- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
- Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran
- Tak Berizin, DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
- PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- Ribuan Jamaah Meriahkan Pawai Obor dan Gempita Muharram 1448 H di Masjid Jami Nurul Hidayah
Heboh! Warga Temukan Mayat Mengambang di Sungai, Polisi Pastikan Bukan Pembunuhan

Keterangan Gambar : Foto : humas polres Majalengka
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pagi yang semula tenang di Blok Senin, Desa Jatiraga, Kecamatan Jatitujuh, mendadak berubah mencekam. Warga digegerkan oleh penemuan sesosok mayat pria yang mengambang di aliran Sungai Cibuaya, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Kabar itu menyebar cepat, memicu kepanikan warga yang berbondong-bondong mendatangi lokasi. Di tepian sungai, aparat kepolisian bersama warga melakukan evakuasi dalam suasana tegang.
Penanganan langsung dikomandoi Kapolres Majalengka, AKBP Rita Suwadi, melalui Kapolsek Jatitujuh, AKP H. Yayat Hidayat.
Baca Lainnya :
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
Korban diketahui berinisial AB (34), warga setempat. Ia pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak membuang sampah dan mendapati tubuh korban dalam posisi telungkup di tengah aliran sungai.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Aparat gabungan turun langsung ke lokasi, mengangkat jenazah dari air ke daratan, disaksikan puluhan warga yang masih diliputi rasa penasaran dan cemas.
Hasil pemeriksaan awal mengungkap kondisi tubuh korban sudah membengkak, diduga telah meninggal sekitar dua hari. Korban ditemukan tanpa baju, hanya mengenakan celana jeans, dengan sejumlah tato di tubuhnya.
Namun di balik situasi yang sempat memicu spekulasi liar, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Fakta lain yang terungkap, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi. Sebelum kejadian, ia sempat berkumpul dengan teman-temannya pada Sabtu malam dan dilaporkan dalam kondisi mabuk sebelum akhirnya diantar pulang.
Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat, bahwa di balik ketenangan desa, tragedi bisa datang tanpa aba-aba. Polisi memastikan seluruh penanganan telah dilakukan sesuai prosedur, sementara jenazah korban kini telah dimakamkan oleh keluarga. ** (Agit)
















