- Transaksi Makin Praktis, Bank Jakarta Dorong Digitalisasi di Bazar Ramadan Pasar Jaya
- Resmikan Sundra Family Care, Menkop Apresiasi Diversifikasi Bisnis Kopontren Sunan Drajat Jatim
- Pemkab Barito Utara Hadiri Paripurna DPRD Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi RPJMD 2025–2029
- Paripurna DPRD Bahas Pendapat Akhir Fraksi terhadap RPJMD Barito Utara
- Fraksi DPRD Sampaikan Pendapat Akhir terhadap Raperda RPJMD Barito Utara 2025–2029
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi terhadap RPJMD 2025–2029
- Parmana Setiawan, Safari Ramadhan Bukti Sinergi Eksekutif dan Legislatif di Tengah Masyarakat
- H Nurul Anwar Apresiasi Antusiasme Warga Sikui Sambut Safari Ramadhan Pemkab Barito Utara
- Safari Ramadan di Desa Sikui, Bupati Shalahuddin Perkuat Silaturahmi Pemkab dengan Masyarakat
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Instrumen Utama Tindak Lanjut Program Perlindungan Sosial
Gempa Bumi Tektonik M 2.9 Dirasakan Di Kota Cirebon Jawa Barat, Warga Dihimbau Tenang

Keterangan Gambar : Info Gempa Mag:2.9, 15-Jun-23 16:06:57 WIB, Lok:6.80 LS - 108.62 BT (12 km Tenggara KOTA-CIREBON-JABAR), Kedlmn: 10 Km, dirasakan Di Kota Cirebon II MMI ::BMKG
MEGAPOLITANPOS.COM Jawa Barat - Kejadian dan Parameter Gempabumi, Kamis, kemarin(15/06/2023) pukul 16:06:57 WIB, wilayah Kota Cirebon, Jawa Barat dan sekitarnya diguncang gempabumi tektonik.
BBMKG Wilayah II Tangerang dalam keterangan pers kepada wartawan. Jumat, (16/06/2023) bahwa hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=2,9. Episenter terletak pada koordinat 6.8 LS dan 108.62 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 12 km Tenggara Kota Cirebon, Jawa Barat pada kedalaman 10 km.
Berikut ini penjelasannya, Jenis dan Mekanisme Gempabumi :
Baca Lainnya :
- Dari Majalengka untuk Indonesia: Program Gentengisasi Rumah Rakyat Era Presiden Prabowo Dimulai
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- Nilai 32,40 dari KLH, Ateng Sutisna: Sumedang Sedang Berdiri di Bibir Krisis Sampah!
- Gentengisasi Menyala ! Saatnya Majalengka Naik Level Nasional
- Galih Dimuntur Serukan Perlawanan terhadap Polarisasi, Empat Pilar Jadi Benteng Bangsa
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Cirebon.
Dampak Gempabumi :
Dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Kota Cirebon, Sindang Pancuran, dan Karangsambung dengan Skala Intensitas II MMI. (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.
Gempabumi Susulan :
Gempabumi ini merupakan rangkaian gempabumi Cirebon M3,2. Hasil monitoring BMKG menunjukkan sudah terjadi sebanyak 3 aktivitas gempabumi susulan.
Diakhir, Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hartanto ST, MM dalam keterangan persnya mengrekomendasikan kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @bmkgwilayah2 atau @infoBMKG), website (http://balai2.bmkg.go.id/ atau http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id).), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg. ** (Agit)

















