- Menteri Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
- Tak Pakai Helm hingga Lawan Arus? Kini Langsung Tertangkap ETLE Handheld di Kota Tangerang
- Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata
- Baznas Kabupaten Blitar Hadir Dengan Konsep Nyata Bedah Kesenjangan Sosial dan Ekonomi
- DPRD Kota Tangerang Desak RDF Dibangun di Tiap Kecamatan, Sampah Rawa Kucing Bisa Berkurang Drastis
- Wali Kota Blitar Raih Juara 3 Nasional Berkinerja Tinggi dari Mendagri
- Komite Lintas Agama Gelar Halal Bihalal di Jakarta Barat, Perkuat Toleransi dan Persatuan Bangsa
- Jelang May Day 2026, Bupati Majalengka Kumpulkan Serikat Buruh : Janji Serap Tenaga Kerja hingga Jaga Kondusivitas Investasi
- Kapolres Majalengka Tegaskan Pengamanan Humanis May Day 2026 : Aspirasi Buruh Dijamin, Ketertiban Jadi Prioritas
- Heboh! Warga Temukan Mayat Mengambang di Sungai, Polisi Pastikan Bukan Pembunuhan
Ratu Maxima Hadiri National Financial Health Event 2025, Anis Byarwati Tekankan Pentingnya Literasi Keuangan di Era Digital

Keterangan Gambar : Anis Byarwati, menghadiri undangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam acara “National Financial Health Event 2025.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta, — Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati, menghadiri undangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam acara “National Financial Health Event 2025” yang digelar bertepatan dengan kunjungan Her Majesty Queen Máxima of the Netherlands, selaku UNSGSA for Financial Health, ke Indonesia.
Kegiatan berlangsung di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan RI, Kamis (27/11/2025), pukul 09.00–12.00 WIB. Acara ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat literasi serta perilaku keuangan sehat bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok prioritas.
Dalam kesempatan tersebut, Anis Byarwati menyampaikan apresiasi atas sinergi kuat antara OJK dan Komisi XI DPR RI dalam mendorong peningkatan kualitas layanan dan edukasi keuangan nasional. Ia menyebut kehadiran Ratu Máxima sebagai pengingat pentingnya kesehatan finansial di tengah pesatnya transformasi digital sektor keuangan.
Baca Lainnya :
- DPRD Kota Tangerang Desak RDF Dibangun di Tiap Kecamatan, Sampah Rawa Kucing Bisa Berkurang Drastis
- Keruntuhan yang Sunyi : Alarm Keras Komisi III DPRD Majalengka dari Jebakan Utang hingga Pembangunan
- Gelar Rapat Paripurna Pembahasan LKPJ Bupati Tahun 2025 DPRD Berikan 20 Catatan penting
- Momentum Hari Buku Sedunia, H. Iing Misbahuddin Serukan Literasi Jadi Tameng Bangsa!
- Ketua DPRD Supriadi Menerima Audiensi PSHT Desak Forkopimda Bertindak Tegas
“Kontribusi financial health sangat penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan daya saing ekonomi Indonesia, terutama di era transformasi digital,” ujar Anis di Jakarta (28/11/2025).
Anis juga menegaskan perlunya pengawasan lebih ketat terhadap layanan keuangan digital, mengingat maraknya penipuan, fintech ilegal, dan investasi bodong yang menyasar masyarakat.
“Komisi XI DPR RI akan terus mendorong OJK agar fokus pada Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), edukasi, dan pelindungan konsumen. Kesehatan finansial tidak akan tercapai tanpa rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem jasa keuangan,” tegasnya.
Acara ini dihadiri sekitar 1.000 peserta, terdiri dari VIP kementerian/lembaga, direksi pelaku usaha jasa keuangan, komunitas, hingga kelompok rentan yang menjadi sasaran edukasi literasi keuangan.
Dengan hadirnya berbagai pemangku kepentingan, kegiatan ini diharapkan mampu memperluas pemahaman publik mengenai pengelolaan keuangan yang sehat sekaligus memperkuat komitmen nasional dalam menciptakan ekosistem keuangan yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.( Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















