- Warga Modernland Mengeluhkan Jalan Rusak dan PSU Yang Belum Diserah Terima Ke Pemkot Tangerang
- DPMPTSP-KADIN Barito Utara Satukan Langkah Tarik Investasi,Hilirisasi Jadi Prioritas
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- DPRD Dorong Madrasah Jadi Alternatif Pendidikan Berkualitas dalam Program Sekolah Gratis
- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
Gempa Bumi Tektonik M 2.9 Dirasakan Di Kota Cirebon Jawa Barat, Warga Dihimbau Tenang

Keterangan Gambar : Info Gempa Mag:2.9, 15-Jun-23 16:06:57 WIB, Lok:6.80 LS - 108.62 BT (12 km Tenggara KOTA-CIREBON-JABAR), Kedlmn: 10 Km, dirasakan Di Kota Cirebon II MMI ::BMKG
MEGAPOLITANPOS.COM Jawa Barat - Kejadian dan Parameter Gempabumi, Kamis, kemarin(15/06/2023) pukul 16:06:57 WIB, wilayah Kota Cirebon, Jawa Barat dan sekitarnya diguncang gempabumi tektonik.
BBMKG Wilayah II Tangerang dalam keterangan pers kepada wartawan. Jumat, (16/06/2023) bahwa hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=2,9. Episenter terletak pada koordinat 6.8 LS dan 108.62 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 12 km Tenggara Kota Cirebon, Jawa Barat pada kedalaman 10 km.
Berikut ini penjelasannya, Jenis dan Mekanisme Gempabumi :
Baca Lainnya :
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Pengedar Tramadol Digerebek di Majalengka, 101 Butir Disita Polisi
- Majalengka Raih Penghargaan Nasional Berkat Sukses Kendalikan Inflasi
- DPRD Majalengka Sidak DPKPP, Komisi III Telusuri Progres Proyek 2026 dan Kesiapan Aset Daerah
- Polres Majalengka Ungkap Penadahan Motor Curian, Satu Ditangkap
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Cirebon.
Dampak Gempabumi :
Dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Kota Cirebon, Sindang Pancuran, dan Karangsambung dengan Skala Intensitas II MMI. (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.
Gempabumi Susulan :
Gempabumi ini merupakan rangkaian gempabumi Cirebon M3,2. Hasil monitoring BMKG menunjukkan sudah terjadi sebanyak 3 aktivitas gempabumi susulan.
Diakhir, Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hartanto ST, MM dalam keterangan persnya mengrekomendasikan kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @bmkgwilayah2 atau @infoBMKG), website (http://balai2.bmkg.go.id/ atau http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id).), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg. ** (Agit)

















