- Ratusan Mahasiswa LSPR Tampilkan Ekosistem Project-Base Learning melalui COMMFEST 2026 di SMESCO
- PB. Formula: Hukum Cenderung Tajam Ke Bawah Tapi Tumpul Ke Atas
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
- Kunjungan Menteri PKP Berkah untuk Warga Blitar, Tambah Kuota 444 Unit RTLH
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Diskon Besar di Jakarta Fair 2026, Smart Lock hingga Perabot Rumah Dijual Mulai Rp10 Ribuan
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
- Demi Keselamatan dan Daya Saing, Iperindo Usulkan Transisi B50 Dilakukan Bertahap
- Peternak Rakyat Desak Evaluasi Impor Satu Pintu SBM, Harga Pakan Melonjak Rp2.000 per Kg
Melalui Penjaminan Mutu, Kementan Tingkatkan Kualitas Pelatihan Pertanian

Keterangan Gambar : Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) menggelar Koordinasi Penjaminan Mutu Pelatihan pada 25 hingga 27 Juni 2025 di Bogor
MEGAPOLITANPOS.COM, Bogor– Pelatihan bagi insan pertanian penting untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan produktivitas di sektor pertanian.
Sebagai upaya peningkatan kualitas SDM, pelatihan membantu peserta pelatihan baik petani maupun insan pertanian lainnya untuk mengadopsi praktik modern, mengelola usaha tani secara efektif, serta meningkatkan mutu dan nilai jual produk pertanian. Hal ini mendukung swasembada pangan dan kesejahteraan petani.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya kualitas SDM pertanian untuk mencapai swasembada pangan.
Baca Lainnya :
- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
- Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran
- Tak Berizin, DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
“SDM adalah elemen krusial dalam pembangunan pertanian. Kita bertanggung jawab mencetak SDM berkualitas dan kompeten,” ujar Amran.
Sebagai instansi yang membidangi pengembangan SDM pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) menjalankan berbagai program seperti pelatihan, pendidikan vokasi, sertifikasi, serta kerja sama dengan berbagai pihak guna mencetak SDM unggul dan berdaya saing.

“Pelatihan bermutu akan memberi dampak nyata, seperti peningkatan keterampilan, pengetahuan, dan produktivitas,” kata Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti.
Untuk menjamin mutu pelatihan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup BPPSDMP, Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) menggelar Koordinasi Penjaminan Mutu Pelatihan pada 25 hingga 27 Juni 2025 di Bogor, diikuti seluruh UPT pelatihan dan menghadirkan narasumber dari LAN dan Kemnaker.
Dalam arahannya, Kamis (26/6/25), Kepala Puslatan Inneke Kusumawaty menekankan enam prinsip penjaminan mutu independen, obyektif, fokus pada peserta, terencana, berkelanjutan, dan terdokumentasi.
“Penjaminan mutu penting untuk menjaga dan meningkatkan kualitas lembaga, program, serta penyelenggaraan pelatihan secara berkelanjutan,” jelas Inneke.
Ia juga mendorong agar pelatihan tak hanya mengejar output, tapi juga outcome.
“Pelatihan harus berdampak nyata meningkatkan pengetahuan, keterampilan, perubahan perilaku, hingga kinerja di sektor pertanian,” tegasnya.
Sebagai bagian dari dukungan terhadap swasembada pangan, Kementan kini intens menggelar pelatihan bagi Brigade Pangan.
“Brigade Pangan diharapkan jadi motor swasembada nasional. Pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan mereka mengelola lahan secara modern, profesional, dan berorientasi bisnis,” tutup Inneke.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















