- Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 Pisowanan Agung Sejarah Budaya Para Raja
- Jejak Narkoba di Majalengka Terkuak, Polisi Bongkar Dugaan Produsen Tembakau Sintetis
- Mensos Gus Ipul Minta Pejabat Baru Fokus Validasi Data dan Berantas Korupsi
- Kinerja BNI Melesat, Transformasi Digital dan BRAVE Jadi Motor Pertumbuhan
- PTPN I Percepat Optimalisasi Aset, Siapkan Mesin Pertumbuhan Baru untuk Ketahanan Pangan
- Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Pemkab Barito Utara Laksanakan Kaji Tiru ke DIY
- Elim Tyu Samba Dampingi Ketua MPR RI Ziarah Ke Makam Bung Karno
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum
- BMKG Prediksi Jakarta Cerah hingga Cerah Berawan Sepanjang Senin, Suhu Capai 33 Derajat Celsius
Genjot Produksi Pangan, 69 Alsintan Turun ke Petani Majalengka

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman dan Wakil Bupati Dena M Ramdhan
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka menunjukkan keseriusan dalam menjaga ketahanan pangan. Sebanyak 69 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) resmi digelontorkan kepada kelompok tani untuk mempercepat masa tanam kedua (MT II), di tengah mulai masuknya musim kemarau.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Majalengka, Eman Suherman, di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3), Senin (4/5/2026). Bantuan dari Kementerian Pertanian ini menjadi langkah strategis agar produktivitas pertanian tetap terjaga.
Bupati Eman menegaskan, kinerja sektor pertanian Majalengka saat ini berada dalam tren positif. Bahkan, produksi padi disebut telah menghasilkan surplus beras hingga 660 ribu ton.
Baca Lainnya :
- Jejak Narkoba di Majalengka Terkuak, Polisi Bongkar Dugaan Produsen Tembakau Sintetis
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Harga garam Merosot, petani minta pemerintah tetapkan HET
- Lantik Pamong Praja Muda IPDN, Prabowo Tekankan Birokrasi Bersih dan Antikorupsi
- Bupati dan DPRD Sambut JPO Hibah Boy Thohir, Majalengka Bersolek
"Dengan alsintan ini, proses olah tanah dan tanam bisa dipercepat. Target produksi harus tetap terjaga," tegasnya.
Ia juga melontarkan peringatan keras kepada para penerima bantuan. Alsintan, kata dia, merupakan aset bersama yang tidak boleh disalahgunakan.
"Tidak boleh dijual atau digadaikan. Kalau melanggar, akan kami tarik dan beri sanksi sesuai aturan," ujarnya.
Distribusi alsintan dilakukan berdasarkan kebutuhan wilayah, agar pemanfaatannya maksimal di lapangan.
Kepala DKP3 Majalengka, Gatot Sulaeman, memastikan pihaknya akan mengawal penggunaan bantuan tersebut melalui pendampingan teknis oleh penyuluh pertanian lapangan (PPL).
"Kami tidak hanya menyalurkan, tapi juga memastikan alsintan dimanfaatkan dengan baik, mulai dari pengoperasian hingga perawatan," katanya.
Rincian bantuan meliputi 4 unit traktor roda empat, 34 unit traktor roda dua, 7 unit pompa air, 20 unit hand sprayer, dan 3 unit excavator. Seluruhnya ditujukan untuk mempercepat pengolahan lahan serta mengantisipasi dampak kekeringan.
DKP3 juga akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala, sekaligus mendorong kelompok tani mengelola alsintan secara kolektif dan profesional agar berdampak pada peningkatan ekonomi.
Di sisi lain, para petani menyambut bantuan ini dengan antusias. Ketua kelompok tani, Sumarna, mengaku kini proses pengolahan lahan menjadi jauh lebih cepat.
"Dulu harus antre lama. Sekarang bisa langsung olah lahan dan kejar waktu tanam," ungkapnya.
Akim dari Kelompok Tani Mekarmulya menambahkan, bantuan pompa air sangat membantu wilayah yang minim irigasi.
"Kami siap merawat dan memanfaatkan alsintan ini dengan baik agar manfaatnya dirasakan bersama," ujarnya.
Dengan dukungan alsintan tersebut, Pemkab Majalengka optimistis mampu menjaga stabilitas produksi pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di tengah tantangan musim kemarau. ** (Agit)

















