- Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 Pisowanan Agung Sejarah Budaya Para Raja
- Jejak Narkoba di Majalengka Terkuak, Polisi Bongkar Dugaan Produsen Tembakau Sintetis
- Mensos Gus Ipul Minta Pejabat Baru Fokus Validasi Data dan Berantas Korupsi
- Kinerja BNI Melesat, Transformasi Digital dan BRAVE Jadi Motor Pertumbuhan
- PTPN I Percepat Optimalisasi Aset, Siapkan Mesin Pertumbuhan Baru untuk Ketahanan Pangan
- Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Pemkab Barito Utara Laksanakan Kaji Tiru ke DIY
- Elim Tyu Samba Dampingi Ketua MPR RI Ziarah Ke Makam Bung Karno
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum
- BMKG Prediksi Jakarta Cerah hingga Cerah Berawan Sepanjang Senin, Suhu Capai 33 Derajat Celsius
Heboh! Warga Temukan Mayat Mengambang di Sungai, Polisi Pastikan Bukan Pembunuhan

Keterangan Gambar : Foto : humas polres Majalengka
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pagi yang semula tenang di Blok Senin, Desa Jatiraga, Kecamatan Jatitujuh, mendadak berubah mencekam. Warga digegerkan oleh penemuan sesosok mayat pria yang mengambang di aliran Sungai Cibuaya, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Kabar itu menyebar cepat, memicu kepanikan warga yang berbondong-bondong mendatangi lokasi. Di tepian sungai, aparat kepolisian bersama warga melakukan evakuasi dalam suasana tegang.
Penanganan langsung dikomandoi Kapolres Majalengka, AKBP Rita Suwadi, melalui Kapolsek Jatitujuh, AKP H. Yayat Hidayat.
Baca Lainnya :
- Jejak Narkoba di Majalengka Terkuak, Polisi Bongkar Dugaan Produsen Tembakau Sintetis
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Harga garam Merosot, petani minta pemerintah tetapkan HET
- Lantik Pamong Praja Muda IPDN, Prabowo Tekankan Birokrasi Bersih dan Antikorupsi
- Bupati dan DPRD Sambut JPO Hibah Boy Thohir, Majalengka Bersolek
Korban diketahui berinisial AB (34), warga setempat. Ia pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak membuang sampah dan mendapati tubuh korban dalam posisi telungkup di tengah aliran sungai.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Aparat gabungan turun langsung ke lokasi, mengangkat jenazah dari air ke daratan, disaksikan puluhan warga yang masih diliputi rasa penasaran dan cemas.
Hasil pemeriksaan awal mengungkap kondisi tubuh korban sudah membengkak, diduga telah meninggal sekitar dua hari. Korban ditemukan tanpa baju, hanya mengenakan celana jeans, dengan sejumlah tato di tubuhnya.
Namun di balik situasi yang sempat memicu spekulasi liar, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Fakta lain yang terungkap, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi. Sebelum kejadian, ia sempat berkumpul dengan teman-temannya pada Sabtu malam dan dilaporkan dalam kondisi mabuk sebelum akhirnya diantar pulang.
Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat, bahwa di balik ketenangan desa, tragedi bisa datang tanpa aba-aba. Polisi memastikan seluruh penanganan telah dilakukan sesuai prosedur, sementara jenazah korban kini telah dimakamkan oleh keluarga. ** (Agit)

















