- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
Jelang May Day 2026, Bupati Majalengka Kumpulkan Serikat Buruh : Janji Serap Tenaga Kerja hingga Jaga Kondusivitas Investasi

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka, H Eman Suherman bersama buruh jelang May Day 2026
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, langkah tak biasa dilakukan Bupati Majalengka, Drs H Eman Suherman, MM. Ia mengumpulkan perwakilan tujuh serikat pekerja dalam sebuah dialog strategis di Pendopo Gedung Negara, Senin (27/4/2026), guna meredam potensi gejolak sekaligus menyerap aspirasi buruh.
Forum yang dihadiri Ketua DPRD Didi Supriadi, Kapolres Rita Suwadi, unsur Forkopimda, Sekda Aeron Randi, serta jajaran DisnakerUKM dan pimpinan serikat pekerja itu berlangsung serius namun konstruktif.
Dalam pertemuan tersebut, isu krusial langsung mengemuka mulai dari ketimpangan penyerapan tenaga kerja hingga perlindungan buruh di kawasan industri. Bupati Eman bahkan menegaskan akan segera menerbitkan surat edaran agar perusahaan lebih proporsional dalam merekrut tenaga kerja laki-laki, menyusul tingginya angka pengangguran di sektor tersebut.
Baca Lainnya :
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Bupati Eman Puji Reksa Siaga TNI AU, Warga Majalengka Takjub
- Gerak Serentak PKK Majalengka Guncang Desa :26 Kecamatan Disisir, Bantuan Digelontorkan
- Pengedar Tramadol Digerebek di Majalengka, 101 Butir Disita Polisi
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
Tak hanya itu, Pemkab juga menyiapkan langkah konkret di lapangan. Perbaikan infrastruktur jalan dan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di titik rawan menjadi prioritas, demi menjamin keselamatan buruh, khususnya yang bekerja pada malam hari.
Di sisi lain, perhatian terhadap lingkungan kerja juga diperkuat. Pemkab menggandeng kepolisian untuk menggencarkan sosialisasi pencegahan narkoba di kawasan industri isu yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
"Kami ingin May Day bukan sekadar aksi turun ke jalan, tapi menjadi momentum kebersamaan yang membahagiakan. Aspirasi buruh adalah kompas kebijakan kami," tegas Bupati Eman.
Sebagai alternatif aksi, Pemkab telah menyiapkan rangkaian kegiatan positif seperti jalan santai dan Gerakan Bersih-Bersih (Geber) yang akan melibatkan puluhan ribu buruh pada 30 Mei mendatang.
Ketua DPRD Didi Supriadi menilai langkah dialog ini sebagai fondasi penting dalam membangun kebijakan yang berpihak pada pekerja. Ia menegaskan DPRD siap mengawal program ketenagakerjaan agar tepat sasaran dan berdampak nyata.
Dukungan juga datang dari kalangan buruh. Ketua SPSI Edi Karsidi menyambut baik keterbukaan pemerintah daerah dalam mendengar aspirasi pekerja, seraya berharap kebijakan yang lahir benar-benar menciptakan keadilan dan pemerataan kesempatan kerja.
Sementara itu, Kapolres Rita Suwadi memastikan jajaran kepolisian siap mengamankan seluruh rangkaian May Day 2026 dengan pendekatan humanis.
"Kami pastikan seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Aspirasi boleh disampaikan, namun tetap harus damai dan tidak terprovokasi," tegasnya.
Dialog ini menjadi sinyal kuat bahwa Majalengka tengah berupaya menjaga keseimbangan antara stabilitas investasi dan kesejahteraan buruh sebuah langkah strategis di tengah dinamika nasional jelang May Day. (Agit)

















