- Warga Modernland Mengeluhkan Jalan Rusak dan PSU Yang Belum Diserah Terima Ke Pemkot Tangerang
- DPMPTSP-KADIN Barito Utara Satukan Langkah Tarik Investasi,Hilirisasi Jadi Prioritas
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- DPRD Dorong Madrasah Jadi Alternatif Pendidikan Berkualitas dalam Program Sekolah Gratis
- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
Momentum Hari Buku Sedunia, H. Iing Misbahuddin Serukan Literasi Jadi Tameng Bangsa!

Keterangan Gambar : Ketua Komisi III DPRD Majalengka H Iing Misbahuddin
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Iing Misbahuddin, melontarkan pesan kuat yang langsung menyedot perhatian publik nasional. Dalam momentum Hari Buku Sedunia, ia menegaskan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca, tetapi kunci utama membangun ketahanan bangsa di tengah ancaman masa depan.
Pesan itu disampaikan Iing saat melakukan kunjungan ke Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jumat (24/04/2026). Dalam unggahan resminya, ia menekankan bahwa kebiasaan membaca sejak dini adalah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi kritis, adaptif, dan solutif.
"Literasi adalah jendela dunia. Dari sinilah kita membangun cara berpikir yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan, termasuk kebencanaan," tegasnya.
Baca Lainnya :
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Bupati Eman Puji Reksa Siaga TNI AU, Warga Majalengka Takjub
- Gerak Serentak PKK Majalengka Guncang Desa :26 Kecamatan Disisir, Bantuan Digelontorkan
Dalam kunjungan tersebut, Iing juga diingatkan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal kapasitas berpikir masyarakat. Menurutnya, penguasaan literasi menjadi fondasi penting dalam membangun kesadaran dan ketangguhan kolektif.
"Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Saya sendiri terus memperkaya diri dengan literasi agar bisa memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat," lanjutnya.
Pernyataan ini langsung menjadi sorotan, karena mengaitkan isu literasi dengan ketahanan nasional sebuah pendekatan yang dinilai relevan di tengah meningkatnya kompleksitas bencana dan tantangan global.
Di akhir pesannya, Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan buku sebagai sahabat dalam kehidupan sehari-hari.
"Mulailah dari hal sederhana membaca. Dari sana, kita bisa membangun masa depan yang lebih kuat," pungkasnya.
Momentum ini pun dinilai sebagai alarm penting bagi semua pihak bahwa literasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga masa depan bangsa.** (Agit)

















