- Nurhadi Gelar Sarasehan Kebangsaan Desa Sidomulyo dan Ngrejo \" Wawasan Kebangsaan dan Penjaga Konstitusi.
- TGH. Mustain Pimpin FORMULA NTB 2026–2031, Siapkan 14 Bidang Strategis untuk Pengabdian Umat
- Patrolinya Babinsa Dan Komduk Wujudkan Wilayah Aman Dan Kondusif.
- Satgas Sampah Kodim 0510/Tigaraksa Bersihkan Tumpukan Sampah di Jalan Gandaria Kresek.
- Jaga Kamtibmas, TNI Dan Komduk Patroli Malam Bersama.
- Polemik Gibran Menguat, Maman Imanulhaq Dorong Jalan Konstitusional
- Penyaluran Tali Asih PPKH 281 PT NPR, Pemdes dan BPD Karendan-Muara Pari Jelaskan Mekanisme
- Kementerian UMKM Buka Peluang Waralaba Lokal Masuk Pasar Modal
- HUT ke-39, BRI Life Salurkan Bantuan Sembako hingga Fasilitas Air Bersih
- Masyarakat Rentan Sosial Desa Sumberingin Bersyukur BLT-DD Sudah Cair.
Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata

Keterangan Gambar : Poto surat laporan pengaduan LSM Barata ke Kejati Banten
MEGAPOLITANPOS.COM, KAB.TANGERANG-Kejati Banten diduga lamban dalam proses penanganan pengaduan masyarakat terkait dugaan tindak pidana korupsi. Pasalnya, pengaduan sudah dilayangkan pada Januari 2026 lalu sampai sekarang belum ada perkembangan dari Kejati Banten.
Ali Farham, S.H., M.H., Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Perjuangan Rakyat Jelata (BARATA), Senin (28/4/2026) mengatakan, LSM Barata telah menjalankan pungsinya sebagai sosial kontrol, dan sudah membuat laporan pengaduan dugaan tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan oleh PT. BRP.
"Diduga proyek pembuatan turab tersebut sarat dengan dugaan tindak pidana korupsi, dengan modus mengganti sheet pile beton dengan coran, kurang lebih 19 titik dengan panjang seratus meter, dapat diduga menimbulkan kerugian negara sebesar enam ratus delapan puluh sembilan juta rupiah," ujar Ketua LSM BARATA.
Baca Lainnya :
- Polemik Gibran Menguat, Maman Imanulhaq Dorong Jalan Konstitusional
- Coretan Liar Kotori Ruang Publik, Majalengka Kirim Pesan Tegas
- 38 Ribu Pil Obat Keras Terungkap, Polisi Bongkar Jaringan Pengedar di Majalengka
- Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0808/15 Gandusari Dampingi Petani Panen Cabai Di Desa Semen.
- Nurhadi Anggota DPR RI : Perlancar Layanyan Kesehatan Serahkan Mobil Ambulan Untuk Pemdes Bacem.
Lebih lanjut Ali mengatakan proyek tersebut dilaksanakan untuk tahun anggaran 2025, yang dilaksanakan di sepanjang kali Cadas anak sungai Cisadane Kabupaten Tangerang.
"Kami melaporkan kepada Kejati Banten pada tanggal 21 Januari 2026, yang sampai sekarang sudah berjalan 4 bulan, dan surat pengaduan tersebut diterima oleh bidang Penkum, namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari pihak Kejati," ujarnya.
Sementara Jonatan Kasie Penkum Kejati Banten saat di konfirmasi via WhatsApp Senin (30/3/2026) ia mengatakan akan memonitor dulu, dan nanti akan diinfokan.
Kemudian saat di konfirmasi berikutnya via WhatsApp, pada hari Rabu (22/4/26) ia mengatakan masih sama dengan jawaban sebelumnya agar menunggu karena masih dalam proses.(**/Red.)















