- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
- Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran
- Tak Berizin, DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
- PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- Ribuan Jamaah Meriahkan Pawai Obor dan Gempita Muharram 1448 H di Masjid Jami Nurul Hidayah
Tak Sekadar Baca-Tulis, SAE Ceria Majalengka Cetak Generasi Melek Literasi Sejak Dini

Keterangan Gambar : Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Majalengka, Hj. Iim Maemunah Suherman.
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Gebrakan literasi anak usia dini kembali digaungkan dari daerah. Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Majalengka, Hj. Iim Maemunah Suherman, resmi meluncurkan program SAE Ceria (Storytelling Edukatif untuk Anak melalui Cerita Animasi Majalengka), Senin (4/5/2026).
Program ini menjadi langkah konkret memperkuat literasi anak sejak dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan kontekstual. Anak-anak diperkenalkan pada cerita rakyat khas Majalengka lewat media animasi, yang tak hanya merangsang imajinasi, tetapi juga mengasah kemampuan menyimak, memahami alur cerita, serta memperkaya kosakata.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak berkeliling kota menggunakan mobil Motekar, mengunjungi taman sejarah, hingga berakhir di Gedung Yudha Karya Pemda Majalengka untuk menyaksikan tayangan animasi edukatif.
Baca Lainnya :
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
Menurut Hj. Iim Maemunah Suherman, program ini dirancang sebagai bentuk literasi kontekstual. Anak-anak tidak hanya mendengar cerita, tetapi juga melihat langsung jejak sejarah yang diceritakan, sehingga pemahaman menjadi lebih kuat dan membekas.
Ia menegaskan, literasi anak usia dini tidak sebatas kemampuan membaca dan menulis, melainkan juga mencakup kemampuan memahami cerita, berkomunikasi, hingga mengekspresikan gagasan.
"Melalui storytelling dan media animasi, anak-anak dilatih untuk menyimak, mengenal kata, memahami makna, hingga berani menceritakan kembali apa yang mereka lihat dan dengar. Ini fondasi penting dalam membangun budaya literasi sejak usia dini," ujarnya.
Lebih jauh, ia menilai perpaduan antara animasi dan kunjungan ke situs sejarah merupakan metode pembelajaran efektif berbasis pengalaman langsung (experiential learning). Pendekatan ini mendorong anak lebih aktif, menumbuhkan rasa ingin tahu, sekaligus mulai mengasah kemampuan berpikir kritis.
Sebagai istri Bupati Majalengka, Hj. Iim Maemunah Suherman juga mengapresiasi para guru dan panitia yang dinilai mampu menghadirkan inovasi pembelajaran adaptif tanpa meninggalkan nilai budaya lokal.
"Literasi yang kuat harus dibangun dengan cara menyenangkan. Saat anak merasa senang, mereka lebih mudah menyerap pengetahuan dan mencintai proses belajar," tambahnya.
Program SAE Ceria diharapkan melahirkan generasi Majalengka yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki literasi kuat, berkarakter, serta bangga terhadap budaya dan sejarah daerahnya sejalan dengan visi "Majalengka Langkung SAE".
Sementara itu, salah satu orang tua peserta, Siti Nurjanah (34), mengaku mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai pendekatan pembelajaran yang diterapkan mampu membuat anak lebih antusias belajar.
"Semoga kegiatan seperti ini terus rutin dilakukan, karena sangat membantu orang tua dalam menumbuhkan minat literasi anak sejak dini," ujarnya. ** (Agit)
















