- Hadiri Talkshow Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045
- Anggaran BPJS Kota Bogor Tak Ditambah, Dedi Khawatir Banyak BPJS Warga ang Nonaktif
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Film \'People Pleaser\' Si Paling Gak Enakan, Siap Tayang 19 November
- Hadir di Tengah Warga, Babinsa Koramil Perkuat Keamanan, Kebersamaan Lewat Patroli Malam.
- Mendagri dan Mentan Teken SEB, Guna Sukseskan Swasembada Pangan
- Brigjen Aries Syahbudin Resmi Menjabat Kepala Korlantas Polri
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
- Koramil Pondok Aren Salurkan 50 Paket Sembako untuk Warga.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Pelantikan Ketua DPRD Kota Tangerang.
Suara Politisi Disabilitas: Bambang Susilo Harap Dudung Perkuat Pemberdayaan Disabilitas
Politisi disabilitas Bambang Susilo menilai kepemimpinan Dudung Abdurachman menjadi momentum strategis untuk mendorong kebijakan inklusif, memperkuat kemandirian ekonomi disabilitas, serta mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Keterangan Gambar : Suasana serah terima jabatan (sertijab) Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan di Jakarta.
Jakarta — Politisi muda disabilitas dari Partai Golkar, Bambang Susilo, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan Jenderal TNI (purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan pada 27 April lalu.
Dalam pernyataannya, Bambang Susilo menilai sosok jenderal Dudung Abdurachman memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat serta kepedulian sosial yang tinggi, khususnya terhadap kelompok rentan seperti penyandang disabilitas. Menurutnya, posisi strategis Kepala Staf Kepresidenan memiliki peran penting dalam memastikan kebijakan pemerintah berjalan efektif dan inklusif. (6/5/2026)
Baca Lainnya :
- Hadiri Talkshow Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045
- Anggaran BPJS Kota Bogor Tak Ditambah, Dedi Khawatir Banyak BPJS Warga ang Nonaktif
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Film \'People Pleaser\' Si Paling Gak Enakan, Siap Tayang 19 November
- Hadir di Tengah Warga, Babinsa Koramil Perkuat Keamanan, Kebersamaan Lewat Patroli Malam.
Dalam penegasannya, Bamsus menyampaikan harapan besar terhadap kepemimpinan Dudung Abdurachman ke depan.
“Selamat dan sukses atas dilantiknya Bapak jenderal TNI (purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Kami percaya beliau mampu menjalankan amanah dengan baik serta membawa semangat inklusivitas dalam kebijakan nasional,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bamsus juga membagikan pengalamannya saat mengikuti pendidikan Program Pendidikan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia. Ia menjadi satu-satunya peserta dari kalangan disabilitas dalam program tersebut, yang sekaligus menunjukkan bahwa penyandang disabilitas juga mampu berkontribusi dalam ruang-ruang strategis kebangsaan.
Dalam rangkaian pendidikan tersebut, ia mengikuti studi strategis ke Vietnam dan China. Pengalaman tersebut memberikan perspektif baru baginya terkait bagaimana negara lain mengelola isu disabilitas secara sistematis dan berkelanjutan.
Saat berada di Vietnam, Bamsus berkesempatan mengunjungi salah satu kementerian yang secara khusus menangani disabilitas. Ia melihat langsung bagaimana sistem pengelolaan yang diterapkan berjalan dengan baik, terstruktur, serta mampu memberikan dampak nyata bagi kehidupan penyandang disabilitas.
Dalam penjelasannya, ia menilai bahwa pendekatan yang dilakukan di Vietnam dapat menjadi referensi penting bagi Indonesia dalam memperkuat kebijakan disabilitas yang lebih komprehensif dan berkelanjutan, termasuk dalam mendorong kemandirian ekonomi.
“Ketika di Vietnam, saya melihat penanganan disabilitas sangat baik, tertata, dan terintegrasi. Bahkan, pertumbuhan ekonomi di sana juga didukung dengan perhatian maksimal terhadap kelompok rentan, termasuk disabilitas, sehingga mereka bisa mandiri secara ekonomi. Ini patut kita contoh, sejalan dengan Asta Cita Presiden pada butir keempat serta tugas akhir saya di Lemhannas tentang Kemandirian Ekonomi Disabilitas menuju Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.
Sebagai Ketua Umum Perkumpulan Pengusaha Disabilitas Indonesia (PERPEDIN), Bambang Susilo juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan organisasi masyarakat dalam mendorong kemandirian ekonomi penyandang disabilitas. Ia menilai bahwa pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu kunci utama dalam menciptakan kesetaraan dan keadilan sosial.
Menurutnya, kebijakan yang berpihak pada disabilitas tidak hanya berhenti pada aspek sosial, tetapi juga harus menyentuh sektor ekonomi, pendidikan, dan akses terhadap teknologi. Dengan demikian, penyandang disabilitas dapat berperan aktif sebagai bagian dari pembangunan nasional.
Bamsus berharap, di bawah kepemimpinan Dudung Abdurachman, perhatian terhadap isu disabilitas tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program dan kebijakan konkret yang berdampak luas bagi masyarakat. Ia juga optimistis bahwa arah pembangunan nasional yang inklusif akan semakin kuat sejalan dengan visi Indonesia yang berkeadilan dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.















