- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
Kemenkop UKM Dorong Entrepreneur Hub Lahirkan Inovasi Kewirausahaan dari Kampus

Keterangan Gambar : Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) Siti Azizah
Megapolitanpos.com, Jakarta- Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) Siti Azizah berharap pelaksanaan Entrepreneur Hub yang dijadwalkan sampai Juni 2023 mampu melahirkan inovasi-inovasi kegiatan dalam pengembangan kewirausahaan terutama dari kalangan perguruan tinggi atau kampus.
"Perguruan tinggi diharapkan dapat melakukan hilirisasi riset yang telah dikembangkan, sehingga apa yang telah dihasilkan betul-betul dapat dirasakan manfaatnya bagi wirausaha-wirausaha muda," kata Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKopUKM Azizah pada acara Entrepreneur Hub Jakarta 2023 Sesi II di Universitas Agung Podomoro, Jakarta, Jumat (12/5).
Azizah juga berharap kalangan perguruan tinggi dapat membantu para pelaku wirausaha dengan memberikan akses atau fasilitasi pada hal-hal yang krusial dan sangat dibutuhkan. "Entrepreneur Hub mampu menjadi wadah kolaborasi dari berbagai pihak yang memiliki visi dan misi yang sama terkait pengembangan kewirausahaan, dan diharapkan agenda ini terus berjalan dan berkembang," ujar Azizah.
Baca Lainnya :
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Warung Tiwul hingga Sate Taichan Ludes, UMKM Rasakan Manfaat Kumpul Bersama Rakyat
- Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
Azizah pun mengapresiasi Universitas Agung Podomoro yang pada Sesi II ini mengambil inisiatif untuk menjadi host acara. Terutama, saat para dosennya bersedia menjadi bagian dari aktivitas coaching, dengan tema-tema terkait inovasi dan teknologi, keuangan, pemasaran, desain, kuliner, serta hukum dan legalitas.
"Dukungan seperti ini harus terus diperkuat dan diharapkan mampu menjadi pemantik bagi stakeholder lainnya untuk berbuat lebih dari Universitas Agung Podomoro," ucap Azizah.
Azizah menjelaskan, Entrepreneur Hub dibentuk untuk memfasilitasi para pelaku usaha untuk mampu membangun dan mengembangkan usahanya. Bukan hanya memberikan pelatihan, namun juga membantu para pelaku usaha dengan memberikan mentoring, pendampingan, dan akses pada pembiayaan dan perbankan.
"Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki untuk menciptakan 1 juta wirausaha baru di tahun 2024 menuju negara maju," kata Azizah.
Menurut Azizah, dengan adanya Entrepreneur Hub ini bisa terus meningkatkan jumlah dan peran pemangku kepentingan dalam pengembangan kewirausahaan. "Yang pada akhirnya akan meningkatkan angka rasio kewirausahaan di Indonesia," ujar Azizah.
Melalui acara ini, sebanyak 100 orang tengah melakukan proses mentoring bersama masing-masing mentor secara online. “Meskipun dilakukan secara online, program mentoring berlaku sangat intens, terutama saat berdiskusi terkait bagaimana setiap usaha harus melalui tantangan-tantangan eksternal yang selalu datang,” kata Siti Azizah.
Selain itu, para pelaku usaha juga telah menyusun profil singkat usaha yang nantinya akan dibuat dalam sebuah e-katalog untuk memudahkan para investor dan pihak lain melihat profil mereka.
*Program Inovatif*
Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Agung Podomoro Bacelius Ruru menekankan bahwa Entrepreneur Hub dilakukan untuk memfasilitasi wirausaha dalam membangun dan mengembangkan usaha. "Program ini menjadi peluang yang sangat baik, utamanya bagi mahasiswa di Prodi Wirausaha. Ini sesuai dengan visi dari Universitas Agung Podomoro," ucap Ruru.
Bahkan, bagi Ruru, Entrepreneur Hub menjadi program yang inovatif untuk pengembangan kewirausahaan nasional. "Masuknya kolaborasi perguruan tinggi dalam pengembangan kewirausahaan nasional menjadi hal yang positif untuk diapresiasi," kata Ruru.
Melalui program ini, kata Ruru, mahasiswa juga dapat mengambil peran aktif mengedukasi masyarakat melalui ilmu yang didalami, serta mampu menjadi poros penting penciptaan 1 juta wirausaha baru hingga tahun 2024.
"Era sekarang menjadi pelaku usaha tidak dibatasi usia. Universitas Agung Podomoro terus melengkapi mahasiswa agar siap menjadi wirausaha sejak dini. Hal tersebut sejalan dengan cita-cita Presiden RI menumbuhkan perekonomian melalui pemuda di Indonesia," ucap Ruru.
Ruru menambahkan, yang terpenting adalah pola pikir yang mendasari tindakan untuk menjalankan nilai-nilai kewirausahaan dalam diri mahasiswa. "Mari kita bersama membangun Indonesia maju melalui ekosistem kewirausaahaan untuk mewujudkan wirausaha mapan, inovatif, dan berkelanjutan," ujar Ruru.(ASl/Red/MP).



.jpg)
.jpg)






.jpg)





