- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
- Ateng Sutisna Satukan Ribuan Bobotoh, Nobar Final Persib di Majalengka Meriah
- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Pangan dan Perdagangan Global
- Kapolres Majalengka Ajak Bobotoh Junjung Sportivitas Saat Nobar Persib vs Persebaya
- Munjirin Panen Padi Ciherang di Cakung, Urban Farming Bali Lestari Hasilkan 10 Ton Gabah
- PTPN I Ubah Aset Jadi Mesin Pertumbuhan, Cafe dan Gerai Produk Hilir Segera Hadir
Legislator PKS Anis Byarwati: Situasi Global Berpengaruh Pada Pertumbuhan Ekonomi Nasional
.jpg)
Keterangan Gambar : Legislator PKS Anis Byarwati
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I 2024 berada pada level 5,11 persen secara tahunan (_yoy_). Ketua DPP PKS Anis Byarwati menyebut masih ada tantangan atas kondisi ekonomi Indonesia kedepan. Menurut Anis situasinya akan sangat tergantung cara kita merespon situasi global saat ini, sehingga ekonomi domestik mereka bisa tumbuh dengan baik.
"Untuk kawasan ASEAN telatif lebih stabil dan terkendali, bahkan kawasan ASEAN bisa kita katakan sebagai kawasan paling prospektif dibanding kawasan lain di dunia. Saya memperkirakan beberapa negara Asean bisa mencapai pertumbuhan 5-6%. Jadi Indonesia menjadi bagian dari stabilitas dan promosing pertumbuhan ekonomi ASEAN tahun 2024 ini, walaupun bukan yang tetinggi," katanya di Jakarta, Sabtu, (10/5/24).
Baca Lainnya :
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Getol Kritisi Oknum Nakes yang Terlantarkan Pasien BPJS
- Endro Hermono Anggota Komisi VIII DPR-RI Sosialisasikan Keuangan Ibadah Haji Praktis Cepat dan Terjangkau
- Bupati dan DPRD Sambut JPO Hibah Boy Thohir, Majalengka Bersolek
- Pari Purna DPRD Kota Blitar Pilih Sabotase Absen, Ini Alasannya
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
Anggota DPR RI Komisi XI mengingatkan kondisi ekonomi dan keuangan global sangat memengaruhi ekonomi nasional. "Pasca Covid-19, perekonomian global dihadapkan masalah situasi geopolitik yang eskalatif dibanyak kawasan secara berbarengan, ditambah pelemahan ekonomi China serta kebijakan suku bunga tinggi dari The FED," ungkapnya
Menurut Legislator PKS ini Indonesian sudah merasakan triple horor yang menghantui perekonomian kita saat ini baik itu tingkat inflasi, suku bunga tinggi, dan stagnasi pertumbuhan ekonomi, ditambah melemahnya nilai tukar. "Jika hal ini tidak bisa kita Jika hal ini tidak bisa kita antisapasi, maka dampaknya akan terasa pada sektor riil, daya beli masyarakat dan ujungnya pada pertumbuhan ekonomi yang melambat," ujarnya.
Anis mengungkapan yang semestinya dilakukan kuncinya ialah transisi kekuasaan bisa berjalan baik, Pemerintahan sebelumnya bisa mendelegasikan pekerjaanya kepada Pemerintahan baru nantinya. Pemerintahan kedepan bisa menempatkan figur-figur terbaik dibidangnya, tidak hanya sekedar mengakomodasi kepentingan politik yang akhirnya membebani dan melemahkan Pemerintah sendiri.
"Saya melihat ada dua hal yang harus dibenahi Pemerintah baru, memperkuat kebijakan industri agar memiliki kontribusi yang signifikan terhadap PDB. Kedua, membenahi organisasi dan sistim perpajakan yang menjadi penopang penerimaan negara," tutupnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)
.jpg)







1.jpg)





