- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kodim 0506/Tgr Sosialisasikan Penerimaan Secaba dan Secata PK TNI AD Gelombang I TA 2027, Tegaskan Gratis Tanpa Biaya.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang Dorong Percepatan Sertipikasi Tanah, Aset Pemda, dan Tanah Wakaf.
- Sertu Suparman Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Musim Kemarau.
- Tim Wasrik Itdam V/Brawijaya Tinjau Proyek Pembangunan Jembatan Di Wilayah Kodim 0808/Blitar.
Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
.jpg)
Keterangan Gambar : Kemenhub Galang Bantuan untuk Korban Gempa Flores.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggalang bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penggalangan bantuan yang dipusatkan di Kantor Pusat Kemenhub, Jakarta, berlangsung mulai 15 hingga 22 Agustus 2026. Bantuan tersebut dihimpun dari aparatur sipil negara (ASN) Kemenhub sebagai bentuk solidaritas untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, penggalangan bantuan merupakan wujud gotong royong jajaran Kemenhub untuk meringankan beban masyarakat di Flores dan wilayah sekitarnya.
Baca Lainnya :
- Kemenhub: Transportasi di Kalimantan Tetap Beroperasi di Tengah Karhutla.
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
- Pemerintah Tetapkan Pengemudi Ojol Roda Dua sebagai UMKM
- Dua Hari Pencarian, Polisi Tenggelam di Sungai Barito Akhirnya Ditemukan
- Kemenhub Imbau Operator dan Awak Transportasi Utamakan Keselamatan pada Arus Balik Lebaran 2026
“Kami membuka penggalangan bantuan bagi para ASN Kemenhub yang ingin bergotong royong membantu kebutuhan masyarakat terdampak gempa Flores. Bantuan ini sebagai bentuk solidaritas kami untuk meringankan beban saudara-saudara di Pulau Flores dan sekitarnya yang sedang terkena musibah,” ujar Dudy di Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Adapun bantuan yang dihimpun meliputi makanan dan air minum, selimut dan sarung, pakaian, obat-obatan dan vitamin, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya.
Bantuan Dikirim Lewat Jalur Laut dan Udara
Kemenhub akan menyalurkan bantuan yang terkumpul dari kantor pusat melalui dua jalur transportasi, yakni laut dan udara.
Melalui jalur laut, bantuan akan diangkut menggunakan KM Tidar yang dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok pada 29 Agustus 2026. Kapal tersebut akan membawa bantuan menuju sejumlah wilayah, yakni Maumere, Larantuka, Lewoleba, dan Kupang.
Sementara melalui jalur udara, bantuan direncanakan dikirim menggunakan pesawat Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan menuju Bandara Ende, Flores.
Selain bantuan yang dikoordinasikan dari Jakarta, sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenhub di berbagai daerah juga telah secara mandiri menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak.
Bantuan tersebut terutama diberikan oleh UPT yang memiliki lokasi serta akses lebih dekat dengan wilayah NTT sehingga dapat merespons kebutuhan masyarakat secara lebih cepat.
Kemenhub Pastikan Infrastruktur Transportasi Tetap Berfungsi
Dudy menegaskan bahwa penanganan pascabencana tidak hanya dilakukan melalui penggalangan bantuan. Kemenhub juga terus memastikan dukungan terhadap layanan dan infrastruktur transportasi untuk mendukung proses tanggap darurat dan pemulihan masyarakat.
“Selain menghimpun bantuan, kami juga memastikan dukungan optimalisasi layanan dan infrastruktur transportasi untuk penanganan kondisi darurat pasca gempa serta pemulihan masyarakat terdampak,” tutur Dudy.
Kemenhub memastikan pemeriksaan terhadap kondisi bandar udara dan pelabuhan terus dilakukan. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan sarana dan prasarana transportasi tetap dapat mendukung kebutuhan masyarakat di tengah situasi pascabencana.
Di sisi lain, konektivitas transportasi udara dan laut terus diupayakan untuk mendukung mobilisasi masyarakat sekaligus memperlancar distribusi bantuan menuju wilayah terdampak.
Kemenhub menegaskan bahwa seluruh upaya tersebut tetap mengutamakan aspek keselamatan, baik bagi masyarakat maupun para petugas yang terlibat dalam proses penanganan dan distribusi bantuan pascabencana.
Dengan dukungan transportasi yang optimal, pemerintah berharap distribusi bantuan kemanusiaan dapat berjalan lancar dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah terdampak gempa Flores.(AS/MP).








.jpg)






