- Bupati Minta Kepala Perangkat Daerah Kawal Pelaksanaan APBD Perubahan 2026 Secara Bertanggung Jawab
- Paripurna APBD Perubahan 2026, Pemkab Barito Utara Tekankan Anggaran Berorientasi Kepentingan Masyarakat
- Nurhadi DPR RI: Keracunan Masal Puluhan Siswa di Blitar BGN, Dinas Kesehatan Investigasi Mendalam .
- Maryono: Jangan Ragu, Asalkan Benar dan Sesuai Aturan!
- Evaluasi SAKIP, Maryono: Tak Cuma Terserap, Harus Berdampak.
- Koramil 12/Rajeg Perkuat Budaya Kebersihan, Bersihkan Sampah.
- Formula Tower Jadi Pusat Aktivitas, Dedi Hermanto dan Ahmad Romdoni Perkuat Komunikasi Publik FORMULA
- Diguncang Berbagai Isu, Elim Tyu Samba : Jangan Sentimen Pribadi Korbankan Atlet.
- Zenal Abidin Ikuti Doa dan Dzikir Bersama, Doakan Bogor Dijauhkan dari Bencana
- HUT ke-67 Pelopor, Adityawarman: Semoga Brimob Presisi Makin Solid dan Kuat
KPU DKI Jakarta: KPPS Adalah Garda Terdepan Dalam Proses Pemilu 2024

Keterangan Gambar : acara Media gathering "Peran Media dalam Menyukseskan Pemilu 2024" yang di gelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta di Bogor, Senin- Rabu(18-20 Desember 2023).
MEGAPOLITANPOS.COM, Bogor- Pemilu 2024 tinggal 57 hari lagi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI khususnya terus melakukan Simulasi Pungut Hitung( Tungsara) bagi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), serta Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Baca Lainnya :
- KPU Daerah Khusus Jakarta Sosialisasikan PKPU PAW 2025, Tekankan Kepatuhan Regulasi dan Akurasi Data Parpol
- KPUD Jakarta Rilis Jumlah Pemilih Menjadi 8.239.242 di Semester II 2025
- KPU Provinsi DKJ Lepas Petugas Coktas untuk Bersihkan Data Pemilih
- Ketua KPU Barito Utara, Setelah Laksanakan Pemusnahan, KPU Tidak Menyimpan Surat Suara Lagi
- Anggota KPU RI, Idham Holik, Jadikan PSU Kada Barito Utara Sebagai Moment Untuk Memperbaiki Diri
" KPPS adalah garda terdepan dalam proses penyelenggaraan pemilu, kami juga bekerjasama dengan dinas kesehatan untuk menjamin kesehatan bagi para petugas KPPS," ujar Ketua KPU DKI Jakarta, Wahyu Dinata dalam acara Media gathering "Peran Media dalam Menyukseskan Pemilu 2024" yang di gelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta di Bogor, Senin- Rabu(18-20 Desember 2023).

Pemilu itu sarana intregrasi bangsa, kita dalam hal ini bekerjasama dengan berbagai pihak dalam sosialisasi program pemilu salah satunya media agar dapat disebarluaskan kepada masyarakat.
" Disatu sisi media bisa jadi sarana pemersatu tapi sisi lain bisa juga pemecah" kalau ada pesanan dari salah satu tim pemenangan ", kami harap media dapat menyebarkan informasi kepada masyarakat yang berimbang," katanya.
Pakar Komunikasi Politik UIN Syarif Hidayahtullah Gun Gun Heryanto dalam kesempatan tersebut mengulas" Pengaruh pemberitaan media terhadap partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2024".
Gun gun mengatakan peran media sangat penting bagi sebuah negara demokrasi.
" Media adalah bagian dari infrastruktur, Posisi media sangat penting, tidak ada negara demokrasi tanpa media," katanya.
Gun gun menyebut, media dengan sosial media(Sosmed) adalah berbeda, sosmed bisa share apapun tanpa kebenaran tapi melakukan pembenaran atas sesuatu. media diharapkan jangan sampai terseret ke arah itu.
" Pernah media mengalami fase dimana kekuatan media terasa dahsyat, kini pengaruh bukan hanya pada media mainstream tapi medsos sangat berpengaruh, ketika penetrasi internet menguat tinggi." Ujarnya.
Kini lanjut Gun gun, masyarakat terjebak pada canda viral." Ini Problem serius, media diharapkan jangan berpengaruh, masih ada peluang yang penting mau diapakan beritanya asal tidak keluar dari kaidah jurnalistiknya, selalu ada ruang bernapas ditengah kepenatan," katanya.
Selanjutnya, Pakar komunikasi dan media ,Gustav Aulia dalam materinya " Komunikasi efektif dalam pemberitaan" mengatakan , efek dari penulisan kata di media bisa sangat dahsyat dampaknya, misalnya kata jatuh tidak selalu tidak enak didengar, bisa saja menjadi enak didengar misalnya jatuh cinta, jatuh kepelukan dll.
" Sehingga komunikasi efektif dalam pemberitaan pemilu harus bisa menuliskan judul yang bermakna, jangan malah merugikan dan berpotensi membuat orang keliru," terangnya.
Gustav mencontohkan, ketika bertanya kepada seorang pejabat ," pak apakah bapak bisa menjamin kalau peristiwa bom di jakarta tidak terjadi lagi, maka walau si pejabat mengatakan, ya gak bisa lah hanya Allah yang bisa menjamin. Lalu jangan dituliskan judul bahwa ai pejabat tersebut tidak bisa menjamin, nanti akan ramai," imbuhnya.
Maka kata Gustav, misalnya dituliskan saja Pejabat menyebut, hanya Allah yang bisa menjamin bom tidak terjadi lagi di jakarta. Sehingga si pejabat tersebut tidak disalahkan, karena memang Allah yang disebutkan yang bisa menjamin."pungkas Gustav.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)
.jpg)












