- Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 Pisowanan Agung Sejarah Budaya Para Raja
- Jejak Narkoba di Majalengka Terkuak, Polisi Bongkar Dugaan Produsen Tembakau Sintetis
- Mensos Gus Ipul Minta Pejabat Baru Fokus Validasi Data dan Berantas Korupsi
- Kinerja BNI Melesat, Transformasi Digital dan BRAVE Jadi Motor Pertumbuhan
- PTPN I Percepat Optimalisasi Aset, Siapkan Mesin Pertumbuhan Baru untuk Ketahanan Pangan
- Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Pemkab Barito Utara Laksanakan Kaji Tiru ke DIY
- Elim Tyu Samba Dampingi Ketua MPR RI Ziarah Ke Makam Bung Karno
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum
- BMKG Prediksi Jakarta Cerah hingga Cerah Berawan Sepanjang Senin, Suhu Capai 33 Derajat Celsius
Tak Sekadar Baca-Tulis, SAE Ceria Majalengka Cetak Generasi Melek Literasi Sejak Dini

Keterangan Gambar : Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Majalengka, Hj. Iim Maemunah Suherman.
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Gebrakan literasi anak usia dini kembali digaungkan dari daerah. Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Majalengka, Hj. Iim Maemunah Suherman, resmi meluncurkan program SAE Ceria (Storytelling Edukatif untuk Anak melalui Cerita Animasi Majalengka), Senin (4/5/2026).
Program ini menjadi langkah konkret memperkuat literasi anak sejak dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan kontekstual. Anak-anak diperkenalkan pada cerita rakyat khas Majalengka lewat media animasi, yang tak hanya merangsang imajinasi, tetapi juga mengasah kemampuan menyimak, memahami alur cerita, serta memperkaya kosakata.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak berkeliling kota menggunakan mobil Motekar, mengunjungi taman sejarah, hingga berakhir di Gedung Yudha Karya Pemda Majalengka untuk menyaksikan tayangan animasi edukatif.
Baca Lainnya :
- Jejak Narkoba di Majalengka Terkuak, Polisi Bongkar Dugaan Produsen Tembakau Sintetis
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Bupati dan DPRD Sambut JPO Hibah Boy Thohir, Majalengka Bersolek
- Bupati Majalengka, Eman Suherman: Raperda APBD 2025 Bukti Sinergi Pemkab dan DPRD
- Lala Sunara Resmi Pimpin KONI, Target Porprov Jadi Prioritas
Menurut Hj. Iim Maemunah Suherman, program ini dirancang sebagai bentuk literasi kontekstual. Anak-anak tidak hanya mendengar cerita, tetapi juga melihat langsung jejak sejarah yang diceritakan, sehingga pemahaman menjadi lebih kuat dan membekas.
Ia menegaskan, literasi anak usia dini tidak sebatas kemampuan membaca dan menulis, melainkan juga mencakup kemampuan memahami cerita, berkomunikasi, hingga mengekspresikan gagasan.
"Melalui storytelling dan media animasi, anak-anak dilatih untuk menyimak, mengenal kata, memahami makna, hingga berani menceritakan kembali apa yang mereka lihat dan dengar. Ini fondasi penting dalam membangun budaya literasi sejak usia dini," ujarnya.
Lebih jauh, ia menilai perpaduan antara animasi dan kunjungan ke situs sejarah merupakan metode pembelajaran efektif berbasis pengalaman langsung (experiential learning). Pendekatan ini mendorong anak lebih aktif, menumbuhkan rasa ingin tahu, sekaligus mulai mengasah kemampuan berpikir kritis.
Sebagai istri Bupati Majalengka, Hj. Iim Maemunah Suherman juga mengapresiasi para guru dan panitia yang dinilai mampu menghadirkan inovasi pembelajaran adaptif tanpa meninggalkan nilai budaya lokal.
"Literasi yang kuat harus dibangun dengan cara menyenangkan. Saat anak merasa senang, mereka lebih mudah menyerap pengetahuan dan mencintai proses belajar," tambahnya.
Program SAE Ceria diharapkan melahirkan generasi Majalengka yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki literasi kuat, berkarakter, serta bangga terhadap budaya dan sejarah daerahnya sejalan dengan visi "Majalengka Langkung SAE".
Sementara itu, salah satu orang tua peserta, Siti Nurjanah (34), mengaku mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai pendekatan pembelajaran yang diterapkan mampu membuat anak lebih antusias belajar.
"Semoga kegiatan seperti ini terus rutin dilakukan, karena sangat membantu orang tua dalam menumbuhkan minat literasi anak sejak dini," ujarnya. ** (Agit)

















