Puspa Nuswantara 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Ekosistem Batik Asli Indonesia
Puspa Nuswantara 2026

By Anton 08 Jul 2026, 18:15:48 WIB Bisnis
Puspa Nuswantara 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Ekosistem Batik Asli Indonesia

Keterangan Gambar : Tampak Ketua Umum APPBI, Dr. H. Komarudin Kudiya (kemeja putih) dan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno (kemeja batik) saat memberikan keterangan usai membuka pameran Puspa Nuswantara 2026.(Ist)


MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI) resmi menyelenggarakan dan membuka pameran Pagelaran Seni Batik Puspa Nuswantara 2026, di Hall A Jakarta Internasional Convention Center (JICC) Senayan, Jakarta, Rabu (8/7/2026).

Pameran yang bakal berlangsung mulai 8 hingga 12 Juli 2026 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem dan sebagai upaya meningkatkan daya saing produk batik nasional di tengah ketatnya persaingan industri global.


Baca Lainnya :

Dengan mengusung tema “Rupa Makna Tambal Nusantara”, ajang berskala nasional ini menjadi ruang kolaborasi bagi perajin batik, pelaku usaha, kolektor, akademisi, pemerintah, komunitas budaya, hingga masyarakat untuk memperkuat keberlanjutan batik sebagai warisan budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif.

Dalam kata sambutannya, Ketua Umum APPBI, Dr. H. Komarudin Kudiya, S.IP., M.Ds., menyampaikan bahwa Puspa Nuswantara bukan sekadar pameran dagang, melainkan gerakan kebudayaan yang berpihak pada pelestarian batik asli Indonesia dan seiring menghadapi tantangan produk global.

"Pasar batik saat ini dibanjiri produk tekstil bermotif batik dan berbagai tiruan batik dengan harga murah. Produk-produk tersebut sering kali dipasarkan sebagai batik sehingga menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat," ujar Komarudin saat pembukaan acara tersebut.

Lanjut Komarudin menegaskan bahwa batik merupakan identitas bangsa yang mengandung nilai sejarah, filosofi, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

"Karena itu, keberadaan para perajin harus terus diperkuat agar mampu menghadapi tantangan industri modern, maraknya produk tiruan, serta perubahan tren pasar," tukasnya.

"Puspa Nuswantara hadir sebagai ruang bersama untuk mempertemukan seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem batik. Kami ingin masyarakat semakin mengenal, mencintai, dan menggunakan batik asli sebagai bagian dari kebanggaan nasional," cetus Komarudin. 

Dijelaskan bahwa Tema “Rupa Makna Tambal Nusantara” dipilih sebagai representasi semangat persatuan para pelaku batik di Indonesia. "Rupa" melambangkan keberagaman motif batik dari berbagai daerah, "Makna" mencerminkan filosofi yang terkandung di dalam setiap motif, sedangkan “Tambal” menjadi simbol gotong royong dan kebersamaan dalam memperkuat ekosistem batik nasional.

Selain menghadirkan beragam koleksi batik dari berbagai sentra produksi di Tanah Air, Puspa Nuswantara 2026 juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk memahami perbedaan antara batik asli yang diproduksi melalui proses tradisional dengan produk bermotif batik hasil cetak massal.

Melalui kegiatan ini, APPBI berharap daya saing UMKM batik nasional semakin meningkat, peluang pasar semakin luas, serta lahir generasi muda yang tertarik menjadi perajin sehingga industri batik Indonesia dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Pembukaan Puspa Nuswantara 2026 dihadiri Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno dan mengapresiasi konsistensi APPBI dalam menjaga dan mengembangkan batik sebagai warisan budaya Indonesia yang telah diakui dunia.

Turut serta hadir, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Ir. Reni Yanita, M.S. dan menyatakan mendukung penuh pemerintah terhadap penguatan industri batik nasional melalui peningkatan daya saing UMKM, inovasi produk, pengembangan pasar, dan pemberdayaan para perajin di berbagai daerah.(***)




  • Puspa Nuswantara 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Ekosistem Batik Asli Indonesia

    🕔18:15:48, 08 Jul 2026
  • Hadapi Ketidakpastian Global, Bank Jakarta Percepat Transformasi Digital dan Penguatan Risiko

    🕔17:47:09, 30 Jun 2026
  • Clarks Flagship Store Blibli : Menjamin Keaslian Produk Dan Koleksi Lengkap

    🕔17:06:42, 20 Jun 2026
  • Destinasi Komersial pertama, Asthara Skyfront City Luncurkan The Floritz Gallery

    🕔19:27:19, 11 Jun 2026
  • Pendapatan Premi Industri Asuransi Jiwa Kuartal I 2026 Total Rp 47,27 Triliun, Tetap Relevan

    🕔09:11:25, 03 Jun 2026