- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
Kepala BP2MI Ingatkan Pekerja Migran Indonesia agar Bijak Bermedsos, Hindari Hoax dan Pecah Belah di Pilpres 2024

Keterangan Gambar : Benny Rhamdani saat memberikan motivasi dan pembekalan kepada ratusan calon dan pekerja migran Indonesia skema G to G Korea Selatan.
MEGAPOLITANPOS.COM Jakarta - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengingatkan para calon dan pekerja migran Indonesia (CPMI dan PMI) agar bijak bermedia sosial (medsos) dan tidak terpancing dalam polarisasi dinamika politik yang mengarah perpecahan dan kebencian di kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
"Kalian anak-anak (CPMI dan PMI) yang baik, jangan terpengaruh dengan media sosial yang menyesatkan. Gunakan handphone, media sosial secara bijak. Kalau sudah hasutan dan adu domba, udah stop, delete, hapus (pesan)," ujar Benny, saat memberikan motivasi dan melepas 153 pekerja migran Indonesia skema Government to Government (G to G) Korea Selatan, di eL Hotel Kelapa Gading, Jakarta, Senin (15/1/2024).
Benny juga mengimbau untuk tidak ikut-ikutan menyebarkan kembali informasi yang sifatnya menyesatkan, karena akan berdampak pada moral dan perilaku warga bangsa.
Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
"Ketika kita menyebarkan kembali, kita menjadi bagian dari orang yang merusak moral, perilaku anak-anak bangsa lainnya," lugas Benny.
Lanjut Benny sekilas bercerita tentang perjalanan pesta demokrasi, pilpres maupun pileg di Indonesia. Dia bilang, siapapun yang memenangkan pertarungan akan berkoalisi untuk saling mendukung demi kemajuan pembangunan bangsa dan negara.
"Kalian percaya saya deh, mau bertarung sekeras apapun nanti siapapun yang menang, yang lain bakal koalisi (bergabung) yang lain masuk kabinet," beber mantan anggota legislatif dan senator DPD RI ini.
Menurut Benny, dalam membangun negara membutuhkan kerjasama semua elemen bangsa. Jadi berpolitik itu seperlunya dan persahabatan itu selamanya.
"Karena politik, membangun negara yang besar ini tidak bisa dilakukan oleh satu kelompok, semua harus diajak bergabung untuk memperkuat visi misi yang terpilih," tandas Benny, yang juga Wakil Ketua Umum Partai Hanura.
Sekedar diketahui, peserta Pilpres 2024 yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU-RI) ada 3 pasangan calon presiden-calon wakil presiden (Capres-cawapres) yakni, nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Dalam pelepasan kali ini, BP2MI tak mengundang pejabat negara dari luar lembaga. Benny didampingi para Deputi BP2MI diantaranya Deputi Bidang Penempatan dan Pelindungan Kawasan Amerika dan Pasifik, Gatot Hermawan; Deputi Bidang Penempatan dan Pelindungan Kawasan Asia dan Afrika, Lasro Simbolon; dan Deputi Bidang Penempatan Dan Pelindungan Kawasan Eropa dan Timur Tengah, Irjen Pol. I Ketut Suardana. Turut hadir dalam acara, para Direktur, Kepala Pusdatin, Kepala Biro, dan juga para Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI).
Selain ratusan PMI yang akan berangkat kerja ke Korea Selatan, 165 calon PMI (CPMI) skema G to G Korea juga mengikuti pembekalan atau Orientasi Pra Pemberangkatan dalam acara pelepasan tersebut.(*/Anton)



.jpg)
.jpg)












