataan daerah pemilihan (dapil) yang dinilai lebih efektif dan berpihak pada masyarakat.
Ketua DPC PDIP Majalengka, Karna Sobahi, menyatakan konsolidasi struktur partai telah rampung melalui musyawarah ranting (musran) dan anak ranting (musanran), serta diperkuat di enam kecamatan.
Sebanyak 343 desa dengan 1.712 anggota anak ranting kini masuk dalam struktur aktif. Seluruh data kepengurusan, mulai dari tingkat DPC hingga anak ranting, juga telah diinput secara sistematis, mencakup identitas lengkap guna mendukung kerja politik berbasis data.
"Kami pastikan seluruh pengurus yang terbentuk benar-benar aktif dan siap bergerak," ujar Karna, Kamis (23/04/2026).
la menambahkan, dinamika dalam proses konsolidasi menjadi bagian dari upaya penataan organisasi, termasuk mengganti pengurus yang tidak lagi aktif.
Di sisi lain, PDIP Majalengka mulai mengkaji pengembangan dapil secara normatif. Menurut Karna, langkah tersebut bertujuan meningkatkan efektivitas representasi politik agar wakil rakyat lebih dekat dengan konstituen.
"Penataan dapil harus mempertimbangkan aspek geografis, sosiologis, hingga politis, dengan prinsip utama kebermanfaatan bagi masyarakat," katanya. la menegaskan, pembahasan dapil akan dilakukan bersama partai politik lain.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PDIP, Didi Supriadi, menekankan bahwa kekuatan partai di legislatif saat ini bertumpu pada soliditas fraksi.
Fraksi PDIP, kata dia, saat ini beranggotakan 14 orang dan menjadi penggerak utama dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran di DPRD.
"Kekuatan kita ada di fraksi, dan itu akan dimaksimalkan melalui agenda-agenda di dewan," ujarnya.
la juga mengungkapkan, fraksinya tengah memproses penambahan satu anggota melalui mekanisme pergantian antar waktu (PAW). Jika terealisasi, jumlah anggota Fraksi PDIP akan menjadi 15 orang.
Penambahan tersebut dinilai akan semakin memperkuat posisi politik PDIP di DPRD Majalengka dalam mendorong kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. ** (Agit)









1.jpg)
.jpg)





