- BNN RI dan Australian Federal Police Perkuat Kemitraan Brantas Jaringan Narkotika
- 638 Prajurit Satgas BGC TNI Konga 39-H MONUSCO Diberangkatkan Tugas Misi PBB ke Kongo
- Sambut HUT ke 81, KAI Ajak 607 Anak Panti Asuhan Naik Whoosh
- Cegah Kejahatan Malam, TNI Dan Komduk Intensifkan Patroli/Siskamling .
- Bupati Tangerang Sambangi Bayi Berpenyakit Jantung.
- Kementerian UMKM Integrasikan SAPA UMKM dengan InaExport untuk Perkuat Ekspor
- JPO Alun-alun Majalengka Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon Baru Kota
- Iing Misbahuddin di Sadawangi, Kalimat Singkatnya Jadi Perhatian
- SOSIALISASI PERSIAPAN PERINTIS: PERALIHAN HAK TERINTEGRASI 10 HARI DI KABUPATEN TANGERANG.
- Tingkatan Kualiats Pengajar, Kamenag Kab Tangerang Gelar Pembinaan Guru Non PNS.
Genjot Produksi Pangan, 69 Alsintan Turun ke Petani Majalengka

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman dan Wakil Bupati Dena M Ramdhan
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka menunjukkan keseriusan dalam menjaga ketahanan pangan. Sebanyak 69 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) resmi digelontorkan kepada kelompok tani untuk mempercepat masa tanam kedua (MT II), di tengah mulai masuknya musim kemarau.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Majalengka, Eman Suherman, di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3), Senin (4/5/2026). Bantuan dari Kementerian Pertanian ini menjadi langkah strategis agar produktivitas pertanian tetap terjaga.
Bupati Eman menegaskan, kinerja sektor pertanian Majalengka saat ini berada dalam tren positif. Bahkan, produksi padi disebut telah menghasilkan surplus beras hingga 660 ribu ton.
Baca Lainnya :
- JPO Alun-alun Majalengka Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon Baru Kota
- Iing Misbahuddin di Sadawangi, Kalimat Singkatnya Jadi Perhatian
- Anto Febrianto Gaspol! Pemuda Majalengka Diajak Jauhi Narkoba
- Polres Majalengka Bongkar 20 Kasus, 40 Tersangka Diciduk!
- Maulid Nabi Jadi Momentum Sinergi Ulama dan Umaro, Sachrudin: Bangun Kota dengan Kepedulian.
"Dengan alsintan ini, proses olah tanah dan tanam bisa dipercepat. Target produksi harus tetap terjaga," tegasnya.
Ia juga melontarkan peringatan keras kepada para penerima bantuan. Alsintan, kata dia, merupakan aset bersama yang tidak boleh disalahgunakan.
"Tidak boleh dijual atau digadaikan. Kalau melanggar, akan kami tarik dan beri sanksi sesuai aturan," ujarnya.
Distribusi alsintan dilakukan berdasarkan kebutuhan wilayah, agar pemanfaatannya maksimal di lapangan.
Kepala DKP3 Majalengka, Gatot Sulaeman, memastikan pihaknya akan mengawal penggunaan bantuan tersebut melalui pendampingan teknis oleh penyuluh pertanian lapangan (PPL).
"Kami tidak hanya menyalurkan, tapi juga memastikan alsintan dimanfaatkan dengan baik, mulai dari pengoperasian hingga perawatan," katanya.
Rincian bantuan meliputi 4 unit traktor roda empat, 34 unit traktor roda dua, 7 unit pompa air, 20 unit hand sprayer, dan 3 unit excavator. Seluruhnya ditujukan untuk mempercepat pengolahan lahan serta mengantisipasi dampak kekeringan.
DKP3 juga akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala, sekaligus mendorong kelompok tani mengelola alsintan secara kolektif dan profesional agar berdampak pada peningkatan ekonomi.
Di sisi lain, para petani menyambut bantuan ini dengan antusias. Ketua kelompok tani, Sumarna, mengaku kini proses pengolahan lahan menjadi jauh lebih cepat.
"Dulu harus antre lama. Sekarang bisa langsung olah lahan dan kejar waktu tanam," ungkapnya.
Akim dari Kelompok Tani Mekarmulya menambahkan, bantuan pompa air sangat membantu wilayah yang minim irigasi.
"Kami siap merawat dan memanfaatkan alsintan ini dengan baik agar manfaatnya dirasakan bersama," ujarnya.
Dengan dukungan alsintan tersebut, Pemkab Majalengka optimistis mampu menjaga stabilitas produksi pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di tengah tantangan musim kemarau. ** (Agit)







.jpg)








