- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
- PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- Ribuan Jamaah Meriahkan Pawai Obor dan Gempita Muharram 1448 H di Masjid Jami Nurul Hidayah
- Militansi KONI Kota Blitar Baru Tetap Kompak Bina Prestasi Semua Cabor
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Marsiana Muhlis,PAUD Fondasi Utama Pembentukan Karakter dan Kesiapan Belajar Anak
- Ribuan Pengunjung Serbu Jakarta Fair 2026, Penyelenggara Perkuat Pengamanan Area Pameran
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
Genjot Produksi Pangan, 69 Alsintan Turun ke Petani Majalengka

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman dan Wakil Bupati Dena M Ramdhan
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka menunjukkan keseriusan dalam menjaga ketahanan pangan. Sebanyak 69 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) resmi digelontorkan kepada kelompok tani untuk mempercepat masa tanam kedua (MT II), di tengah mulai masuknya musim kemarau.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Majalengka, Eman Suherman, di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3), Senin (4/5/2026). Bantuan dari Kementerian Pertanian ini menjadi langkah strategis agar produktivitas pertanian tetap terjaga.
Bupati Eman menegaskan, kinerja sektor pertanian Majalengka saat ini berada dalam tren positif. Bahkan, produksi padi disebut telah menghasilkan surplus beras hingga 660 ribu ton.
Baca Lainnya :
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
"Dengan alsintan ini, proses olah tanah dan tanam bisa dipercepat. Target produksi harus tetap terjaga," tegasnya.
Ia juga melontarkan peringatan keras kepada para penerima bantuan. Alsintan, kata dia, merupakan aset bersama yang tidak boleh disalahgunakan.
"Tidak boleh dijual atau digadaikan. Kalau melanggar, akan kami tarik dan beri sanksi sesuai aturan," ujarnya.
Distribusi alsintan dilakukan berdasarkan kebutuhan wilayah, agar pemanfaatannya maksimal di lapangan.
Kepala DKP3 Majalengka, Gatot Sulaeman, memastikan pihaknya akan mengawal penggunaan bantuan tersebut melalui pendampingan teknis oleh penyuluh pertanian lapangan (PPL).
"Kami tidak hanya menyalurkan, tapi juga memastikan alsintan dimanfaatkan dengan baik, mulai dari pengoperasian hingga perawatan," katanya.
Rincian bantuan meliputi 4 unit traktor roda empat, 34 unit traktor roda dua, 7 unit pompa air, 20 unit hand sprayer, dan 3 unit excavator. Seluruhnya ditujukan untuk mempercepat pengolahan lahan serta mengantisipasi dampak kekeringan.
DKP3 juga akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala, sekaligus mendorong kelompok tani mengelola alsintan secara kolektif dan profesional agar berdampak pada peningkatan ekonomi.
Di sisi lain, para petani menyambut bantuan ini dengan antusias. Ketua kelompok tani, Sumarna, mengaku kini proses pengolahan lahan menjadi jauh lebih cepat.
"Dulu harus antre lama. Sekarang bisa langsung olah lahan dan kejar waktu tanam," ungkapnya.
Akim dari Kelompok Tani Mekarmulya menambahkan, bantuan pompa air sangat membantu wilayah yang minim irigasi.
"Kami siap merawat dan memanfaatkan alsintan ini dengan baik agar manfaatnya dirasakan bersama," ujarnya.
Dengan dukungan alsintan tersebut, Pemkab Majalengka optimistis mampu menjaga stabilitas produksi pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di tengah tantangan musim kemarau. ** (Agit)

















