- Jelang Gelombang Aksi, YPPM Minta Mahasiswa Tertib dan Siap Dialog Terbuka
- PRSI dan Kementerian ESDM Bahas Strategi Pengembangan Generasi Energi Masa Depan
- KUR Rp70 Triliun untuk Sektor Mikro, Pemerintah Gaspol Tekan Kemiskinan Ekstrem
- Ketua DPRD Hadiri Pelantikan Pejabat Barito Utara, Dukung Penguatan Kinerja Birokrasi
- Kapolsek dan Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Bareskrim Polri
- Pemkot Jaktim Perkuat Sinergi Wajib Belajar 13 Tahun dan Penanganan Anak Tidak Sekolah
- Bupati Barito Utara Lantik Pejabat,Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
- RPTRA Jadi Garda Terdepan, Pramono Anung Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga
- Kesbangpol Barut Ajak ASN Tingkatkan Kinerja, Masyarakat Diminta Jaga Kondusivitas
- Sjafrie Sjamsoeddin dan Koizumi Shinjiro Sepakat Perkuat Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik
Jelang Gelombang Aksi, YPPM Minta Mahasiswa Tertib dan Siap Dialog Terbuka

Keterangan Gambar : Ketua Pengurus YPPM, Nanan Sukarna
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Yayasan Pembina Pendidikan Majalengka menegaskan komitmennya untuk menjaga ruang dialog yang sehat dan terbuka menyusul rencana aksi mahasiswa di lingkungan Universitas Majalengka. Selasa, (05/05/2026)
Pernyataan resmi ini disampaikan oleh Ketua Pengurus YPPM, Komjen Pol. Drs Nanan Soekarna, M.Kom. Ia menegaskan bahwa aspirasi mahasiswa merupakan bagian penting dari dinamika kehidupan kampus yang demokratis dan konstruktif.
"YPPM menghormati hak mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi. Namun, seluruh proses harus berjalan secara tertib, damai, dan bertanggung jawab dengan tetap menjaga kondusivitas kampus," ujar Nanan Sukarna, Selasa (05/05/2026).
Baca Lainnya :
- Jelang Gelombang Aksi, YPPM Minta Mahasiswa Tertib dan Siap Dialog Terbuka
- Genjot Produksi Pangan, 69 Alsintan Turun ke Petani Majalengka
- Dari Asbes Jebol ke Jeruji : Aksi Curat Bengkel Rp 26 Juta Dibongkar Polisi
- Jejak Digital Menjerat! Motor Raib Pagi Hari, Pelaku Diciduk Malamnya di Majalengka
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
Sehubungan dengan rencana aksi tersebut, YPPM mengimbau agar kegiatan penyampaian aspirasi tidak mengganggu aktivitas akademik maupun ketertiban umum.
Yayasan juga menegaskan tidak akan mentolerir tindakan yang melanggar hukum, merusak fasilitas kampus, atau berpotensi mengganggu stabilitas institusi.
Sebagai bentuk keterbukaan, YPPM telah menugaskan Rektor Universitas Majalengka untuk menerima dan berdialog langsung dengan perwakilan mahasiswa. Langkah ini diharapkan dapat menjadi ruang komunikasi yang konstruktif dalam menyerap berbagai aspirasi.
Selain itu, YPPM memastikan seluruh proses tata kelola kelembagaan di lingkungan kampus, termasuk penyempurnaan statuta dan kebijakan strategis lainnya, dilaksanakan berdasarkan peraturan perundang-undangan serta mekanisme organisasi yang sah, profesional, dan akuntabel.
YPPM turut mengajak seluruh civitas akademika dan pihak terkait untuk menjaga suasana kampus tetap kondusif serta mengedepankan penyelesaian melalui mekanisme yang berlaku.
Dalam menjalankan tata kelola institusi, YPPM menegaskan komitmennya pada prinsip Values for Value, Full Commitment, No Conspiracy, dan Integrity Defender sebagai landasan menjaga integritas dan profesionalisme.
Dengan pendekatan dialogis dan terbuka, YPPM berharap dinamika yang berkembang dapat diselesaikan secara dewasa demi kepentingan institusi dan masa depan mahasiswa.
















