- Angkat Destinasi Wisata, Tan Ngi Hing Perjuangkan Akses Jembatan Garuda
- Mempererat Hubungan Kekeluargaan, PDI Perjuangan Buka Dapur Umum
- PTPN I Percepat Transformasi Digital dan Tata Kelola, Abdul Rivai Ras: Perkebunan Harus Berdaya Saing Global
- SDN Mirat III Ambruk, Mendadak Dapat Revitalisasi Rp 1 Miliar
- Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta dalam Rangkaian Menuju Puncak Harkopnas ke-79
- Bulog Andalkan Beras Kita sebagai Identitas Baru Beras Nasional, Target 2 Juta Ton
- Model Kemitraan PTPN I di Jember Dongkrak Pendapatan Petani dan Ekspor Tembakau
- Pakar Hukum Trisakti: Ancaman terhadap Polisi Saat Bertugas Tak Bisa Ditoleransi
- Hadiri Sinode Umum ke 25 GKE, Wabup Felix Tegaskan Komitmen Barito Utara Perkuat Kerukunan dan Pembinaan Generasi Muda
- Puspa Nuswantara 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Ekosistem Batik Asli Indonesia
Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa

Keterangan Gambar : Menteri Agama, Nasaruddin Umar
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta, – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Paskah 2026 kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia. Dalam pesannya, ia mengajak umat untuk turut mendoakan kedamaian, ketenteraman, dan keharmonisan bagi bangsa.
Menurut Menag, Paskah bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai spiritual yang dapat diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Dalam sukacita Hari Raya Paskah ini, saya menghimbau agar masyarakat Kristiani juga mendoakan bangsa dan negara Indonesia agar hidup dalam suasana damai, tenteram, sejuk, dan penuh harmoni,” ujar Nasaruddin dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/4/2026).
Baca Lainnya :
- Bupati Majalengka: Kemenag Punya Peran Strategis Jaga Harmoni Umat
- Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa
- Silaturahmi Idul Fitri, Kakanwil Kemenag Prov Banten dan Kajati Bangun Sinergi
- Hilal Tak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 pada 21 Maret
- Kakanwil Kemenag Provinsi Banten Bantah, Ada KKN dan Pungli di Lingkungan Kamenag
Ia menilai semangat Paskah perlu dijadikan landasan untuk mempererat persaudaraan serta menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia.
Lebih lanjut, Menag berharap perayaan Paskah tahun ini membawa keberkahan tidak hanya bagi umat Kristiani, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Indonesia. Ia juga mengajak semua elemen bangsa untuk terus merawat kebersamaan dalam keberagaman demi terciptanya kehidupan yang rukun dan damai.
Sebelumnya, umat Kristiani telah menjalani rangkaian ibadah Prapaskah selama 40 hari, yang kemudian dilanjutkan dengan peringatan Minggu Palma serta Trihari Suci, yakni Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Vigili, sebelum akhirnya merayakan Hari Raya Paskah. “Sekali lagi, selamat Hari Raya Paskah. Tuhan memberkati kita semua,” tutupnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















