- Kemenkes Ungkap 1.527 Kasus Influenza, H1N1pdm09 Paling Banyak Ditemukan
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Kawal Percepatan Penurunan Stunting di Desa Slorok, Garum.
- Kemenag Kab Tangerang Terus Perkuat Pembinaan Madrasah.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- Muhammad Nazaruddin Pimpin Jalan Sehat PRI, Bahas Program Pemerintah dan Agenda Partai
- Sambut HUT Ke-7 Kogabwilhan I, IKKT PWA CBS II Kogabwilhan II Pererat Silaturahmi Dan Kepedulian.
- Peran Aktif Babinsa Patroli Malam, Jadi Tauladan Warga.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Kirab Budaya dan Ruwat Bumi, Pentingnya Menjaga Kerukunan .
Dari Asbes Jebol ke Jeruji : Aksi Curat Bengkel Rp 26 Juta Dibongkar Polisi

Keterangan Gambar : Barang bukti yang diamankan
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Aksi pencurian dengan pemberatan (curat) yang menyasar sebuah bengkel motor di Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka, akhirnya terkuak.
Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Majalengka membongkar kasus ini lewat jejak digital yang tak disadari pelaku sebuah unggahan penjualan sparepart di Facebook.
Dalam siaran persnya, Senin, (04/05/2026) Peristiwa pencurian terjadi pada 16 Maret 2026 di bengkel PMRT 88 Motopart, Blok Krapyak, Desa Jatipamor. Aksi tersebut baru terungkap saat saksi, Dadang Iskandar, membuka bengkel sekitar pukul 09.00 WIB. Ia dibuat terkejut saat mendapati kondisi bengkel tak seperti biasa bagian dalam tampak terang karena atap asbes dan plafon telah bolong.
Baca Lainnya :
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- DPKPP Majalengka Tegur CV Adibrata Jaya Persada soal Proyek Sumberjaya
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
Kecurigaan semakin kuat ketika pintu belakang ditemukan terbuka dengan teralis tak lagi terkunci. Setelah diperiksa, sejumlah sparepart bernilai tinggi raib digondol pelaku.
Barang yang hilang meliputi :
5 unit ECU Juken merk BRT
4 knalpot motor
1 tromol motor
3 swing arm
1 set velg
10 unit seher BRT
1 monoshock
1 paket boring
Total kerugian ditaksir mencapai Rp 26 juta.
Kasus yang sempat gelap ini mulai menemukan titik terang pada 30 April 2026. Seorang saksi lain, Rival, menemukan unggahan penjualan knalpot di Facebook yang mencurigakan. Instingnya tak meleset. Ia kemudian menghubungi penjual dan mengatur pertemuan.
Langkah cepat pun dilakukan. Bersama saksi Dadang, aparat kepolisian, Kapolsek Wado, serta perangkat desa dan Bhabinkamtibmas, tim mendatangi lokasi yang dibagikan penjual. Namun, di lokasi tersebut hanya ditemukan keluarga dari terduga pelaku berinisial YOGA.
Meski pelaku tak berada di tempat, petugas menemukan barang bukti penting berupa dua knalpot dan satu blok mesin yang identik dengan barang milik korban.
Dari keterangan keluarga, barang tersebut disebut sebagai titipan dari Dede Mulyana alias Demul. Informasi ini menjadi kunci. Petugas bergerak cepat menuju lokasi kerja Demul yang diketahui sebagai kuli bangunan di wilayah Cigasong.
Tanpa perlawanan, Demul diamankan dan dibawa ke Polsek Panyingkiran. Dalam pemeriksaan, ia mengakui telah melakukan aksi pencurian bersama Yoga, membongkar bengkel dengan menjebol atap dan menggasak sparepart bernilai puluhan juta rupiah.
Kini, kedua terduga pelaku telah diamankan dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 477 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pencurian dengan pemberatan.
Kasus ini menjadi peringatan keras di era digital, jejak kejahatan sekecil apa pun bisa menjadi pintu masuk bagi aparat untuk mengungkap kejahatan besar. ** (Agit)









1.jpg)
.jpg)





