- Warga Modernland Mengeluhkan Jalan Rusak dan PSU Yang Belum Diserah Terima Ke Pemkot Tangerang
- DPMPTSP-KADIN Barito Utara Satukan Langkah Tarik Investasi,Hilirisasi Jadi Prioritas
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- DPRD Dorong Madrasah Jadi Alternatif Pendidikan Berkualitas dalam Program Sekolah Gratis
- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
Heboh! Warga Temukan Mayat Mengambang di Sungai, Polisi Pastikan Bukan Pembunuhan

Keterangan Gambar : Foto : humas polres Majalengka
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pagi yang semula tenang di Blok Senin, Desa Jatiraga, Kecamatan Jatitujuh, mendadak berubah mencekam. Warga digegerkan oleh penemuan sesosok mayat pria yang mengambang di aliran Sungai Cibuaya, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Kabar itu menyebar cepat, memicu kepanikan warga yang berbondong-bondong mendatangi lokasi. Di tepian sungai, aparat kepolisian bersama warga melakukan evakuasi dalam suasana tegang.
Penanganan langsung dikomandoi Kapolres Majalengka, AKBP Rita Suwadi, melalui Kapolsek Jatitujuh, AKP H. Yayat Hidayat.
Baca Lainnya :
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Bupati Eman Puji Reksa Siaga TNI AU, Warga Majalengka Takjub
- Gerak Serentak PKK Majalengka Guncang Desa :26 Kecamatan Disisir, Bantuan Digelontorkan
Korban diketahui berinisial AB (34), warga setempat. Ia pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak membuang sampah dan mendapati tubuh korban dalam posisi telungkup di tengah aliran sungai.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Aparat gabungan turun langsung ke lokasi, mengangkat jenazah dari air ke daratan, disaksikan puluhan warga yang masih diliputi rasa penasaran dan cemas.
Hasil pemeriksaan awal mengungkap kondisi tubuh korban sudah membengkak, diduga telah meninggal sekitar dua hari. Korban ditemukan tanpa baju, hanya mengenakan celana jeans, dengan sejumlah tato di tubuhnya.
Namun di balik situasi yang sempat memicu spekulasi liar, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Fakta lain yang terungkap, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi. Sebelum kejadian, ia sempat berkumpul dengan teman-temannya pada Sabtu malam dan dilaporkan dalam kondisi mabuk sebelum akhirnya diantar pulang.
Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat, bahwa di balik ketenangan desa, tragedi bisa datang tanpa aba-aba. Polisi memastikan seluruh penanganan telah dilakukan sesuai prosedur, sementara jenazah korban kini telah dimakamkan oleh keluarga. ** (Agit)

















