KPU DKI Jakarta: KPPS Adalah Garda Terdepan Dalam Proses Pemilu 2024

By Achmad Sholeh(Alek) 19 Des 2023, 11:56:28 WIB Nasional
KPU DKI Jakarta: KPPS Adalah Garda Terdepan Dalam Proses Pemilu 2024

Keterangan Gambar : acara Media gathering "Peran Media dalam Menyukseskan Pemilu 2024" yang di gelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta di Bogor, Senin- Rabu(18-20 Desember 2023).


MEGAPOLITANPOS.COM, Bogor- Pemilu 2024 tinggal 57 hari lagi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI khususnya terus melakukan Simulasi Pungut Hitung( Tungsara)  bagi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), serta Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).



Baca Lainnya :



" KPPS adalah garda terdepan dalam proses penyelenggaraan pemilu, kami juga bekerjasama dengan dinas kesehatan untuk menjamin kesehatan bagi para petugas KPPS," ujar Ketua KPU DKI Jakarta, Wahyu Dinata dalam acara Media gathering "Peran Media dalam Menyukseskan Pemilu 2024" yang di gelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta di Bogor, Senin- Rabu(18-20 Desember 2023).




Pemilu itu sarana intregrasi bangsa, kita dalam hal ini bekerjasama dengan berbagai pihak dalam sosialisasi program pemilu salah satunya media agar dapat disebarluaskan kepada masyarakat.

" Disatu sisi media bisa jadi sarana pemersatu tapi sisi lain bisa juga pemecah" kalau ada pesanan dari salah satu tim pemenangan ", kami harap media dapat menyebarkan informasi kepada masyarakat yang berimbang," katanya.

Pakar Komunikasi Politik  UIN Syarif Hidayahtullah Gun Gun Heryanto  dalam kesempatan tersebut mengulas" Pengaruh pemberitaan media terhadap partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2024".

Gun gun mengatakan peran media sangat penting bagi sebuah negara demokrasi.

" Media adalah bagian dari  infrastruktur, Posisi media sangat penting, tidak ada negara demokrasi tanpa media," katanya.

Gun gun menyebut, media dengan sosial media(Sosmed) adalah berbeda, sosmed bisa share apapun tanpa kebenaran tapi melakukan pembenaran atas sesuatu. media diharapkan jangan sampai terseret ke arah itu.

" Pernah media mengalami fase dimana kekuatan media terasa dahsyat, kini pengaruh bukan hanya pada media mainstream tapi medsos sangat berpengaruh, ketika penetrasi internet menguat tinggi." Ujarnya.

Kini lanjut Gun gun, masyarakat terjebak pada canda viral." Ini Problem serius, media diharapkan jangan berpengaruh, masih ada peluang yang penting mau diapakan beritanya asal tidak keluar dari kaidah jurnalistiknya, selalu ada ruang bernapas ditengah kepenatan," katanya.

Selanjutnya, Pakar komunikasi dan media ,Gustav Aulia dalam materinya  " Komunikasi efektif dalam pemberitaan"  mengatakan , efek dari penulisan kata di media bisa sangat dahsyat dampaknya, misalnya kata jatuh tidak selalu tidak enak didengar, bisa saja menjadi enak didengar misalnya jatuh cinta, jatuh kepelukan dll.

" Sehingga komunikasi efektif dalam pemberitaan pemilu harus bisa menuliskan judul yang bermakna, jangan malah merugikan dan berpotensi membuat orang keliru," terangnya.

Gustav mencontohkan, ketika bertanya kepada seorang pejabat ," pak apakah bapak bisa menjamin kalau peristiwa bom di jakarta tidak terjadi lagi, maka walau si pejabat mengatakan, ya gak bisa lah hanya Allah yang bisa menjamin. Lalu jangan dituliskan judul bahwa ai pejabat tersebut tidak bisa menjamin, nanti akan ramai," imbuhnya.

Maka kata Gustav, misalnya dituliskan saja Pejabat menyebut, hanya Allah yang bisa menjamin bom tidak terjadi lagi di jakarta. Sehingga si pejabat tersebut tidak disalahkan, karena memang Allah yang disebutkan yang bisa menjamin."pungkas Gustav.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).




  • PM Singapura Lawrence Wong Disambut Presiden Prabowo, Leaders Retreat Perkuat Kemitraan Strategis

    🕔13:56:34, 06 Jul 2026
  • Pemerintah Perkuat Keamanan Penerbangan Perintis Usai Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo

    🕔12:24:01, 03 Jul 2026
  • Ketua Bidang Perempuan PKS Dorong Kampus Bahas Isu Homoseksualitas Secara Objektif dan Menyeluruh

    🕔20:59:27, 01 Jul 2026
  • Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM

    🕔09:20:33, 29 Jun 2026
  • Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km

    🕔21:07:31, 23 Jun 2026