- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
- HUT ke-65 Bank Jakarta Diwarnai Aksi Sosial untuk Sahabat Disabilitas
- KUR Rp32,73 Triliun Mengalir ke Pertanian, Bukti Dukungan Pemerintah untuk UMKM
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Rayakan HUT Kota Depok, Kantor Imigrasi Buka Layanan Paspor Simpatik 25-26 April 2026
- Terkait Dugaan Pungli Oknum Kades, Perusahaan Properti akan Ambil Langkah Hukum
- Keruntuhan yang Sunyi : Alarm Keras Komisi III DPRD Majalengka dari Jebakan Utang hingga Pembangunan
- Gelar Rapat Paripurna Pembahasan LKPJ Bupati Tahun 2025 DPRD Berikan 20 Catatan penting
- Wamen ATR/Waka BPN Minta Pemprov Kalteng Aktif Selesaikan Masalah Pertanahan Lewat GTRA
- Diwarnai Kontroversi, Penjaringan PAW Kades Jambewangi Disinyalir Tidak Transparan
Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi

Keterangan Gambar : Menkop Ferry Juliantono
MEGAPOLITANPOS.COM, Kupang, NTT - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono didampingi Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena meninjau dan berdiskusi bersama pengurus serta anggota Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Manulai II di Kupang, Sabtu (25/04/2026).
Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Kepala Dinas Koperasi NTT Linus Lusi, Ketua KKMP Manulai II Roby Dami, Staf Khusus Menteri Bidang Harmonisasi dan Kolaborasi Ekosistem Koperasi Wahyono, Direktur Bisnis LPDB Koperasi Oetje Koesoema Prasetia, dan sejumlah undangan lainnya.
Dalam diskusi tersebut Menkop menyampaikan bahwa koperasi adalah alat perjuangan bagi ekonomi yang lemah sekaligus menjadi sarana pemberdayaan masyarakat untuk tumbuh lebih mandiri dan berdaya saing. Dengan adanya KKMP Manulai II, maka hadir kekuatan baru. Dimulai dengan menjual barang-barang sederhana, Menkop yakin koperasi ini akan bisa berkembang beberapa tahun ke depan.
Baca Lainnya :
- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
- Menkop Siapkan Kopdes Merah Putih Jadi Garda Terdepan Kedaulatan Pangan
- Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP
- LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
- Kemenkop Teken MoU Bersama BPJS Kesehatan untuk Akselerasi Layanan Kesehatan di Desa
“Tapi, yang lebih penting adalah ruhnya kita, semangatnya kita, dan saya yakin dengan semangat pak Ketua KKMP Manulai II Roby Dami, nanti bangunan fisik yang makin bagus itu akan membersamai semangat untuk membangun koperasi sebagai badan usaha milik masyarakat itu bisa berkembang menjadi kekuatan baru ekonomi masyarakat,” ujar Menkop.
Kemudian, nanti KKMP Manulai dilengkapi dengan barang dagangannya dan pembiayaannya bisa dibantu oleh Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi.
Lebih lanjut Menkop menjelaskan bahwa Bapak Presiden menyampaikan keinginannya bahwa program strategis nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini adalah instrumen untuk menjadikan masyarakat jangan lagi hanya sebagai penerima manfaat, tapi masyarakat juga menjadi pelaku usaha.
Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menambahkan, seperti yang dikatakan Menkop Ferry bahwa kita tidak lagi hanya sekadar simpan pinjam. Jadi, harus kerja kolaborasi. Pihaknua siap melakukan kolaborasi dan menjadi bagian yang juga mendorong dan membesarkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
“Jadi, kita sekarang hidup pada era harus saling topang, saling dukung. Artinya, Kita jangan hanya sekadar produksi saja. Tapi sampai pada urusan hilirisasi, distribusi, pemasaran, dan bahkan sampai industri. Kita bisa main semua di situ,” ucap Gubernur NTT.
Ketua KKMP Manulai II Roby Dami, menjelaskan bahwa pihaknya di Manulai II sudah bisa memberanikan diri untuk memproduksi produk lokal asli NTT.
“Seperti yang kita lihat semua di sini bahwa telah ada gerai sembako. Ini hasil kerja sama dengan berbagai pihak. Ini adalah produk asli NTT sesuai arahan dari Bapak Gubernur dan Wagub NTT. Selanjutnya ada beras juga yang asli dari NTT,” ujar Roby.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).



.jpg)












