- Kapolres Majalengka Ungkap Tiga Kasus Kriminal, Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disorot
- Kompetitif di 4 Putaran Awal, Tim HRI Target Raih Gelar Juara Nasional Akhir Pekan Ini di Mandalika
- Jaga Stabilitas Keamanan, Babinsa Koramil Ciledug Dan Pondok Aren Patroli Malam Bersama Komduk.
- Mediasi Dugaan Limbah Greenfields Memanas, kenapa Pejabat Masih Baru Akan Turun ke Lokasi.
- Pemkab Barut Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal dan Cegah Stunting Lewat Lomba Cipta Menu B2SA
- Ketua TP-PKK Barito Utara Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Stunting melalui Pangan B2SA
- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Asthara Skyfront City Rampungkan Dua Show Unit Terbaru Allurea Type E.
- Tokoh Masyarakat Lahei Minta Keselamatan Warga Jadi Prioritas dalam Persoalan Jalan Hauling
- Dandim 0510/Tigaraksa Dukung Ketahanan Pangan, Panen Padi Sawah dan Pemberian Bantuan Sarana Pertanian
Menag Yaqut, Sidang Isbat Tentukan Hari Raya Idul fitri Pada Sabtu Besok

Keterangan Gambar : Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas
Megapolitanpos.com, Jakarta- Sidang isbat penentuan 1 Syawal 1444 H atau penetapan Hari Raya Idulfitri digelar Kamis (20/4/2023). Hasilnya, 1 Syawal 1444 H disepakati pada Sabtu (22/4/2023).
Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang dipantau secara daring di YouTube Kementerian Agama (Kemenag).
"Sidang isbat, secara mufakat telah menetapkan 1 Syawal 1444 H jatuh pada Sabtu, 22 April 2023 Masehi," ujar pria yang disapa Gus Yaqut tersebut.
Baca Lainnya :
- Kapolres Majalengka Ungkap Tiga Kasus Kriminal, Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disorot
- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Kemenag Kabupaten Tangerang Berikan Pembinaan Guru PAI, Untuk Menbangun Ekosistem Pendidikan Kuat.
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
Gus Yaqut mengatakan, posisi ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia pada posisi 0 derajat 45 menit sampai dengan 2 derajat 21,6 menit dengan sudut elongasi 1 derajat 28,2 menit sampai dengan 3 derajat 5,4 menit. Berdasarkan posisi tersebut hilal tidak bisa dilihat.
Hilal tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan empat negara, yaitu Brunai Darussalam, Malaysia, Singapura, dan Indonesia. Empat negara menyepakati kriteria visibilitas hilal yakni tinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat.
Oleh karena itu, berdasarkan hisab, posisi hilal seluruh di Indonesia tidak memenuhi kriteria tersebut," kata dia.
Adapun, penentuan Hari Raya Idulfitri menggunakan metode rukyatul hilal atau pengamatan langsung. Tahun ini, informasi tersebut telah dikonfirmasi petugas pemantauan rukyatul hilal di 123 titik di seluruh Indonesia dari Aceh hingga Papua.
Jika pada hari ini atau mungkin di hari-hari besok ada perbedaan dalam pelaksanaan Idulfitri. Kami berharap bahwa kita tidak menonjolkan perbedaan tetapi kita mencari titik temu dari persamaan-persamaan yang mungkin kita miliki," katanya.
"Kita harus memberikan toleransi kita harus melihat toleransi kita harus saling menghargai dan saling bertoleransi satu dengan yang lain," demikian kata Menag Yaqut. [ASl/Red/MP).

.jpg)









.jpg)




