- Puspa Nuswantara 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Ekosistem Batik Asli Indonesia
- Polres Metro Jakarta Pusat Musnahkan Barang Bukti Hasil Ungkap 12 Kasus Narkoba Juni 2026
- Polres Majalengka Amankan Aksi Damai, Pemda Terima Aspirasi
- Promo Bumbu Masak di Jakarta Fair 2026 Jadi Buruan Pengunjung, Cek Daftar Booth Favoritnya
- Sekretariat DPRD Barito Utara Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada H. Nurul Anwar
- Gun Sriwitanto Hadiri Penutupan Batara Expo 2026, Dukung Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif
- BRI Life Perkuat UMKM Sleman, Olahan Singkong Naik Kelas Lewat Program CSR Berkelanjutan
- Ribuan Massa Kepung DPRD Majalengka, Desak Program MBG Jalan
- Si Luna Inovasi Program Digital Mudahkan Layanan Publik di Kelurahan Kamulan
- Dewan Pers Berikan Mandat RRI Gelar UKW Siber, Perkuat Profesionalisme Pers Digital
Puspa Nuswantara 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Ekosistem Batik Asli Indonesia
Puspa Nuswantara 2026

Keterangan Gambar : Tampak Ketua Umum APPBI, Dr. H. Komarudin Kudiya (kemeja putih) dan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno (kemeja batik) saat memberikan keterangan usai membuka pameran Puspa Nuswantara 2026.(Ist)
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI) resmi menyelenggarakan dan membuka pameran Pagelaran Seni Batik Puspa Nuswantara 2026, di Hall A Jakarta Internasional Convention Center (JICC) Senayan, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Pameran yang bakal berlangsung mulai 8 hingga 12 Juli 2026 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem dan sebagai upaya meningkatkan daya saing produk batik nasional di tengah ketatnya persaingan industri global.

Baca Lainnya :
- Puspa Nuswantara 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Ekosistem Batik Asli Indonesia
- Polres Metro Jakarta Pusat Musnahkan Barang Bukti Hasil Ungkap 12 Kasus Narkoba Juni 2026
- Polres Majalengka Amankan Aksi Damai, Pemda Terima Aspirasi
- Promo Bumbu Masak di Jakarta Fair 2026 Jadi Buruan Pengunjung, Cek Daftar Booth Favoritnya
- Sekretariat DPRD Barito Utara Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada H. Nurul Anwar
Dengan mengusung tema “Rupa Makna Tambal Nusantara”, ajang berskala nasional ini menjadi ruang kolaborasi bagi perajin batik, pelaku usaha, kolektor, akademisi, pemerintah, komunitas budaya, hingga masyarakat untuk memperkuat keberlanjutan batik sebagai warisan budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif.
Dalam kata sambutannya, Ketua Umum APPBI, Dr. H. Komarudin Kudiya, S.IP., M.Ds., menyampaikan bahwa Puspa Nuswantara bukan sekadar pameran dagang, melainkan gerakan kebudayaan yang berpihak pada pelestarian batik asli Indonesia dan seiring menghadapi tantangan produk global.
"Pasar batik saat ini dibanjiri produk tekstil bermotif batik dan berbagai tiruan batik dengan harga murah. Produk-produk tersebut sering kali dipasarkan sebagai batik sehingga menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat," ujar Komarudin saat pembukaan acara tersebut.
"Puspa Nuswantara hadir sebagai ruang bersama untuk mempertemukan seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem batik. Kami ingin masyarakat semakin mengenal, mencintai, dan menggunakan batik asli sebagai bagian dari kebanggaan nasional," cetus Komarudin.
Melalui kegiatan ini, APPBI berharap daya saing UMKM batik nasional semakin meningkat, peluang pasar semakin luas, serta lahir generasi muda yang tertarik menjadi perajin sehingga industri batik Indonesia dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Pembukaan Puspa Nuswantara 2026 dihadiri Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno dan mengapresiasi konsistensi APPBI dalam menjaga dan mengembangkan batik sebagai warisan budaya Indonesia yang telah diakui dunia.
Turut serta hadir, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Ir. Reni Yanita, M.S. dan menyatakan mendukung penuh pemerintah terhadap penguatan industri batik nasional melalui peningkatan daya saing UMKM, inovasi produk, pengembangan pasar, dan pemberdayaan para perajin di berbagai daerah.(***)















