- Operasi Laut Gabungan Sita 1,3 Ton Ketamine, Delapan Awak Kapal Asing Diamankan
- Pramono Anung Dukung Kolaborasi Bank Jakarta-Persija, Target Juara untuk 500 Tahun Jakarta
- Sambut HUT RI ke-81, Wali Kota Depok Sebar Ribuan Bendera Merah Putih
- Bukan Sekadar Sponsor, Bank Jakarta Bangun Kemitraan Strategis dengan Persija
- Yayasan Kreshna dan RS Husada Jakarta Resmi Bentuk Club Stroke di Usia ke-102 Tahun
- Bupati Lepas Kontingen Barito Utara Ikuti Jambore Nasional XII 2026 Cibubur, Jakarta
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
Dari Majalengka untuk Indonesia: Program Gentengisasi Rumah Rakyat Era Presiden Prabowo Dimulai

Keterangan Gambar : Program tersebut akan diresmikan langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait pada Rabu, 11 Maret 2026. (instagram)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Sebuah langkah awal pembangunan hunian rakyat di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan dimulai dari sebuah daerah di Jawa Barat.
Kabupaten Majalengka dipilih menjadi lokasi peluncuran Gerakan Gentengisasi Nasional, sebuah program yang bertujuan meningkatkan kualitas rumah masyarakat agar lebih kokoh, aman, dan layak huni.
Program tersebut akan diresmikan langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait pada Rabu, 11 Maret 2026. Peluncuran ini menandai dimulainya upaya pemerintah pusat untuk memperbaiki kualitas hunian rakyat melalui perbaikan struktur dasar rumah, khususnya bagian atap.
Baca Lainnya :
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
Bagi sebagian masyarakat Indonesia, genteng mungkin terlihat sebagai komponen sederhana dalam sebuah rumah. Namun bagi pemerintah, kualitas atap merupakan salah satu elemen penting yang menentukan keamanan dan kenyamanan sebuah hunian. Atap yang kuat tidak hanya melindungi penghuni dari cuaca ekstrem, tetapi juga menjadi bagian dari standar rumah layak huni yang ingin diwujudkan pemerintah.
Gerakan gentengisasi ini menjadi bagian dari strategi pembangunan perumahan rakyat yang lebih luas. Pemerintah berupaya memastikan bahwa pembangunan hunian tidak hanya berorientasi pada kuantitas, tetapi juga kualitas.
Melalui program ini, pemerintah juga mendorong pemanfaatan potensi industri bahan bangunan lokal. Produksi genteng yang melibatkan pengrajin dan pelaku usaha daerah diharapkan mampu memberikan efek berganda bagi perekonomian masyarakat. Selain memperbaiki kualitas rumah, program ini juga membuka peluang kerja serta meningkatkan aktivitas ekonomi di daerah.
Majalengka sendiri dipilih bukan tanpa alasan. Daerah ini dikenal memiliki potensi industri bahan bangunan serta sumber daya masyarakat yang mampu mendukung program tersebut. Selain itu, pemerintah menilai Majalengka memiliki posisi strategis sebagai salah satu daerah berkembang di Jawa Barat.
Peluncuran program nasional ini juga memperlihatkan pendekatan pembangunan yang lebih terintegrasi antara pemerintah pusat dan daerah. Melalui sinergi tersebut, diharapkan berbagai program peningkatan kualitas hunian rakyat dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Bagi masyarakat, program gentengisasi bukan sekadar pergantian material atap rumah. Lebih dari itu, ia menjadi simbol komitmen negara untuk menghadirkan hunian yang lebih layak bagi rakyat. Rumah yang kokoh dan aman diyakini menjadi fondasi penting bagi peningkatan kualitas hidup keluarga Indonesia.
Dalam visi pembangunan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sektor perumahan menjadi salah satu pilar utama kesejahteraan masyarakat. Hunian yang layak dinilai tidak hanya berkaitan dengan tempat tinggal, tetapi juga dengan kesehatan, keamanan, serta masa depan generasi keluarga Indonesia.
Peluncuran Gerakan Gentengisasi Nasional di Majalengka menjadi simbol dimulainya sebuah transformasi pembangunan hunian rakyat. Dari daerah ini, pemerintah berharap gerakan tersebut dapat berkembang ke berbagai wilayah lain di Indonesia, membawa perubahan nyata bagi jutaan rumah tangga.
Ketika sebuah genteng baru dipasang di atas rumah rakyat, sesungguhnya bukan hanya atap yang diperbaiki. Di sana tersimpan harapan tentang kehidupan yang lebih aman, lebih layak, dan lebih sejahtera bagi masyarakat Indonesia. ** (Agit)

















