- Ratusan UMKM Aceh Ikuti Workshop Pemulihan Usaha, Akses Modal hingga Pemasaran Diperkuat
- BNI Private Dinobatkan sebagai Best Private Bank in Indonesia 2026
- Bupati Shalahuddin Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Raya Shiratal Mustaqim
- Bupati Barito Utara Tinjau Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan di Desa Batu Raya 1
- Sekda Muhlis Pimpin Rakor Penanganan Kelangkaan BBM, Satgas Segera Turun ke Lapangan
- Kunspek Komisi VIII, Maryono Dorong Dinas Damkar Segera Terwujud.
- Saldo Nasabah Raib Jutaan Rupiah Lewat QRIS, CBA: BCA Harus Tanggung Jawab dan OJK Lemah Pengawasan
- Bupati Barito Utara Tegaskan Penindakan Terhadap Pelangsir dan Penimbun BBM.
- Kementerian UMKM Dorong Waralaba Jadi Instrumen UMKM Naik Kelas
- Paska Insiden Keracunan Makan MBG Anggota DPR RI Nurhadi : BGN Diminta Perkuat Pengawasan Dapur MBG.
Genjot Produksi Pangan, 69 Alsintan Turun ke Petani Majalengka

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman dan Wakil Bupati Dena M Ramdhan
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka menunjukkan keseriusan dalam menjaga ketahanan pangan. Sebanyak 69 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) resmi digelontorkan kepada kelompok tani untuk mempercepat masa tanam kedua (MT II), di tengah mulai masuknya musim kemarau.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Majalengka, Eman Suherman, di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3), Senin (4/5/2026). Bantuan dari Kementerian Pertanian ini menjadi langkah strategis agar produktivitas pertanian tetap terjaga.
Bupati Eman menegaskan, kinerja sektor pertanian Majalengka saat ini berada dalam tren positif. Bahkan, produksi padi disebut telah menghasilkan surplus beras hingga 660 ribu ton.
Baca Lainnya :
- Kabid PAUDIKMAS Akan Cek Ulang Papan Panitia P2SP di Rajagaluh
- Antisipasi Abu Vulkanik, Camat Kelapa Dua Dadang Sudrajat Turun Langsung Bagikan Masker
- Kepala SD Sangkanhurip II Punya Harapan Besar Usai Revitalisasi Rp 1 Miliar
- Debu Vulkanik Mengintai, Bupati Eman Langsung Siagakan Majalengka
- Bupati Eman Pastikan Jalan Payung-Sadarehe Capai 80 Persen
"Dengan alsintan ini, proses olah tanah dan tanam bisa dipercepat. Target produksi harus tetap terjaga," tegasnya.
Ia juga melontarkan peringatan keras kepada para penerima bantuan. Alsintan, kata dia, merupakan aset bersama yang tidak boleh disalahgunakan.
"Tidak boleh dijual atau digadaikan. Kalau melanggar, akan kami tarik dan beri sanksi sesuai aturan," ujarnya.
Distribusi alsintan dilakukan berdasarkan kebutuhan wilayah, agar pemanfaatannya maksimal di lapangan.
Kepala DKP3 Majalengka, Gatot Sulaeman, memastikan pihaknya akan mengawal penggunaan bantuan tersebut melalui pendampingan teknis oleh penyuluh pertanian lapangan (PPL).
"Kami tidak hanya menyalurkan, tapi juga memastikan alsintan dimanfaatkan dengan baik, mulai dari pengoperasian hingga perawatan," katanya.
Rincian bantuan meliputi 4 unit traktor roda empat, 34 unit traktor roda dua, 7 unit pompa air, 20 unit hand sprayer, dan 3 unit excavator. Seluruhnya ditujukan untuk mempercepat pengolahan lahan serta mengantisipasi dampak kekeringan.
DKP3 juga akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala, sekaligus mendorong kelompok tani mengelola alsintan secara kolektif dan profesional agar berdampak pada peningkatan ekonomi.
Di sisi lain, para petani menyambut bantuan ini dengan antusias. Ketua kelompok tani, Sumarna, mengaku kini proses pengolahan lahan menjadi jauh lebih cepat.
"Dulu harus antre lama. Sekarang bisa langsung olah lahan dan kejar waktu tanam," ungkapnya.
Akim dari Kelompok Tani Mekarmulya menambahkan, bantuan pompa air sangat membantu wilayah yang minim irigasi.
"Kami siap merawat dan memanfaatkan alsintan ini dengan baik agar manfaatnya dirasakan bersama," ujarnya.
Dengan dukungan alsintan tersebut, Pemkab Majalengka optimistis mampu menjaga stabilitas produksi pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di tengah tantangan musim kemarau. ** (Agit)
















